KUA-PPAS Kampar 2027 Jadi Penentu Realisasi Janji Beasiswa Mahasiswa
KANALSUMATERA.com - BANGKINANG — Komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap program beasiswa mahasiswa kembali menjadi sorotan. Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 dinilai menjadi momentum penting untuk membuktikan keseriusan pemerintah memenuhi tuntutan mahasiswa. Kamis (20/08/2026).
Perjuangan mahasiswa Kampar untuk memperoleh kepastian program beasiswa telah berlangsung cukup panjang. Sebelumnya, mahasiswa melakukan aksi pada 28 Mei 2025 dan kembali menyuarakan tuntutan serupa pada 29 Oktober 2025.
Kini, perhatian mahasiswa tertuju pada proses penyusunan anggaran 2027. Mereka menilai komitmen pemerintah tidak cukup hanya disampaikan melalui pernyataan, tetapi harus terlihat secara nyata dalam kebijakan dan alokasi anggaran.
Baca: Kunjungi Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu Pasca Kebakaran, Syahrul Aidi Ajak Semua Pihak Berdonasi
KUA-PPAS menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyusunan APBD. Dokumen tersebut menjadi dasar penentuan prioritas program serta plafon anggaran sebelum dituangkan lebih lanjut dalam APBD.
Karena itu, aktivis mahasiswa menempatkan pembahasan KUA-PPAS 2027 sebagai momentum untuk melihat apakah janji mengenai beasiswa benar-benar masuk dalam prioritas anggaran Pemerintah Kabupaten Kampar.
Baca: Misteri Kematian Dokter PPDS Unri di Siak Terungkap, Polisi Ungkap Hasil Forensik dan CCTV
Bagi mahasiswa, kepastian anggaran menjadi hal utama. Mereka berharap pembahasan anggaran tidak kembali menghasilkan wacana tanpa kejelasan mengenai bentuk, mekanisme, penerima, dan realisasi program beasiswa.
Desakan tersebut juga berkaitan dengan kebutuhan mahasiswa Kampar terhadap dukungan biaya pendidikan. Program beasiswa dinilai dapat membantu mahasiswa yang membutuhkan sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pembuktian melalui APBD 2027 dinilai lebih penting dibandingkan sekadar penyampaian komitmen. Jika program tersebut benar-benar diakomodasi dalam perencanaan dan penganggaran, mahasiswa dapat melihat adanya langkah konkret dari pemerintah.
Baca: Pemprov Riau Bentuk BUMD Peternakan Terpadu, Target Swasembada Daging dan Dongkrak PAD
Sebaliknya, apabila kembali tidak mendapatkan kepastian dalam pembahasan anggaran, tuntutan mahasiswa berpotensi kembali mencuat. Kondisi tersebut sekaligus dapat menjadi bahan evaluasi terhadap keseriusan pemerintah dalam memenuhi janji yang sebelumnya disampaikan.
Dengan demikian, proses pembahasan KUA-PPAS Kampar 2027 kini menjadi perhatian mahasiswa. Mereka menunggu apakah janji mengenai beasiswa akan berujung pada kebijakan yang teranggarkan atau kembali berhenti sebagai komitmen tanpa realisasi.
Baca: Bupati Kampar Diwakili Sekda Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Hari Bhayangkara ke-80
Perjuangan mahasiswa untuk memperoleh kepastian beasiswa sendiri telah memasuki babak penting setelah aksi-aksi sebelumnya pada 2025. (SM)
