Pelatihan Vocational Daerah Perbatasan, Sekda Meranti: Potensi Daerah Harus Jadi Produk Unggulan

Alwira Fanzary
Rabu, 3 April 2019 08:26:40
Saat pembukaan acara

KANALSUMATERA.com - Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Yulian Norwis SE MM, mengikuti sekaligus membuka secara resmi acara Pelatihan Vocational pada Daerah Perbatasan, kegiatan yang ditaja oleh Dinas Perindagkop Meranti bekerjasama dengan Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menegah RI itu digelar di Aula Grand Meranti Hotel, Selasa (2/4/2019).

Turut hasir Asisten Deputy Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI Khalif Mujtahid, Asisten II Sekdakab. Meranti Drs. Said Asmaruddin, Nara Sumber Muhammad Haris UKm KBQ Baburayan Aceh, Ir. Suhaimi UKM Graha Utama Kampar, Sekretaris Dinas Perindagkop Meranti Rudi Al-Hasan SAg MM, Kabag Humas dab Protokol Meranti Hery Saputra, Kadis Perikanan Meranti, serta Para Peserta Pelatihan Perwakilan Kecamatan Se-Kabupaten Kep. Meranti dan lainnya.

Rudi Al-Hasan dalam penjelasannya mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para pelaku UMKM dan pengelola Koperasi di Meranti dalam mengolah hasil produksi perkebunan dan nelayan khususnya Ikan dan Kopi.

"Semoga dengan pelatihan ini masyarakat dapat mengolah potensi daerah Ikan dan Kopi menjadi produk unggulan yang berkualitas ekspor," ucap Rudi.

Pelatihan ini sendiri mengikut sertakan 60 orang perwakilan dari seluruh Kecamatan Se-Kabupaten Meranti yang berada di kawasan Lokasi Prioritas (Lokpri) Perbatasan. Selanjutnya ia menjelaskan sejauh ini pihak Diperindagkop Meranti telah melakukan pendataan UMKM dan Koperasi di Meranti, dari catatan Dinasperidagkop jumlah UMKM yang terdata secara Online adalah 1148 dan Koperasi 176.

Baca: Bupati-Wabup Kampar Tegaskan Sinergi Pembangunan di Hari Jadi ke-69 Riau

"Dari jumlah itu masih banyak yang belum terdata secara Online untuk itu kami berharap pelaku UKM dan Koperasi yang belum terdata untuk segera mendaftarkan diri secara Online," harap Rudi.

Lebih jauh djelaskan Rudi, dalam pelatihan ini nantinya peserta akan dibahi menjadi dua kelompok yakni kelompok pengolah Ikan dan kelompok pengolah Kopi.

Menyikapi kegiatan pelatihan ini, Sekda Meranti H. Yulian Norwis SE MM, mengucapkan apresiasi kepada Kementrian Koperasi dan UKM RI, ia berharap daerah Meranti sebagai salah satu daerah yang terletak diperbatasan dapat terus diperhatika oleh pihak Kementrian dalam mengesa pembangunan daerah disegala aspek.

Menurut Sekda kegiatan yang difasilitasi oleh Disperidagkop Meranti ini sangat strategis dalam upaya membina Koperasi dan UMKM mengembangkan usaha dalam rangka meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Sebab tanpa pengetahuan yang mumpuni mustahil para pelaku UMKM mampu bersaing dengan pelaku usaha besar.

Dikatakan Sekda kalau produksi saja yang ditingkatkan tanpa memberikan pengetahuan kepada para pelaku UMKM takan mampu berkembang dan yang terpenting menurutnya bagaimana meningkatkan mutu dan kualitas produk yang dihasilkan sebab negara tetangga Malaysia dan Singapura sangat menanti produk komodity lokal Meranti itu yang tentunya tidak dimiliki seperti Kopi dan Ikan.

Baca: Samsat Bangkinang Siapkan Layanan Optimal untuk Pemutihan Pajak Kendaraan Agustus 2026

"Untuk itu saya minta pihak Kementrian dan Dinas terkait untuk menginventaris UMKM dan Koperasi yang ada di Meranti untuk diberi pembinaan dengan baik agar bisa berkembang selain itu terus memonitor perkembangannya," ucap Sekda.

Dalam upaya menunjang lalu lintas pemasaran produks UMKM, dikatakan Sekda Pemkab. Meranti sendiri akan terus berupaya memperlancar aksesbilitas hasil produksi masyarakat dengan membangun Fasilitas Indrastruktur jalan dan jembatan yang dibutuhkan.

