Layani Warga dengan Maksimal, Pemko Pekanbaru Hadirkan Alat Transportasi Pendukung Bus Trans Metro
PEKANBARU - Usai sukses menjalankan bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) sebagai bus perkotaan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berusaha untuk memperkuat layanan Bus TMP dengan menyediakan layanan jalur feeder (jalur pendukung) bus TMP. Feeder ini akan masuk ke jalan-jalan yang bus TMP tak bisa lalui. Keberadaan feeder pada tahap awal ini hanya beroperasi di kawasan Kecamatan Tenayan Raya.
Peluncuran bus feeder ini diersimakan oleh Wali Kota Pekanbaru, Firdaus pada Jumat (17/9/2021) pada momen Hari Perhubungan Nasional 2020 di Kota Pekanbaru. Ada belasan unit feeder bakal beroperasi melayani transportasi masyarakat dari rumah ke halte-halte bus TMP. Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru segera mengoperasikan transportasi feeder secara menyeluruh pada tahun 2022 mendatang. Layanan feeder ini untuk menghubungkan pemukiman dengan halte bus TMP.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Yuliarso merencanakan transportasi feeder ini beroperasi pada tahun 2022. Transportasi feeder ini bakal menjadi armada angkutan mendukung layanan bus TMP. Armada transportasi feeder bakal mengangkut penumpang dari pemukiman yang tidak terjangkau Bus TMP.

Mereka bisa menumpangi transportasi feeder menuju halte bus TMP. Pihaknya mempersiapkan armada feeder. Ada beberapa unit kendaraan yang dipersiapkan. Mereka nantinya melayani enam koridor untuk sejumlah rute.
Baca: Syahrul Aidi Kunker ke Yonif 132/Bima Sakti, Dorong TNI Makin Dekat dengan Rakyat
Koridor satu melayani yakni Koridor Jalan HR Soebrantas-Rumah Potong. Rutenya meliputi Jalan HR Soebrantas, Jalan Cipta Karya, Rumah Potong, Purwodadi dan Jalan HR Soebrantas. Kemudian koridor dua yakni Jalan H Soebrantas - Jalan Suka Karya. Rutenya meliputi Jalan HR Soebrantas, Jalan Swakarya, Jalan Saiyo, Jalan Suka Karya dan Jalan HR Soebrantas.
Sedangkan koridor 3 yakni Jalan Imam Munandar - Jalan Sudirman via Bukit Barisan. Rutenya yakni Jalan Imam Munandar, Jalan Bukit Barisan, Jalan Kapau Sari, Jalan Pinang Merah, Jalan Datuk Setia Maharaja, Jalan Jendral Sudirman.
Kemudian untuk koridor empat yakni Jalan Hangtuah- Tanjung Datuk via Rusunawa Rejosari. Rutenya meliputi Jalan Hangtuah, Simpang BPG, Jalan Sail (Simpang Kuburan), Jalan Karya Bakti, Jalan Karya Bersama, Rusunawa Rejosari, Jalan Sumber Sari dan Jalan Tanjung Datuk.
Koridor kelima yakni Jalan Imam Munandar-Camat Tenayan Via Bukit Barisan. Rutenya meliputi Jalan Bukit Barisan, Jalan Singgalang, Jalan Simpang Sepakat, Polsek Tenayan, Hangtuah Ujung (Pasar Tangor), Jalan Budi Luhur, Kantor Camat Tenayan Raya.
Terakhir koridor keenam yakni Jalan Sembilang- Okura. Rutenya meliputi Jalan Sembilang, Jalan Pramuka, Danau Kayangan, Taman Bunga, WDO dan Lurah Okura. Yuliarso mengatakan bahwa transportasi feeder ini sudah melalui kajian.
Baca: Diduga Biliar Berkedok Judi, Warga Bengkalis Resah Aktifitas Tertutup di Belakang Meja
Penumpang nantinya bisa memakai satu tiket saat naik bus TMP. Ia menilai peningkatan layanan ini memberi kemudahan bagi masyarakat. Apalagi masyarakat nantinya cuma butuh satu tiket dari rumah ke halte menuju tempat tujuan.
