Warga Panam Tolak Koro-koro Chromatic, Bahkan Siapkan Aksi Jihad

Mawardi Tombang
Senin, 16 Maret 2020 20:40:09

Pekanbaru, KANALSUMATERA.com - MASYARAKAT Simpang Panam yang terdiri dari Kelurahan Tuah Karya, Tuahmadani, Binawidya, dan Simpang Baru serta Tobek Godang menyatakan dengan tegas menolak keras berdirinya hiburan karoke koro-koro Chromatic di lingkungan tersebut.

Untuk itu pula, Ahad malam (15/3). Masyarakat bersama FPI Kota Pekanbaru dan Tampan serta Pemuda Pancasila (PP) bersama masyarakat membentuk Forum Anti Maksiat Kecamatan Tampan dan menyiapkan spansuk penolakan serta aksi turun ke jalan.

M Husin membuka rapat dan menguraikan cerita awal berdiri bangunan koro-koro yang berawal dari surat RT dan RW setempat, tapi surat pengantar RT ini diduga dipelesetkan dari izin mendirikan ruko ke hiburan.
Bahkan, semua peserta musyawarah yang terdiri dari ketua RW, RT, alim ulama dan cerdik pandai, FPI, LPM, Pemuda Pancasila (PP) bahkan penggagas lahirnya Masjid Paripurna Pekanbaru Ustad H Nurhadi Lc yang berdomisili di tempat ini diminta mengeluarkan saran dan pendapat serta menceritakan hingga berdirinya tempat hiburan yang berdekatan langsung dengan Masjid Muttaqin, Masjid Paripurna Kecamatan Tampan dan fasilitas pendidikan tersebut.

''Momen ini berdekatan dengan kita akan menyambut bulan suci Ramadan dan tempat kita akan dikotori dengan berdirinya tempat hiburan malam ini. Jelas kita tak bisa terima. Untuk itu, malam ini kita yang hadir dan saya minta kita menyatakan sikap malam ini. Kenapa sampai berdiri dan izinpun keluar,'' ucap tegas M Husin mengawali pembicaraaan dengan mata berbinar-binar malam itu.

Baca: KUA-PPAS Kampar 2027 Jadi Penentu Realisasi Janji Beasiswa Mahasiswa

Pihaknya sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh dan aparat pemerintah untuk mencegah berdirinya tempat hiburan tersebut. Tapi tetap saja tidak ada hasil. Sebab yang membuat masyarakat Panam murka besar bahwa tempat hiburan ini hanya berjarak 100 meter dari masjid dan fasilitas pendidikan Islam, MTs dan MI Muttaqin.

''Saya rasa berbagai upaya negosiasi dan persuasif serta perundingan itu bahkan sampai ke komsi I DPRD Kota Pekanbaru sudah kita lakukan. Tapi hasilnya kita lihat tempat hiburan ini tinggal beroperasi. Untuk itu, harus kita cegah dan kita tolak. Kita perlu dukungan Bapak-bapak dan saudara-saudara kita dari FPI,'' sebut Husin.

Husin yang juga ketua RW Tuah Madani ini mengaku heran dengan sikap Pemko yang terkesan mengabaikan masukan dan aspirasi dari masyarakat bawah. Apalagi katanya, Pekanbaru ini Kota Madani dan Islami tapi tempat hiburan merajalelah dimana-mana. Bahkan, kawasan inipun akan menjadi Kecamatan Tuahmadani tahun ini.

''Untuk itu, saya dan kita semua tak rela, Simpang Panam ini menjadi sasaran berikutnya, hiburan malam didikiran disini. Ini jelas akan merusak mental dan moral anak-anak kita, generasi kita ke depan. Apapun dan bagaimana pun caranya kita jihad, menolak!!,'' ucap tegas Husin yang selalu disambut pekikan takbir jamaah yang hadir.

Baca: Bupati Kampar Pimpin Penanaman Pohon pada Penghijauan Ekoteologi IPARI di Salo

Sementara itu Ustad Nurhadi malam itu juga kembali menawarkan solusi negosiasi terakhir dengan Wali Kota Pekanbaru dengan kurun waktu yang ditertentu, termasuk pemuka masyarakat lainnya sepeti ketua LPM Tampa M Syafii juga menawarkan hal yang sama.

Akhirnya, setelah cukup lama berembuk diambil kesimpulan, jalan terakhir akan ditempuh. Mulai dari negosiasi terakhir dengan meninjau ulang kembali izin yang dikeluarkan dan dicabut serta terakhir melakukan aksi turun ke lokasi yang dimaksud bersama FPI, PP dan elemen masyarakat lainya di Tampan.
Terpilih Darwinsyah sebagai ketua Forum Masyarakat Tampan tolak maksiat dan M Husin sebagai Sekretaris. mt



Terkait
Perkuat Literasi dan Numerasi, AGPAII Kampar Cetak Pengelola PAI Profesional
Perkuat Literasi dan Numerasi, AGPAII Kampar Cetak Pengelola PAI Profesional
Bupati Kampar Bahas Strategi Sawit Bersama GAPKI, Perku
Masyarakat Pagaran Tapah Adukan PTPN IV ke DPR RI, Adam
Hendry Munief Kontak Menteri Pariwisata Minta Segera Te
Lainnya
Saidul Tombang: HUT ke-80 SPS Momentum Perkuat Solidaritas Perusahaan Pers di Riau
Saidul Tombang: HUT ke-80 SPS Momentum Perkuat Solidaritas Perusahaan Pers di Riau
Turunkan paksa penumpang, Pramugara Trans Padang dinyat
Begini Rindunya Pemain Semen Padang Kepada Penonton Di
Ketiga Kalinya Pemko Pekanbaru Raih Opini WTP Tahun 201
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini