Gajah Rusak Rumah di Perkampungan Aceh

Alwira Fanzary
Kamis, 10 Januari 2019 19:07:36
Gajah Sumatera

KANALSUMATERA.com -Tiga unit rumah masyarakat di Desa Tuwie Meuleusong, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, dirusak kawanan gajah sumatera (Elephas maximus sumateranus). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya, Hamidi, melaui Pusdalop, Agus Salim mengatakan, tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh masih melakukan upaya pengusiran.

"Soal rumah rusak itu masih dalam pendataan, namun yang pastinya saat ini kami bersama tim BKSDA dibantu TNI, polisi dan warga terus mencoba menghalau gajah-gajah itu agar meninggalkan perkampungan," katanya.

Kegiatan menghalau satwa tersebut telah berjalan selama dua hari. Penghalauan dipimpin tim BKSDA Aceh yang didatangkan dari Meulaboh dan Banda Aceh.

Pihaknya juga tidak mengetahui secara pasti, kapan peristiwa tersebut terjadi. Sebab, pada kegiatan menghalau gajah pada Rabu (9/1), kawanan gajah telah berada sekitar 13 kilometer dari kawasan Desa Blang Tengkut, Kecamatan Seunagan Timur. Seperti yang diberitakan kantor berita Antara.

"Titik lokasi satwa-satwa gajah itu sudah menjauh, kemarin (Rabu) sudah 13 kilometer dari desa. Rencananya kegiatan pengusiran gajah kembali ke habitatnya ini berlangsung selama lima hari, pengusiran dengan meledakkan mercon," kata dia.

Pihak BPBD saat ini belum memiliki anggaran yang cukup untuk mendatangkan satwa gajah jinak serta pawang untuk menggiring gajah-gajah liar itu ke hutan, karenanya yang mampu dilakukan saat ini pengusiran dengan mengejutkannya dengan ledakan mercon.

Sementara itu Kepala Desa (Keuchik) Blang Tengku, Samsirman, menyampaikan, pihaknya mengapresiasi upaya pengusiran kawanan gajah tersebut karena selama ini masyarakat di desanya sudah sangat ketakutan dan merugi.

"Gajah turun ke kampung saat malam hari, beberapa kali sudah pas-pasan ketemu di jalan, gajah itu bukannya lari tapi justru mendekati warga. Kami di sini ketakutan dan suasana desa kami mencekam karena peristiwa ini sudah lama," keluhnya.

Samsirman menyampaikan, pengusiran satwa gajah dengan menggunakan benda berdaya ledak seperti mercon tidak efektif. Warga justru semakin khawatir gajah akan berbalik melawan dan merusak apa pun yang ditemukan di perkampungan.

"Yang penting saat ini gajah - gajah itu pergi dulu. Harapan kami kalau bisa jangan sampai Tengkut Rayeuk (sebutan Aceh untuk gajah) masuk lagi ke kampung. Kami sudah tidak nyaman tinggal di rumah," imbuhnya.

Samsirman menyampaikan, di kampung mereka biasanya didatangi dua ekor gajah yakni satu ekor pejantan dan satu ekor anakan. Namun yang sering berlaku jahat adalah gajah jantan bertubuh besar merusak apa pun yang menghalangi jalannya. Ant/Kso



Lainnya
Diskominfotik Bengkalis Gelar FGD KIM, Perkuat Literasi Digital dan Keterbukaan Informasi Desa
Diskominfotik Bengkalis Gelar FGD KIM, Perkuat Literasi Digital dan Keterbukaan Informasi Desa
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam
Koperasi BBDM Akan Melaksanakan RAT Pertanggungjawaban
Terkendala Anggaran, Jembatan Batam-Bintan Batal
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Politik
Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar: Itu Masih Dugaan
Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar: Itu Masih Dugaan
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern unt
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan