Unand Padang Miliki instalasi Air Siap Minum Kapasitas 100 Liter Per Detik

Mawardi Tombang
Jumat, 9 Agustus 2019 12:00:44
Rektor Unand Tafdil Husni pada serah terima Sistem Pengolahan Air Minum Universitas Andalas (Antara Sumbar/Humas)

Padang, (ANTARA) -KANALSUMATERA.com Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat, memiliki instalasi air siap minum yang steril dengan kapasitas 100 liter per detik yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan kampus, rumah sakit dan asrama mahasiswa.

"Instalasi air siap minum ini merupakan bantuan Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Barat," kata Rektor Universitas Andalas (Unand) Tafdil Husni di Padang, Jumat.

Ia memastikan air siap minum ini dapat mencukupi kebutuhan kampus secara keseluruhan, mulai dari rumah sakit, asrama mahasiswa, pusat kegiatan mahasiswa hingga fakultas dan rektorat.

"Tiap fakultas memiliki dua dispenser, namun saat ini baru 30 unit dan ke depan akan ditambah karena rencana awal sebanyak 60 unit," ujarnya.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Ia menjelaskan latar belakang bantuan tersebut didapatkan berawal pada 2016 saat kampus mempresentasikan rencana itu di hadapan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga merupakan Dewan Penyantun.

Selain itu, ia juga menyampaikan investasi sistem penyedia air bersih (Intake) lama tidak mencukupi karena hanya bisa menghasilkan 15 liter per detik sehingga saat penggunaan air dilakukan secara bersamaan di kampus terjadi gangguan.

"Kemudian juga mahasiswa banyak yang pindah ke kampus, tentu penggunaan air semakin bertambah, maka disampaikan ke Wapres dan pada akhirnya Universitas Andalas dapat bantuan air siap minum dan air baku serta PLTMH dari Kementerian ESDM," ujarnya.

Ia juga mengatakan ke depan akan dilakukan pemeliharaan air siap minum oleh kampus dan diharapkan semua pihak bisa menjaga serta merawatnya.

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

Sementara itu mewakili Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sumatera Barat Sherly Purnamasarimengatakan Sistem Pengolahan Air Minum Universitas Andalas merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka pencapaian universal access 100 persen air minum.

“Prioritas kegiatan ini dilatarbelakangi karena meningkatnya kebutuhan air bersih dan air siap minum di lingkungan kampus,” ujarnya.

Menurutnya berdasarkan identifikasi kebutuhan air bersih di Universitas Andalas dibutuhkan kapasitas air bersih 100 liter per detik.

“Sedangkan saat ini total kapasitas unit produksi baru mencapai 60 liter per detik. Untuk itu dilaksanakan pembangunan SPAM baru dengan IPA kapasitas 40 liter per detik,” ujarnya.

Baca: Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre

Ia juga membangun pengolahan air siap minum sebesar 2,5 liter per detik dengan teknologi membrane ultrafiltrasi otomatis dan digital untuk memudahkan pengoperasiannya.

Pembangunan instalasi air minum menelan anggaran sebesar Rp16,6 miliar berasal dari Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sumatera Barat dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) 5 Dirjen Sumber Daya Air.

Adapun penyiapan air baku, katanya, dilaksanakan olehBWSS 5 dan diolah untuk dapat didistribusikan bagi warga kampus Universitas Andalas. (*)



Lainnya
Hendry Munief Sosialisasikan UU terkait TJSL (CSR) kepada RT/RW di Kota Pekanbaru
Hendry Munief Sosialisasikan UU terkait TJSL (CSR) kepada RT/RW di Kota Pekanbaru
Kurangi Pengangguran dan Kemiskinan di Kampar, Dr. Kams
Bupati Siak Alfedri Buka Sosialisasi Program PTSL Kedua
Menuntut Hak, Pensiunan Ini Pecahkan Kaca Kantor
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Politik
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Kriminal
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Nasional
Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Kemiskinan, Sebut Lebih Baik Tak Jadi Presiden
Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Kemiskinan, Sebut Lebih Baik Tak Jadi Presiden
Prabowo Peringatkan Negara Penghina Indonesia, Siap Bon
Kemenag Tegaskan Etika Dakwah Usai Ceramah Habib Alwi A
Hukum
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Jokowi Pilih Pengadilan untuk Uji Polemik Ijazah, PSI T
PC PMII Pekanbaru Kecam Dugaan Aktivitas Tak Pantas di