Umrah Tanjungpinang Usulkan Pemerintah Bentuk UPT Pulau Penyengat

Mawardi Tombang
Senin, 30 September 2019 09:24:37
Pulau Penyengat

Tanjungpinang, KANALSUMATERA.com - Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjungpinang mengusulkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau membentuk unit pelaksana teknis yang bertugas mengembangkan Pulau Penyengat sebagai destinasi pariwisata andalan di wilayah tersebut.

Rektor Umrah, Prof Syafsir Akhlus, di Tanjungpinang, Sabtu mengatakan sebaiknya Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pulau Penyengat itu di bawah Sekretaris Daerah Kepri, dan memiliki tanggung jawab dalam mengembangkan sejarah budaya, sastra, dan bahasa sebagai objek wisata berskala nasional dan internasional.

"Jadi ada lembaga khusus yang fokus membangun Pulau Penyengat sebagai kawasan yang megah, menarik dan berbudaya. Ini yang belum dimiliki Kepri," ujarnya.

Selama ini, menurut dia pengembangan Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang dilakukan secara sporadis. Bahkan pemerintah daerah terkesan larut dalam euforia sejarah kejayaan Kerajaan Riau, Lingga, Pahang dan Johor yang berpusat di Pulau Penyengat.

Hegemoni Pulau Penyengat ternyata tidak seimbang dengan perlakuan pemerintah pusat dan daerah terhadap Pulau Penyengat yang ingin diperkenalkan sejumlah pihak ke dunia internasional.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

Penyengat, menurut dia memang sudah sewajarnya dikenal dunia karena di pulau ini cikal bakal Bahasa Indonesia.

Di pulau ini lahir Gurindam 12, syair yang berisi petuah bagi masyarakat, karangan Pahlawan Nasional, Raja Ali Haji.

Pulau yang relatif kecil ini pula sebagai pusat pemersatu sebagai negara ketika masih berkuasa raja-raja pada Kerajaan Riau, Lingga, Pahang dan Johor.

Baru-baru ini, Pulau Penyengat juga ditetapkan sebagai Pulau Perdamaian Dunia.

Dari semua kehebatan Pulau Penyengat itu, ternyata tidak diimbangi dengan perlakuan pemerintah dan masyarakat. Sampai sekarang saja, aset sejarah belum terpelihara dengan baik, ujarnya.

Baca: Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan

Di lokasi Pulau Penyengat muncul kesan taman-taman tidak terawat, padahal setiap hari dilalui warga maupun wisatawan yang berkunjung.

Pelabuhan Pulau Penyengat di Tanjungpinang maupun di Pulau Penyengat sebagai fasilitas dasar yang dilalui wisatawan dan masyarakat juga kurang memadai. Semestinya fasilitas dasar itu dibangun megah dan nyaman.

Perahu-perahu yang digunakan menuju Pulau Penyengat juga sebaiknya lebih unik, cantik, aman dan nyaman sehingga wisatawan tertarik.

"Perlakuan terhadap Pulau Penyengat harus istimewa jika ingin membangun pulau itu. Harus ada lembaga khusus yang menanganinya," ucapnya.

Akhlus mengatakan UPT Pulau Penyengat sebaiknya diisi oleh orang-orang yang ahli dalam berbagai bidang, dan dapat bekerja secara profesional. Mereka berpengalaman untuk bidang tertentu yang diburuhkan, dan memiliki kemampuan untuk melaksanakan berbagai program yang sudah dikaji.

Baca: Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah

"Tentu harus berkoordinasi dengan OPD lainnya sehingga program yang direncanakan dapat segera dilaksanakan, tidak sekadar wacana," katanya.

Pelaksana Tugas Gubernur menginginkan agar Pulau Penyengat berkembang pesat sebagai objek wisata, pusat perkembangan budaya dan sastra serta agama.

"Saya mengajak semua pihak untuk peduli terhadap Pulau Penyengat agar berkembang pesat," katanya.

Terkait
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis,
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Perkuat Kemandirian Ekonomi Wilayah, Hendry Munief Dorong Sinergi Bisnis antar Provinsi di Sumatera
Perkuat Kemandirian Ekonomi Wilayah, Hendry Munief Dorong Sinergi Bisnis antar Provinsi di Sumatera
Personel Satpol PP Padang Panjang Bantu Pelaksanaan Uji
Peringati Tahun Baru Islam Pemkab Lingga Undang Ustadz
Pembayaran Tunjangan Profesi Guru di Kepri Tunggu Verif
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket