Jelang Pilgub Kepri 2020: Rudi Bisa Jadi Rival Berat Soerya

Mawardi Tombang
Selasa, 20 Agustus 2019 13:40:06
Ilustrasi

Batam, KANALSUMATERA.com - Dua parpol PDI Perjuangan dan NasDem diprediksi bersaing sengit dengan unggulan masing-masing dalam PIlgub Kepri 2020. Sejatinya kedua parpol berkoalisi di tingkat pusat, namun menjadi rival sejati di Pilkada Kepri

Pada Pilkada Kepri 2015 lalu, menampilkan persaingan dua kandidat kuat yakni Muhammad Sani yang diusung Demokrat didampingi Nurdin Basirun yang diusung Nasdem. Keduanya bersaing dengan pasangan Soerya Respationo (PDIP) didampingi Ansar Ahmad (Golkar).

Sani dan Nurdin akhirnya berhasil menang. Dua nama yakni Nurdin dan Soeryo diperkirakan bakal menjadi rival, walau ada juga yang menggadangkan jika keduanya justru akan berpasangan

Tetapi langkah Nurdin saat ini terjegal, pasalnya yang bersangkutan teseret kasus suap dan gratifikasi oleh KPK.

Hal ini sekaligus membuka peluang besar Soerya maju menjadi Kepri 1. Sedangkan dari partai Nasdem praktis hanya menyisakan kader Muhammad Rudi, Walikota Batam saat ini.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

Kinerja Rudi selama menjabat Wako Batam selama ini cukup baik. Sementara kubu PDIP yang diketuai Soerya dihadapi dilema.

Partai banteng merah itu malahan memiliki dua kader yang berpotensi bertarung di Pilgub 2020. Selain Soerya juga ada Isdianto saat ini menjabat sebagai Plt Gubernur Kepri mengantikan Nurdin Basirun.

Ketika ditanya terkait Pilgub 2020, Soerya hanya bisa tersenyum. "Hehe, nantilah," katanya saat berjumpa dengan Batamnews.co.id di Bandara Hang Nadim Batam, beberapa waktu lalu.

Menurut Pengamat Politik dan Pemerintahan, Zamzami Abdul Karim, pada Pilgub 2020 ini Soeryo menjadi bintang. Pasalnya, ia unggul sebagai pimpinan partai pemenang pemilu yang mengusung Jokowi.

"Hal itu juga nampak, ketika pimpinan partai seperti Ketua Gerindra Kepri Syahrul menjalin petemuan dengan Soeryo, begitu juga ada informasi Ismeth Abdullah (Gubernur Pertama Provinsi Kepri)," katanya.

Baca: Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan

Tetapi lanjut Zamzami, posisi Soeryo juga sulit jika hanya menghandalkan suara PDI-Perjuangan. "Elektabilitas Suryo sangat terbatas di kalangan PDIP saja, maka dia harus berkompromi untuk mencari figur kuat di luar Batam," lanjutnya.

Menurutnya, beberapa nama yang cocok seperti Huzrin Hood atau Isdianto. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan jika ideologi partai di daerah mengikuti koalisi nasional atau pusat, Soeryo bisa saja berdampingan dengan Rudi.

"Kalau mengikuti garis koalisi di pilpres, Suryo dan Rudi bisa aja dipasangkan PDIP dan Nasdem sama-sama partai yang memperoleh suara dominan di Kepri," katanya.

Sejauh ini lanjutnya, masyarakat belum mendapatkan nama figur baru diluar lingkaran elit lama dan tokoh-tokoh partai pilitik yang dominan. "Golkar dan Demokrat belum mengeluarkan kartunya. Mereka menyimpan kader-kader yang akan ditawarkan ke publik," kata Zamzami. Belum persoalan sosok yang belum mempunyai payung partai atau belum mendekati partai.

Begitu juga yang dikatakan pengamat politik Bismar Arianto. Menurutnya, Soeryo bisa menjadi bintang bisa tidak. Suara PDI-Perjuangan memang banyak tetapi dilema bagi PDIP antara memilih Isdianto sekarang plt Gubernur Kepri atau Soeryo Respationo mantan Wakil Gubernur Kepri dan Ketua PDI-Perjuangan Provinsi Kepri.

Baca: Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah

"PDIP dilema juga karena ada Isdianto yang menjabat plt Gubernur. Maka PDIP bisa pecah juga," kata Bismar.

Bahkan ketika ketika PDIP memilih Soerya, maka Isdianto akan mengunakan perahu lain. "Satu sisi kalau ngusung Isdianto, Soerya harus legowo selaku Ketua PDIP. Kalau diusung keduanya berpasangan. Apakah mungkin Soerya kembali mau jadi wagub," katanya.


Rudi akrab dengan Ria

Pada upacara kemerdekaan HUT ke-74 RI di Dataran Engku Putri, Batam Center, Batam, Sabtu (17/8/2019), dua politisi yang digadang-gadangkan maju Pilkada, Muhammad Rudi dan Ria Saptarika bertemu.

Keduanya terlihat akrab usai menjalankan upacara dan berjabat tangan. Perbincangan antara keduanya terjalin beberama menit.

Baca: BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang

Usai bersalaman, lantas Rudi dan Ria juga berfoto bersama. Rudi yang masih mengenakan baju inspektoratpun berpose bersama Ria.

Ria mengatakan, ia bersahabat dengan semua politisi di Batam, termasuk Muhammad Rudi. "Sahabat saya semuanya," kata Ria singkat kepada Batamnews.co.id.

Sedangkan Rudi menanggapi hal itu dengan santai. Ia tertawa besar setelah ditanya kedekatannya dengan Ria.

Rudi juga mengaku semua pihak berpeluang menjadi tandemnya di Pilgub. "Semuanya berpeluang," kata Rudi.

Ia melanjutkan, tidak hanya Ria Saptarika Rudi mengaku juga bertemh Ahmad Dahlan Mantan Walikota Batam dua periode. Iklim politik pilkada di Kepri mulai terasa. Beberapa tokoh politik bermunculan.

Terkait
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tamark 02 di Perairan Batam
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tamark 02 di Perairan Batam
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis,
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Makan Bajambau Warnai Peringatan Hari Jadi Kampar ke-76
Makan Bajambau Warnai Peringatan Hari Jadi Kampar ke-76
Dua Kepala Dinas Pemprov Riau Bangga Program Literasi y
Emak-emak di Perawang Senang, Jalan menuju Sekolah Dise
Indomaret Serahkan Bantuan ke Pemko Pekanbaru
Politik
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung â€
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Nasional
Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Disesuaikan, Panglima Tindak Lanjuti
Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Disesuaikan, Panglima Tindak Lanjuti
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhi
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I