Polemik Lahan Hutan Lindung, Warga Bintan: Jangan Anggap Kami Monyet!

Mawardi Tombang
Rabu, 23 Oktober 2019 09:59:08
Plang tanda hutan lindung yang meresahkan warga sejumlah desa di Bintan.

Bintan, KANALSUMATERA.com - Pertemuan antara ratusan warga dan pejabat Pemkab Bintan di Gedung Community Centre, Simpang Lagoi, Kecamatan Teluksebong berjalan alot dan tegang, Selasa (22/10/2019).

Warga meminta pemerintah mencabut kembali status hutan lindung di wilayah kecamatan tersebut. Menurut mereka, penetapan hutan lindung dinilai cacat hukum karena tidak memiliki dasar dan juga tidak pernah disosialisasikan kepada masyarakat.

“Kami minta dicabut status lahan Hutan Lindung ini, kami mau sertipikat dan alas hak kami dapat dipergunakan lagi. Memangnya kami dianggap apa tinggal puluhan tahun disini?, apa kami ini monyet?, tegas Ikhsan salah seorang warga Kecamatan Teluk Sebong.

Kekesalan warga yang disampaikan bertubi-tubi sempat membuat suasana gaduh. Bahkan warga banyak merasa tak puas dengan penjelasan pihak Dinas Kehutanan Provinsi Kepri.

Slamet, warga Ekang Anculai bahkan menunjukan langsung sertipikat hak milik dari BPN. Ia menyebutkan sejak tahun 1990 sudah diberikan hak milik tersebut bersama beberapa warga lainnya.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

“Ini yang berikan sertipikat program dari pemerintah kecamatan. Waktu itu yang serahkan pak Wan Rudi kepada masyarakat. Tapi sekarang apa?, aneh, rumah warga dipatok hutan lindung, bahkan belakang dapur rumah warga juga dipatok hutan lindung Pulau Bintan,” sebutnya.

Tidak hanya dirugikan dengan status hutan lindung saja, bahkan sertipikat dan alas hak yang dimiliki tidak diakui bank dan tidak dapat diperjualbelikan.

Suparno, warga lainnya juga menyampaikan hal yang sama. Menurutnya pemerintah sangat zalim merampas hak tanah warga dan tidak ada sosialisasi maupun ganti rugi.

“Kami minta ini disampaikan terus hingga pusat. Jangan sampai hanya berhenti di sini. Kami juga curigai kebijakan penetapan status hutan ini penuh kepentingan tertentu,” imbuhnya.

Perwakilan dari Badan Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Kepri, Budi Setiawan mengatakan keputusan status hutan lindung ini sudah disosialisasikan secara bertingkat. Mulai dari provinsi sampai kabupaten.

Baca: Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan

“Ya harapan kami kabupaten dapat menyosialisasikan ke masyarakat,” katanya.

Diambahkannya, pihaknya akan menyurati Pemerintah Pusat untuk keluhan warga tersebut. Apabila nantinya diperlukan penjelasan baru pihaknya akan sampaikan ke pusat.

“Kami akan teruskan apa aspirasi masyarakat ini,” sebutnya.



Terkait
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tam
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Ketua DPC FSPTI-KSPSI Rohil H. Fuad Ahmad Apresiasi Inovasi Kartu Bhayangkara Polri
Ketua DPC FSPTI-KSPSI Rohil H. Fuad Ahmad Apresiasi Inovasi Kartu Bhayangkara Polri
PC Perti Kampar Gelar Rakercab, Ini Beberapa Poin Penti
Iwan Kurniawan Ajak Pemuda Kampar Sukses Bersama HIPMI
Pasaman Raih Penghargaan WTN Tahun 2019, Piala Akan Dia
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Kriminal
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gar
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua T
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini