Muswil IPM Sumbar XXI Resmi Dibuka di Solok, Ini Pesan Mendikbud Muhadjir Effendy

Mawardi Tombang
Senin, 9 September 2019 09:47:00
Orasi Ilmiah dari , Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy

SOLOK,KANALSUMATERA.com -- Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sumbar menggelar Musyawarah Wilayah IPM ke-XXI di Gedung Kubuang Tigo Baleh, Kota Solok, Ahad, (8/9/2019). Muswil resmi dibuka Ketua Umum Pimpinan Pusat IPM Hafizh Syafaaturrahman dan dihadiri Mendikbud RI Muhadjir Effendy.

Dalam orasi ilmiahnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy berpesan agar Ikatan Pelajar Muhammadiyah kembali berjuang ke sekolah-sekolah Muhammadiyah dan berani untuk keluar berjuang di sekolah non-Muhammadiyah.

Muhadjir menjelaskan kebutuhan tersebut demi menciptakan kader yang terbuka dan moderat.

"Jika terbiasa hanya di dalam maka tidak punya kebiasaan heterogen, pandangannya menjadi sempit dan melahirkan neo-konservatisme dan pandangan radikal karena tidak paham di luar sana begitu beragamnya. Untuk menutupi rendah dirinya lalu menjadi beringas dan radikal," ungkap Muhadjir.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Selain itu IPM perlu keluar karena siapapun yang memiliki kapasitas kepemimpinan dapat menjadi pemimpin di Muhammadiyah.

"Muhammadiyah adalah satu-satunya organisasi Islam yang egalitarian, bukan paternalistik (feodal). Jangan terjebak di zona nyaman. Harus berani keluar," imbuh Muhadjir.

Lebih lanjut Muhadjir mengungkapkan bahwa IPM harus menjadi andalan di kalangan pelajar. Upaya untuk menjadi andalan dapat dilakukan melalui terobosan-terobosan program yang berkualitas dan bermanfaat bagi pelajar Muhammadiyah. Program yang dapat diciptakan oleh IPM harus menyesuaikan dengan isu-isu yang menjadi permasalahan di Sumatera Barat.

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

Ketua PW Muhammadiyah Sumbar, Dr. Shofwan Karim mengatakan menegaskan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) merupakan organisasi yang menyiapkan generasi masa depan.

"Di organisasi IPM itu perlu penataan-penataan yang memiliki prinsip untuk berjuang, termasuk berjuang untuk menyiapkan generasi masa depan," kata Shofwan.

Maka, lanjutnya, bekal yang terpenting dalam ber-IPM adalah terus belajar diberbagai bidang demi masa depan, utamanya adalah belajar untuk mencari ilmu pengetahuan.

"InsaAllah siapapun yang terpilih nanti bisa membawa IPM Sumbar lebih baik dan eksis disetiap agenda keummatan di Sumatera Barat," jelasnya.

Baca: Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre

Shofwan juga berharap, pada musyawarah IPM kali ini berjalan harmonis dan profesional. Sehingga akan lahir kepemimpinan yang berintegritas dalam mewujudkan Sumbar yang berkemajuan

Walikota Solok, Zul Efian dalam sambutannya meyakini bahwa IPM merupakan wadah penilaian dan ajang bertukar pikiran, berbagi pengalaman serta bermuhasabah tentang kinerja organisasi kedepan.

"Saya meyakini Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi islam terbesar berhasil dalam mendisrupsi diri, membuat amal berhasilanya disegala bidang kehidupan. Hal ini benar, tidak terlepas dari pola kader IPM ini," ujar Zul Efian.

Ketua Umum Pimpinan Pusat IPM Hafizh Syafaaturrahman mengapresiasi kiprah PW IPM Sumbar. "Ini memang perlu dioptimalisasikan juga Muktamar, bagaimana strategi komunitas kreatif, dan otomatis ini ada kolaborasi," katanya.

Hafiz harapkan Musywil yang mengusung tema Optimalisasi Gerakan Keilmuan, Mendorong Karya Nyata Menuju Pelajar Sumbar Berkemajuan" berjalan sukses. "Semoga dari sini muncul ide, inovasi yang inovatif untuk modal pergerakan pelajar se-Indonesia," tuturnya.

Sementara itu, Ketua IPM Sumbar, Farid Ansyar Alghifari mengatakan diselenggarakan IPM ini menjadi ajang silaturahim dan persiapan antar pelajar Muhammadiyah Sumbar untuk mewujudkan Sumbar yang berkemajuan.

Farid juga mengucapkan selamat datang kepada para tamu undangan dan peserta muswil. Farid berpesan kepada peserta yang hadir untuk tetap semangat dalam mengikuti musywil IPM Sumbar yang ke-21 kali ini.

Acara tersebut resmi dibuka Ketua Umum Pimpinan Pusat IPM Hafizh Syafaaturrahman secara simbolis dengan memukulkan Gong pertanda dibukanya Musywil PW IPM Kalbar ke-21.

Acara ini dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumbar, Buya Shofwan Karim beserta segenap Majelis/Lembaganya, Ketua PP IPM Hafidz Safaaturrahman, Perwakilan Forkopimda, Ketua PWPM Sumbar Muhayatul, kontingen perwakilan PD IPM se-Sumbar, serta tamu undangan lainnya. (RI)

Lainnya
Bupati Kampar Wisuda 96 Lansia dan Luncurkan Lima Sekolah Lansia Baru
Bupati Kampar Wisuda 96 Lansia dan Luncurkan Lima Sekolah Lansia Baru
DPP Sebut Pasar Ramadahan Diusulkan Oleh Camat
Cinta tak Direstui Orang Tua Kekasih, Pemuda di Tapung
Pelatihan Vocational Daerah Perbatasan, Sekda Meranti:
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Nasional
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhirnya Dibayarkan
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhirnya Dibayarkan
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4
Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Real