Tahap awal transportasi feeder hanya beroperasi di beberapa koridor. Namun secara bertahap nantinya melayani wilayah di Kota Pekanbaru. Operasionalnya nantinya bisa menjangkau pemukiman masyarakat. Keberadaan feeder ini mendukung Bus Rapid Transit (BRT) atau Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) berbasis jalan melayani 15 koridor yang menjangkau jalur utama.
Keberadaannya untuk meningkatkan jumlah pengguna angkutan umum massal. Feeder yang ada nantinya melayani trayek cabang BRT tersebut dengan tarif terintegrasi dengan BRT. Bus TMP saat ini menjangkau 15 koridor yang melayani seluruh koridor secara bertahap sejak tahun 2009 silam.

Ada rute 01 meliputi Pandau-Raya dan 1A meliputi RS Awal Bros Sudirman-Bandara SSK II. Rute 02 meliputi Terminal Bandar Raya Payung Sekaki-Kulim. Rute 3 yakni rute Sudirman-UIN Suska. Lalu rutw 4A yakni rute Pasar Tangor-STC, ruta 4B yakni rute STC -Terminal Bandar Raya Payung Sekaki dan rute 4C yakni rute MPP- Perkantoran Tenayan Raya. Kemudian rute 5 yakni rute Pelabuhan Sei Duku-Jalan Jendral Sudirman.
Baca: Bupati Kampar Lepas Tim Safari Ramadhan 1447 Hijriah
Lalu rute 6 yakni rute Pandau -Terminal Bandar Raya Payung Sekaki. Ada juga rute 7A yakni Kartama-Tri Bakti dan rute 7B yakni Pujasera Arifin Achmad- Puskesmas Simpang Tiga via Jalan Kartama. Kemudian rute 8A yakni Kantor Wali Kota Pekanbaru-Unilak dan 8B yakni Unilak -Palas Raya. Lalu rute 9 yakni rute Terminal Bandar Raya Payung Sekaki-UIN Suska dan rute 10 yakni rute STC-Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai.
Penetapan Kota Pekanbaru sebagai Kota Percontohan Transportasi oleh Departemen Perhubungan melalui SK 111 tahun 2007, sehingga Pekanbaru merupakan salah satu dari 6 Kota yang ditunjuk sebagai Kota Percontohan di Indonesia di Bidang penyelenggaraan angkutan perkotaan. Penandatanganan MOU antara Walikota Pekanbaru dengan Dirjen Perhubungan Darat No. 8 tahun 2007 tentang kerjasama perencanaan, pengoperasian Sistem Angkutan Umum Massal berbasis Jalan di Kota Pekanbaru.
Penyusunan Detail Engineering Design penyelenggaraan angkutan umum massal berbasis jalan yang merupakan desain teknis pengoperasian Sistem angkutan umum massal di Kota Pekanbaru. Pembangunan infrastruktur halte dilaksanakan pada tahun 2008 dan 2009 yang terdiri dari Bantuan Pemerintah Pusat sebanyak 19 unit dan bantuan dari Pihak III sebanyak 47 unit termasuk yang bersifat permanent dan portable.
Bantuan bus TMP oleh Pemerintah Pusat pada tahun 2009 sebanyak 20 unit untuk dioperasikan di Kota Pekanbaru. Tanggal 21 Juni 2009 peluncuran pengoperasian SAUM di Kota Pekanbaru dengan biaya operasional dibiayai oleh Pemerintah Kota Pekanbaru sampai dengan saat ini.
Angkutan umum massal Kota Pekanbaru yang diluncurkan pertama kali pada bulan juni tahun 2009 yaitu Trans Metro Pekanbaru. Beroperasi dengan 20 unit bus besar dari bantuan Kementrian Perhubungan RI, Pemerintah Kota Pekanbaru melayani 2 koridor yaitu Koridor 1 (Perumahan Pandau – Pelita Pantai) dan Koridor 2 (Terminal BRPS – Kulim) Tahun 2014 Pemerintah mengembangkan pengoperasian Trans Metro Pekanbaru (TMP) dengan menambah 7 (tujuh) koridor dengan jumlah armada 75 unit bus besar. ***
Baca: Sinergi Pusat dan Daerah, Pj. Sekda Kampar Hadiri Konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis
