Terima Mahasiswa Kukerta UNRI 2026, Wabup Kampar Harapkan Jadi Agen Perubahan di Tengah Masyarakat
KANALSUMATERA.com - Bangkinang – Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, S.Ag., M.Si., menerima sekaligus melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kampar, Bangkinang Kota, Senin (22/06/2026).
Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kampar Dr. Ardi Mardiansah, S.STP., M.Si., Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tengku Said Hidayat, S.STP., M.IP., Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Zamhur, S.Ag., yang mewakili Kepala Dinas PMD, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNRI Prof. Dr. Hermandra, M.A., dosen pembimbing lapangan Kabupaten Kampar, staf LPPM, serta seluruh peserta Kukerta.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar Dr. Misahrti menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa Kukerta tidak hanya untuk menjalankan program akademik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya nyata dalam mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.
“Mahasiswa adalah agen perubahan. Kehadiran adik-adik di Kampar akan memberi warna baru, ide segar, dan energi positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca: PWI Kampar Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Perkuat Solidaritas Insan Pers dan Kepedulian Sosial
Ia juga menekankan pentingnya mahasiswa untuk mampu beradaptasi dengan kondisi sosial masyarakat selama menjalankan pengabdian. Menurutnya, keberhasilan Kukerta tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, memahami budaya lokal, serta menjaga etika dalam setiap aktivitas.
“Kukerta bukan hanya tentang laporan akhir, tetapi tentang pengalaman hidup, tentang bagaimana kita belajar dari masyarakat dan memberi manfaat nyata,” tambahnya.
Selain itu, Dr. Misahrti menyampaikan apresiasi kepada Universitas Riau yang secara konsisten mengirimkan mahasiswa Kukerta ke Kabupaten Kampar setiap tahunnya. Menurutnya, program tersebut telah memberikan kontribusi positif dalam membantu pemerintah daerah, mulai dari penguatan kapasitas masyarakat hingga mendorong pemberdayaan ekonomi di desa-desa.
Pada tahun 2026, sebanyak 428 mahasiswa peserta Kukerta UNRI akan ditempatkan di 40 desa yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Kampar. Selama 40 hari, mereka akan melaksanakan berbagai program kerja yang berfokus pada isu-isu strategis dan kebutuhan masyarakat setempat.
Baca: Pj. Sekda Kampar Hadiri Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI untuk Pengawasan BUMD dan Bank Lokal
Wakil Bupati Kampar berharap seluruh mahasiswa dapat meninggalkan jejak positif selama menjalankan pengabdian di Kabupaten Kampar. Ia menilai pengalaman tersebut akan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa, baik saat kembali ke dunia akademik maupun ketika terjun ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan.
“Jadikan Kukerta ini sebagai laboratorium kehidupan. Belajar dari masyarakat, berkontribusi untuk masyarakat, dan tumbuh bersama masyarakat,” pungkasnya.
(Adv)
