Sepanjang Tahun 2018, Tercatat 358 Kasus DBD di Pekanbaru

Alwira Fanzary
Jumat, 4 Januari 2019 14:02:00
Ilustrasi

Kanalsumatera.com - Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mendata Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Minggu ke 52 berjumlah enam orang. Jumlah kasus tersebut sama dibandigkan minggu sebelumnya berjumlah enam kasus. Untuk secara kumulatif jumlah kasus DBD di Pekanbaru Dipenghujung tahun 2018 358 kasus.

Untuk enam kasus tersebut terjadi di Kecamatan Lima Puluh satu kasus, Kecamatan Bukit Raya satu kasus, Kecamatan Marpoyan Damai dua kasus dan Kecamatan Tenayan Raya ada dua kasus.

Baca: Bupati Kampar Tinjau Tiga Rumah Warga Silam yang Hangus Terbakar

Informasi tersebut diungkapkan Informasi tersebut diungkapkan Kabid Pengendalian Kesehatan Diskes Pekanbaru, Gustiyanti Jumat (4/1). Ia juga menjelaskan untuk secara rincian data DBD yang dirangkum Diskes memalui puskesmas- puskesmas di Kota Pekanbaru hingga Minggu ke 52 tahun 2018 sebanyak 358 kasus dengan rincian Sukajadi 25 kasus, Senapelan 23 kasus, Pekanbaru Kota 11 kasus, Rumbai Pesisir 20 kasus, Rumbai 18 kasus

"Untuk Kecamatan Limapuluh 21 kasus, Sail 4 kasus, Bukit Raya 27 kasus, Marpoyan Damai 47 kasus, Tenayan Raya 58 kasus, Tampan 52 kasus dan Payung Sekaki 52 kasus. Dari 358 kasus disepanjang tahun 2018 ada 2 kasus yang meninggal dikarenakan DBD,"kata Yanti.

Dimana dua kasus tersebut terjadi di bulan April dan bulan Mei. "Sedangkan kasus yang meninggal dikarenakan DBD ini terjadi di Kecamatan Pekanbaru Kota,"bebernya.

Ia juga menjelaskan bahwa program pencegahan dengan cara fogging (pengasapan), dan abatesasi yang dijalankan oleh Dinkes tidak bisa menjamin hilangnya ancaman DBD.

Baca: Menteri LH dan Kapolda Riau Dorong Keadilan Ekologis di Pekan Rakyat Lingkungan Hidup

Diperlukan peran aktif masyarakat dengan menggalakkan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melaksanakan program 3 M (Menutup, Menguras, dan Menimbun).

"Kalau selalu menutup bak mandi, menguras bak mandi dan menimbun tempat-tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk, penyebaran penyakit itu pasti akan bisa ditahan. Kesadaran masyarakat, lah yang perlu menggalakannya," bebernya.

Ia berharap ancaman DBD yang setiap menelan korban jiwa bisa menjadi perhatian semua pihak. Para orangtua juga diimbau agar tidak menyepelekan saat anaknya didera demam. Pasalnya, saat ini telah terjadi mutasi gen pada nyamuk aedes aegepty, yang mengakibatkan penderita yang terserang DBD bisa saja tidak menunjukkan gejala klinis seperti munculnya bintik-bintik merah pada kulit.

"Makanya saran kami, jangan abaikan panas badan pada anak. Segera lakukan pemeriksaan ke Puskesmas atau RS untuk tindakan pengobatan ada keluarga yang demam lebih dari 2-3 hari," tandasnya. Kim/Kso

Terkait
Masyarakat Pesisir Riau Sepakat Dorong Provinsi Riau Pesisir, Dumai Diusulkan Jadi Ibu Kota
Masyarakat Pesisir Riau Sepakat Dorong Provinsi Riau Pesisir, Dumai Diusulkan Jadi Ibu Kota
Bupati Kampar Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APB
Jaga Gambut Tetap Basah, Menteri LH Perkuat Sekat Kanal
Pemkab Rohil Tata Ulang Wajah Bagansiapiapi, PKL Menggu
Lainnya
Vaksinasi di Batam Capai 73 Persen, Wako Rudi Beri Penghargaan Kepada Forkompinda
Vaksinasi di Batam Capai 73 Persen, Wako Rudi Beri Penghargaan Kepada Forkompinda
Terima Aspirasi Warga, Bupati Kampar Berjanji Perbaiki
Tahun 2019, 314 Koperasi Pekanbaru Tidak Aktif Akan Dib
Gaji Tenaga Kontrak Pemkot Bandar Lampung Tahun Depan N
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Bengkalis
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar