Pelajar SMP Bintan Belajar Masak di Banyan Tree Lagoi dengan Chef Internasional
Bintan, KANALSUMATERA.com - Sebanyak 14 Pelajar SMP yang berada di Kecamatan Teluk Sebong dan Bintan Utara akan mengikuti kelas memasak di Restoran Saffron, Hotel Banyan Tree Bintan, Kawasan Pariwisata Lagoi pada 27 November mendatang.
Mereka akan diajarkan mengolah berbagai jenis bahan rempah-rempah menjadi sebuah kuliner yang lezat oleh koki (chef) handal yang sudah bersertifikasi internasional.
Manager CSR Banyan Tree, Henry Ali Singer mengatakan, para pelajar akan diajarkan mengenal berbagai jenis rempah-rempah dan bahan masakan lainnya.
Kemudian mereka juga akan melihat secara langsung chef internasional mengolahnya hingga menjadi sebuah hidangan yang menarik dan lezat.
“Mereka akan dibagi dalam beberapa kelompok lalu memperaktekkannya sendiri. Hasil masakan mereka juga akan dinilai,” ujar Henry, Minggu (20/10/2019).
Baca: BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
Pelajar yang ikut kelas memasak ini, kata Henry, merupakan siswa dan siswi pilihan yang masuk dalam program seedlings atau pembentukan bibit unggul dari Banyan Tree Global Foundation.
Dari 14 pelajar tersebut 7 diantaranya pelajar yang sedang dibina dalam program seedlings ini sedangkan 7 lainnya merupakan siswa dan siswi kelas 1 yang baru bergabung.
“Sampai Oktober ini sudah 42 anak yang mengikuti program ini. Sebanyak 22 anak sudah dibina, 7 anak sedang dibina dan 7 anak yang baru bergabung,” jelasnya.
General Manager (GM) Banyan Tree Bintan, Alpha Eldiansyah mengatakan, program seedlings ini sudah dilakukan Banyan Tree Bintan sejak 2007 lalu. Pelopor program ini adalah istri pemilik perusahaan ini yaitu Ibu Claire Chiang yang juga menjabat sebagai Senior Vice President Banyan Tree Hotels dan Resorts.
“Pelajar-pelajar yang masuk dalam peogram ini akan dibina selama 6 tahun. Yaitu dari kelas 1 SMP sampai lulus SMA,” katanya.
Baca: PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini
Selama 6 tahun, kata Alpha, para pelajar tersebut akan mendapatkan beasiswa dan pelatihan langsung di dunia kerja. Mulai dari pelatihan bahasa Inggris, komputer, memasak dan lainnya.
Hasil dari seedlings ini sudah banyak membanggakan. Beberapa dari mereka sudah bekerja di berbagai perusahaan, bahkan nyaris seluruh siswa alumni program Banyan Tree ini banyak mengukir prestasi di perguruan tinggi bahkan lulus dengan nilai cumlaude.
“Seedlings merupakan pembelajaran antar siswa dan juga mentor yang merupakan pekerja perusahaan. Jadi ada proses belajar yang terus menerus sehingga mereka bisa cepat memahami dan mengerti bahkan bisa langsung mempraktekannya sendiri,” sebutnya.
