THL DLHK Lakukan Unjuk Rasa, Minta Wako Pekanbaru Anulir Pemecetan Via Pesan Whatsapp

Mawardi Tombang
Rabu, 6 Januari 2021 15:34:18

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Forum Komunikasi Pekerja Tenaga Harian Lepas (THL) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru melakukan aksi unjuk rasa karena pemecatan tidak prosedural, Rabu (6/1/2021).

Kordinator Lapangan (Korlap) Herning Perwira mengungkapkan, pemutusan hubungan kerja yang dilakukan kepada seluruh THL melalui pesan WhatsApp oleh Kepala DLHK Pekanbaru Agus Pramono menimbulkan polemik dan dinilai tidak prosedural. Hal tersebut berdampak sangat buruk kepada Tenaga Harian Lepas (THL) ketika kondisi Covid-19 ini dan ekonomi kritis dilakukan pemecatan apalagi hanya di pesan WA tidak etis dan prosedural.

Selain itu, Herning mengungkapkan bahwa THL DLHK Pekanbaru yang diputus hubungan kerja jadi penyebab hilangnya sumber penghasilan bagi ratusan petugas, yang berdampak bagi kesulitan ekonomi untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

"Pemberhentian para pekerja juga hanya melalui pesan WhatsApp ini menunjukkan betapa tidak berpendidikan-nya seorang Agus Pramono sebagai Kepala Dinas LHK. Apalagi ditambah dengan pengelolaan sampah yang buruk terlihat seluruh ruas jalan Kota Pekanbaru sampah menumpuk dan berserakan," ungkapnya.

Bagusnya, agar Agus Pramono dipecat sebagai Kepala DLHK Kota Pekanbaru. Para THL juga meminta Walikota untuk mementingkan masyarakat dan 318 THL yang telah di berhentikan ini. ***

Terkait
Khutbah Idul Fitri di Pekanbaru, Hendry Munief Ajak Masyarakat Merajut Tenun Persaudaraan
Khutbah Idul Fitri di Pekanbaru, Hendry Munief Ajak Masyarakat Merajut Tenun Persaudaraan
Jelang Hari Jadi Kampar ke-76, Hendri Domo Desak Perbai
Miris... Warga Balam Jaya Kampar Temukan Bayi Menangis
Terbaru dari Manokwari: Honorer Muda jadi CPNS, Usia di
Lainnya
Bupati Kampar Buka Musrenbang RKPD 2027 Dapil I di Kuok
Bupati Kampar Buka Musrenbang RKPD 2027 Dapil I di Kuok
Pemkab Rohil Gratiskan Seragam Sekolah Gratis  Siswa S
Program Santunan Kematian Pemko Pekanbaru Sudah Berjala
Polisi Ringkus Kelompok Setan Botak di Aceh
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Pendidikan
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi Indonesia Bermasalah Sistemik
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi Indonesia Bermasalah Sistemik
Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah N
Disdukcapil Bengkalis Jemput Bola Rekam KTP-el di Sekol
Nasional
Trik dan Tips Menyimpan Daging Kurban: Panduan Resmi dari Kemenkes dan Akademisi Indonesia
Trik dan Tips Menyimpan Daging Kurban: Panduan Resmi dari Kemenkes dan Akademisi Indonesia
Ahli Gizi Ingatkan Batas Aman Konsumsi Daging, Maksimal
Hendry Munief : SNI Bukan Sekedar Sertifikasi, Melainka
Politik
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden
Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan