Pemerintah Bintan Ingatkan Ancaman DBD di Musim Hujan

Mawardi Tombang
Rabu, 2 Oktober 2019 09:02:26
ilustrasi

Bintan, KANALSUMATERA.com - Kabupaten Bintan telah dilanda hujan. Meskipun tidak lebat dan lama namun mampu mengurangi ketebalan kabut asap.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaini mengatakan hujan yang datang saat ini membawa berkah bagi Kabupaten Bintan. Sebab selain mengurangi kabut asap juga krisis kemarau.

“Hujan yang sering ini, harus juga diwaspadai. Karena nyamuk mudah berkembang dan Demam Berdarah Dengue (DBD) rentan menyerang,” ujar dr Gama, Selasa (1/10/2019).

Apabila hujan reda, banyak menimbulkan genangan-genangan air. Itu menjadi tempat berkembangnya nyamuk. Khususnya nyamuk Aedes Aegypti yang menyebabkan DBD ini.

Biasanya ada 3 kecamatan yang rawan menjadi wilayah endemis atau diserang wabah DBD di musim hujan. Yaitu Kecamatan Bintan Utara, Seri Kuala Lobam, dan Bintan Timur.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

“Lebih baik mencegah dibandingkan mengobati. Maka basmilah nyamuk untuk memutuskan mata rantai wabah DBD sebelum mengenai kita,” jelasnya.

Ada beberapa cara untuk melakukan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN). Diantaranya menerapkan 3 M Plus dan rumah bebas jentik pada masyarakat dan memberikan bubuk abate secara gratis.

Sedangkan foging pada wilayah endemis, kata Gama, tidak terlalu efisien. Sebab hanya membunuh nyamuk dewasa saja sedangkan sumbernya atau jentik-jentik masih hidup. Meskipun demikian pihaknya tetap melakukan fogging jika ada permintaan dari masyarakat.

“Sebenarnya DBD berkembang dikarenakan minimnya kesadaran masarakat terhadap kebersihan lingkungan. Diharapkan masyarakat aktifkan lagi program Gertak PSN setiap rumah,” katanya.



Terkait
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tam
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
Lainnya
Ada Bunyi Patahan Keras, Tamarudin Minta Pemprov Riau Segera Cek Kelayakan Jembatan Bangkinang
Ada Bunyi Patahan Keras, Tamarudin Minta Pemprov Riau Segera Cek Kelayakan Jembatan Bangkinang
Singapura `Hilang` dari Belakang Padang
Ade Angga Minta Pemko Tanjungpinang Realisasikan Seraga
Depresi Ibu Dan Istri Entah Kemana, Tedi Tewas Gantung
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Nasional
Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Puan Minta Kekuatan APBN Dikaji
Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Puan Minta Kekuatan APBN Dikaji
HUT ke-81 TNI Batal di Monas, Upacara Dipindah ke Mabes
UU Reforma Agraria Disahkan DPR, Aturan Baru Penguasaan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hukum
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I