"Kuta akan terus membangun jakan akses semua produk hasil UMKm kita bisa sampai ketujuan dengan lancar, dan ini terus menjadi PR besar kita kedepan," papar Sekda.

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan Dinas Disperidagkop dalam mebina UMKM adalah bagaimana Pembinaan UKM, Peningkatan Pembiayaan, Nilai Tambah, Peningkatan Kualitas Produk, Penguatan Kelembagaan, Kepastian Pemasaran Produk danlainnya.

Pada kesempatan itu, kepada para peserta pelatihan, Sekda berharap dapat menggunakan peluang langka ini untuk menyampaikan semua hasil produk yang telah dihasilkan agar dapat dikembangkan, melalui Disperindagkop Pemda Meranti siap membantu meningkatkan mutu dan kualitas produk yang dihasilkan dan menjadikan Meranti Meranti sebagai kawasan niaga yang unggul.

Baca: Kasus Dugaan Korupsi Kuansing Berpotensi Meluas, Sejumlah Pihak Disebut Bisa Terseret

"Kegiatan ini sangat sesuai dengan Visi dan Misi Meranti dalam menjadikan daerah sebagai kawasan perniagaan yang maju dan unggul," jelas Sekda.

Terakhir Sekda meminta kepada Dinas terkait dalam hal ini Diperidagkop untuk membangun Outlet pemasaran produk UMKM yang representatif, gunaanya agar para wisatawan yang berkunjung dapat membeli oleh-oleh khas Meranti untuk dibawa kedaerahnya masing-masing, Outlet ini juga sebagai media bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produksinya dengan mudah. Tak lupa Sekda juga menghimbau para pengusaha besar untuk dapat bekerjasama membina UMKM dengan bertindak sebagai bapak angkat.

"Ini juga sapah satu upaya kita untuk meningkatkan oertumbuhan ekonomi sekaligus menekan angka pengangguran di Meranti," pungkas Sekda mengakhiri

Sementara itu, pihak Kementrian Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI Khalif Mujtahid, menjelaskan kegiatan ini sengaja digelar atas usulan Badan Nasional Perbatasan untuk membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat di daerah perbatasan agar masyarakat dapat ikut serta dalam mengembangkan ekonomi.

Pihak Kementrian Koperasi dan UKM dikatakan Khalif menyedari sebagai Kabupaten baru, masyarakat Meranti sangat membutuhkan pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di Perbatasan seperti yang terus digesa oleh Pemerintah saat ini.

Baca: Sinergitas Tanpa Batas, Bupati Kampar Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80

Selain itu juga untuk mempersiapkan masyarakat Meranti dapat memanfaatkan Perdagangan Bebas untuk memasarkan produknya ke negera tetangga Malaysia dan Singapura.

"Nantinya diharapkan masyarakat yang berada didaerah perbatasan memiliki produk yang berkualitasmeningkat ekonominya, sehingga tidak terjerumus kepada kegiatan negatif seperti peredaran narkoba ataupun menjadi TKI Ilegal," jelasnya. (Humas Pemkab Meranti).



Terkait
Hendry Munief Silaturahmi dengan Ketua NU dan Muhammadiyah Riau: Kolaborasi Bangun Ekonomi Ummat
Hendry Munief Silaturahmi dengan Ketua NU dan Muhammadiyah Riau: Kolaborasi Bangun Ekonomi Ummat
Dinas PUPR Kampar Perbaiki Akses Jalan Kampar Kiri Hing
Wabup Misharti Sambut Kepala BRIN di Universitas Pahlaw
BPS Merilis Kemiskinan Desa di Riau Meningkat Sementara
Lainnya
Persiapan Kejuaraan Kota Tenis Meja  Piala Bergilir Walikota Pekanbaru Terus Dimatangkan
Persiapan Kejuaraan Kota Tenis Meja  Piala Bergilir Walikota Pekanbaru Terus Dimatangkan
Polres Aceh Tamiang Pecat 9 Anggota nya Tidak Dengan Ho
Verifikasi Berkas Pelamar CPNS 2019 di Pemko Pekanbaru
DPRD Sumbar kembali gelar paripurna pascaperusakan ruan
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Politik
Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar: Itu Masih Dugaan
Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar: Itu Masih Dugaan
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern unt
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan