65 Persen Usia Produktif di Bengkulu Rentan Terpengaruh Narkoba

Alwira Fanzary
Senin, 7 Januari 2019 16:55:06
Ilustrasi

Kanalsumatera.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu menyampaikan, sebanyak 65 persen penduduk usia produktif dari daerah itu rentan terpengaruh penyalahgunaan narkoba.

"Dari total 413.596 jiwa penduduk di Kota Bengkulu, sekitar 65 persen atau 268.689 jiwa di antaranya rentan terpengaruh narkoba. Ini karena mereka berusia produktif yang memiliki rasa penasaran tinggi," kata Kepala BNN Kota Bengkulu, Alexander Soeki di Bengkulu, seperti yang dilansir kantor berita Antara, Senin (7/1/2019)

Dia menjelaskan, kondisi geografis yang terbuka menyebabkan narkoba mudah masuk dan menyebar di Kota Bengkulu. Daerah ini merupakan kota kedua terbesar kedua di pantai barat Pulau Sumatera, setelah Padang di Sumatera Barat. Karena itu, narkoba menjadi ancaman terburuk bagi masa depan generasi muda.

"Mereka adalah tulang punggung pembangunan daerah dan bangsa yang harus bersih dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba," ujarnya.

Alexander menuturkan, saat ini data peredaran narkoba di Kota Bengkulu masih bertumpu pada data tahun 2017, dengan prevelensi 2,11 persen dengan jumlah penduduk mencapai 413.596 jiwa maka tingkat penyalahgunaan sekitar 5.670 jiwa.

"Data prevelensi 2,11 persen dan data rentan 65 persen, ini tentu sangat mengkhawatirkan," ucapnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, sepanjang 2018, BNN Kota Bengkulu telah melaksanakan 20 kegiatan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan 516 orang. Kegiatan itu merupakan upaya mobilisasi seluruh sumber daya agar tercipta lingkungan yang bersih dan bebas narkoba.

"Dengan kerjasama yang baik antara masyarakat, pemerintah, swasta, dan aparat penegak hukum diharapkan dapat menekan angka penyalahgunaan dan peredaran narkoba di kalangan generasi muda," tutupnya. Ant/Kso



Lainnya
Hendry Munief Dorong Pemda Maksimalkan Potensi UMKM, Ekraf, dan Pariwisata Lokal Tingkatkan PAD
Hendry Munief Dorong Pemda Maksimalkan Potensi UMKM, Ekraf, dan Pariwisata Lokal Tingkatkan PAD
Flu Burung Ancam Mukomuko, Ratusan Ayam Mati Mendadak
Amanat Perdana Wagub Riau: Waktu Shalat Tiba, Hentikan
Pemerintah Janji Bantu Rp 50 Juta Korban Tsunami di Lam
Hukum
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK Diminta Usut Tuntas
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK Diminta Usut Tuntas
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202