Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Sosialisasi Kesiapsiagaan El Nino
KANALSUMATERA.com - Bangkinang Kota – Bupati Kampar yang diwakili Asisten II Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Drs. Muhammad, M.Si, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak Fenomena El Nino. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Media Center (Gedung Asisten II) Kantor Bupati Kampar, Senin (29/06/2026).
Rakor dipimpin Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., serta diikuti kementerian terkait, pemerintah daerah, dan unsur pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia.
Di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Syarifuddin, Plt. Inspektur Kabupaten Kampar Muhammad Irsyad, S.H., M.Hum., perwakilan Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Indah Pratiwi, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kampar.
Baca: Bupati Kampar dan Kapolres Lepas Peserta Bhayangkara Run Hari Bhayangkara ke-80
Rakor pengendalian inflasi merupakan agenda rutin pemerintah pusat bersama pemerintah daerah untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga. Selain membahas strategi pengendalian inflasi, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi fenomena El Nino yang berpotensi memicu kekeringan, menurunkan produksi pangan, dan meningkatkan tekanan inflasi di berbagai daerah.
Mewakili Bupati Kampar, Drs. Muhammad, M.Si menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mendukung kebijakan nasional melalui berbagai langkah strategis di tingkat daerah. “Kami akan memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari distribusi pangan, pengawasan harga, hingga kesiapan menghadapi dampak iklim ekstrem,” ujarnya.
Baca: Sambut Tahun Baru Islam, Kasmarni Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Persaudaraan
Dalam sesi sosialisasi, pemerintah pusat memaparkan berbagai potensi dampak El Nino terhadap sektor pertanian, perikanan, serta ketersediaan air bersih. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menurunkan produksi beras dan komoditas pangan lainnya sehingga diperlukan langkah mitigasi yang terencana sejak dini.
Pada kesempatan itu, Menteri Dalam Negeri juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan sektor swasta dalam menghadapi tantangan tersebut. “Fenomena El Nino bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga isu ekonomi dan sosial. Oleh karena itu, kesiapsiagaan harus dilakukan secara menyeluruh,” tegasnya.
Menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Kampar akan memperkuat langkah-langkah pengendalian inflasi dan kesiapsiagaan menghadapi El Nino, di antaranya melalui pemantauan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional, penyiapan program bantuan bagi masyarakat terdampak inflasi maupun kekeringan, serta mengoptimalkan peran gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan kelompok tani dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Baca: Sambut Hari Buruh, Pemkab Kampar Gelar Gerak Jalan Santai
Dalam rakor tersebut, seluruh pemerintah daerah juga menyampaikan perkembangan kondisi di wilayah masing-masing. Kabupaten Kampar melaporkan pentingnya dukungan pemerintah pusat, terutama dalam penyediaan data iklim, bantuan teknis, serta distribusi logistik pangan guna memperkuat upaya mitigasi di daerah.
Melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Kampar menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak fenomena El Nino. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melindungi kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan ekonomi dan perubahan iklim global.(Adv)
