Syahrul Aidi Kunker  ke Yonif  132/Bima Sakti,  Dorong TNI Makin Dekat dengan Rakyat

Mawardi Tombang
Senin, 6 April 2026 22:02:24

KANALSUMATERA.com - Bangkinang - Anggota Komisi I DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat menggelar kunjungan kerja (Kunker) ke Batalyon Infanteri (Yonif) 132/BS. Kunker ini dalam rangka pengawasan anggota komisi I DPR ke Mitra Kerja yaitu TNI.

Kunker Dr. Syahrul Aidi yang digelar pada Senin (6/4/2026) ini disambut langsung oleh Komandan Yonif (Danyonif) 132/BS Letkol Inf Diyan Mantofani, S.H.. beserta jajarannya.

Dalam kunjungan ini, Dr. Syahrul Aidi banyak berdialog dengan Letkol Inf Diyan Mantofani, S.H.. Beserta jajaran terkait fungsi Yonif 132/BS di tengah masyarakat dan juga menjalankan fungsi regu infanteri di tiga kabupaten yaitu Kampar, Pelalawan dan Rokan Hulu.

"Alhamdulillah kita menyempatkan berdialog dengan bapak Diyan Mantofani dan jajarannya terkait kondisi kekinian, fungsi ke-infanterian, hinggga mensukseskan program pemerintah dii tengah masyarakat. Apalagi TNI ini sangat dekat dengan masyarakat." terang Syahrul Aidi.

Baca: Bupati Kampar Tinjau Tiga Rumah Warga Silam yang Hangus Terbakar

Dalam kesempatan itu Dr. Syahrul Aidi juga mendorong Yonif 132/BS untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat. Dimana salah satu program TNI saat ini adalah ketahanan pangan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Kita tidak ingin program ketahanan pangan ini ada di internal TNI saja. Tapi TNI juga bersinergi dengan masyarakat. Saya yakin masyarakat akan menyambut dengan antusias." terang Ketua BKSAP DPR RI ini.

Selain memaparkan apa saja program Yonif, Dr. Syahrul Aidi juga diajak Letkol Inf Diyan Mantofani, S.H.. berkeliling Batalyon melihat situasi Batalyon terkini hingga berbagai program khususnya ketahanan pangan di lingkungan Yonif 132/BS.

"Kita turut apresiasi Yonif mampu memberdayakan aset Batalyon untuk ketahanan pangan. Kita lihat tadi ada budidaya perikanan, peternakan, holtikultura, hingga palawija. Saya juga memberikan masukan berdasarkan pengalaman dan aspirasi masyarakat selama ini." terangnya.

Baca: Bupati Kampar Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-69 Riau

Sementara itu Danyonif 132/Bima Sakti Letkol Inf Diyan Mantofani, S.H.. pada saat yang sama menyampaikan ucapan terima kasih kepada bapak Dr. Syahrul Aidi Maazat yang telah melakukan kunjungan ke Yonif 133 Bima Sakti.

"Terima kasih kami ucapkan kepada bapak Syahrul Aidi yang telah melakukan kunjungan ke Yonif 132 Bima Sakti. Kita berdialog banyak hal terkait kondisi Yonif. Banyak masukan dari beliau yang positif dan jadi masukan bagi kami di Yonif," terang Diyan Mantofani.

Letkol Inf Diyan Mantofani dalam pemaparan menyampaikan idealnya Yonif 132 Bima Sakti membutuhkan 700 personil yang terdiri dari Perwira 30 orang, Bintara 121 orang, Tamtama 549 orang

"Namun yang terealisasi yaitu 464 personil yang terdiri dari perwira 16 orang, Bintara 60 orang, dan Tamtama 388. Maka kita masih membutuhkan 235 personil yang terdiri dari Perwira 14 orang, Bintara 61 orang, Tamtama 161 orang." terang Diyan Mantofani lagi.

Baca: Sabarudi Kenang Krisis Listrik Riau, Perjuangan DPRD Berbuah Lahirnya PLTU Tenayan Raya

Dia berharap dengan dukungan bapak Syahrul Aidi, dapat memperkuat pertahanan keamanan. Sehingga keberadaan TNI dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Terimakasih bapak Syahrul Aidi. Beliau pun jemput bola ke Yonif, menanyakan apa yang perlu beliau dukung selalu anggota Komisi I agar keberadaan Yonif ini sesuai dengan fungsi yang diperintahkan oleh negara." ucapnya.

Melihat kurangnya jumlah personel saat ini, Diyan Mantofani berharap perlu adanya penambahan personel dalam waktu dekat karena Batalyon Infanteri 132 Bima Sakti direalisasikan akan melaksanakan Satgas di Papua awal tahun depan.

Terkait
Kampar Pertahankan Peringkat 7 di MTQ XLIV Riau, Raih Juara Harapan II Stand Bazar
Kampar Pertahankan Peringkat 7 di MTQ XLIV Riau, Raih Juara Harapan II Stand Bazar
Menteri Agama RI Dijadwalkan Buka Syariah Impact Forum
Meriahkan Idul Fitri 1447 H, Bupati Kampar Lepas Pesert
Bupati Kampar Buka Musrenbang RKPD 2027 Dapil I di Kuok
Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan Tenda Representatif bagi PKL Stadion Utama Usai Penertiban
Pemko Pekanbaru Siapkan Tenda Representatif bagi PKL Stadion Utama Usai Penertiban
Terima Audiensi Manager UP3 Dumai, Bupati Kasmarni Duku
Ropiandi Warga Lipat Kain Diserang Beruang 'Bebe' di Ke
Bukitraya Gelar Penyambut dan Penyerahan Bonus Atlit Pe
Pendidikan
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Nasional
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4 Miliar, Jokowi Terancam Digugat
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4 Miliar, Jokowi Terancam Digugat
Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Real
PGRI Tegaskan Guru PPPK Tak Otomatis Jadi PNS, Seleksi