52 KK Masyarakat Domo Dapat Bantuan Bedah Rumah, Semua Puas Dengan Program Ini

Mawardi Tombang
Senin, 23 Desember 2019 06:09:00

KAMPAR KIRI, KANALSUMATERA.com - Sebanyak 52 Kepala Keluarga (KK) yang berpenghasilan rendah di Desa Domo, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau mendapat bantuan bedah rumah dari program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS).

Bantuan tersebut membantu masyarakat untuk meningkatkan kualitas rumah yang mereka tempati. Dana bantuan yang diterima warga Rp17.500.000, kemudian untuk beli bahan bangunan Rp15.000.000 dan untuk upah tukang Rp2.500.000

Salah seorang warga yang menerima bantuan bedah rumah, Apendi (56) mengaku, sangat terbantu dengan ada program bedah rumah. Dana yang diterimanya untuk bedah rumah sebesar Rp17.500.000 langsung masuk ke rekening miliknya.

"Toko untuk belanja bahan bangunan sudah ditetapkan bersama. Sesuai hasil kesepakatan kami," kata Apendi, kepada wartawan, di rumahnya, Ahad (22/2019).

Tokoh masyarakat Desa Domo yang juga menerima bantuan bedah rumah, Safarudin (62) mengatakan, sangat terbantu dengan adanya program bedah rumah. Untuk pembelian bahan bangunan tidak ada masalah sudah sesuai dengan harga dan kami menyanggupinya.

Baca: Bupati Kampar Buka Festival Kreatif Lipatkain Season III: Harus Tumbuh Tanpa Mencabut Nilai Luhur

"Untuk pembelian bahan bangunan sudah ada ketentuan sesuai kesepakatan. Masyarakat ingin belanja bahan bangunan sudah ada toko yang siap sebagai penyedia, tentunya toko yang memenuhi persyaratan" ujar Safarudin.

Hal senada juga diungkapkan tokoh masyarakat Desa Domo, Ajismanto (50 tahun). Masyarakat yang menerima bantuan bedah rumah sesuai hasil musyawarah. Hasil rapat itu, diserahkan pada Pemerintah Desa Domo. Kemudian, turun peninjauan.

"Masyarakat merasa terbantu dengan adanya bantuan bedah rumah. Ukuran (sebenarnya) belum bisa rehab rumah, namun dengan adanya bantuan tersebut rumah warga bisa bagus," tutur Ajismanto yang juga salah seorang Ninik Mamak di Desa Domo.

Ajismanto menyebutkan, untuk pembelian bahan bangunan sesuai dengan harga yang sudah ditentukan oleh pihak toko bangunan dan disetujui penerima tidak ada masalah dengan harga bahan bangunan.

"Warga yang ingin belanja bahan bangunan sudah ada toko yang siap sebagai penyedia tentunya toko yang memenuhi persyaratan dan sesuai dengan kesepakatan," terang Ajismanto.

Baca: Bupati Kampar Dukung Kerjasama Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listik (PSEL) Pekanbaru RayA

Pemilik toko bangunan tempat warga membeli bahan bangunan, Meriani (37) menyebutkan, ketentuan harga bahan bangunan persetujuan warga. Jika sudah ada kesepakatan, bahan bangunan dimasukan.

"Fasilitator sudah menyetujui harga bahan bangunan. Draf harga dibagikan pada warga," sebut Meriani.

Meriani mengungkapkan, bahan bangunan yang dimasukan atau dikirimkan pada warga sudah sesuai dengan kesepakatan. Pemerintah Desa tidak ada menetapkan harga. Harga bahan bangunan berdasarkan kesepakatan warga dengan kami.

"Harga kayu satu kubik Rp2.450.000 sudah sesuai dengan harga," ungkap Meriani.

Kepala Desa Domo Firmansyah mengatakan, penerima bantuan bedah rumah diajukan oleh tokoh masyarakat ( ninik mamak) dalam musyawarah desa, yang mendapatkan bantuan merupakan hasil dari musyawarah tersebut, dan Dana bantuan dikirim ke rekening warga penerima bantuan.

Baca: Kadis PUPR Kampar Bantah Masjid Islamic Center Bangkinang Bocor Usai Direnovasi: Dari Drain AC!

"Warga mendapat bantuan bedah rumah berdasarkan hasil kesepakatan dari musyawarah desa selanjutkan di sk kan oleh satuan kerja penyediaan perumahan propinsi Riau nomor SK : 04/kampar-04/BSPS-77RIAU/V/2019,"ujar Firmansyah.

Firman menyebutkan, pemerintah desa tidak ada menetapkan harga bahan bangunan. Harga bahan bangunan ditentukan oleh toko dan disetujui warga penerima bantuan.

"Saya tidak ada mengambil keuntungan pribadi dari bedah rumah tersebut. Sedangkan bikin RAB pihak fasilitator degan pihak toko dan penerima," jelas Firmansyah. Rls

Terkait
Wabup Kampar Pimpin Rapat Persiapan Hari Jadi Kampar Ke-76
Wabup Kampar Pimpin Rapat Persiapan Hari Jadi Kampar Ke-76
Miris... Warga Balam Jaya Kampar Temukan Bayi Menangis
Pemkab Kampar Buka Seleksi Calon Direktur Perusda Tirta
Dusun Bedeng, Ketua IKADI Siak Lakukan Kunjungan Penghu
Lainnya
Syahrul Aidi Apresiasi Event Festival Danau Bokuok, Minta Diteruskan dan Danau Dirawat
Syahrul Aidi Apresiasi Event Festival Danau Bokuok, Minta Diteruskan dan Danau Dirawat
Pemko Pekanbaru Wajibkan Perusahaan dan ASN Membayar Za
Rekaman Petugas Dishub Pungli Tukang Becak saat Operasi
Fachruddin Panggabean Jabat Lurah Air Hitam Payung Seka
Politik
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden Berantas Oligarki dan Kebocoran Negara
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden Berantas Oligarki dan Kebocoran Negara
Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan
PKS Kampar Laksanakan Konsolidasi dan Penyerahan SK DPC
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Ekonomi
Saldo Minimum Bank per Mei 2026, Mandiri, BRI, dan BNI: Jangan Sampai Rekening Tidak Aktif!
Saldo Minimum Bank per Mei 2026, Mandiri, BRI, dan BNI: Jangan Sampai Rekening Tidak Aktif!
Bukan CSR! Koperasi BBDM Salurkan Rp 10 Juta ke 9 Wilay
Hendry Munief Kunjungi UMKM Pinaloka di Siak, Manfaatka