MUI Padang kecam tindakan barbar di Wamena, minta pemerintah tegakkan hukum

Mawardi Tombang
Selasa, 1 Oktober 2019 09:15:12
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang, Duski Samad.

Padang,KANALSUMATERA.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang, Sumatera Barat, meminta pemerintah menegakkan hukum seadil-adilnya bagi para pelaku kerusuhan di Wamena, Papua, yang menewaskan puluhan orang.

"Menegakkan hukum yang adil adalah solusi," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang,Duski Samad saat dihubungi dari Padang, Senin.

Menurutnya hukum yang adil ialah berupa hukum positif yang sesuai dengan undang-undang, bukan dengan penyelesaian secara politik saja.

"Kita mengecam tindakan barbar, dan meminta negara hadir memberikan perlindungan bagi warga negaranya," ujar dia.
Ia juga mengatakan sebagai manusia dirinya mengutuk peristiwa yang terjadi di Wamena, akan tetapi sebagai seorang muslim harus membantu dan mengajak semua pihak memberikan bantuan untuk meringankan beban korban.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Menurutnya kasus Wamena lebih pada urusan keadilan dan masalah nasional, oleh sebab itu warga dan umat harus mendesak pemerintah supaya bersikap tegas.

"Pemerintah mesti menegakkan hukum seadil-adilnya terhadap pembunuh, perusak kehidupan bersama karena melihat korbannya bukan alasan agama, tetapi soal pendatang dan penduduk asli," katanya.
Ia juga mengatakan hukum yang adil menurut Islam terkait persoalan pembunuhan ialah hukum qisas atau hutang nyawa dibalas nyawa.
Akan tetapi, karena Indonesia merupakan negara hukum tentunya harus disesuaikan dengan hukum yang berlaku di Indonesia.
"Hukum di Indonesia saja belum tentu dapat ditegakkan, bagaimana pula akan menegakkan hukum qisas," sambung dia.

Ia juga menyatakan orang Minang tidak pendendam, sebab itu ia bisa hidup di rantau mana saja di dunia ini, dan ia berharap mereka dapat memaafkan perlakuan orang Papua di Wamena.

Menurutnya tindakan pemerintah untuk memulangkan para perantau Minang ke kampung halaman mereka ialah suatu tindakan yang tepat, namun perlu penanganan untuk kehidupan mereka selanjutnya. (*)



Terkait
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta J
Lainnya
Bupati Bistamam Lantik Pengurus Baru HIPEMAROHI Pekanbaru
Bupati Bistamam Lantik Pengurus Baru HIPEMAROHI Pekanbaru
Posyandu Pematang Kapau Terapkan Layanan Terpadu 6 SPM
Dinas PUPR Sudah Perbaiki 684 Titik Jalan Rusak yang ad
Gajah Rusak Rumah di Perkampungan Aceh
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Nasional
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Gaji Hakim Naik, Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggara
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran T
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I