LAM Riau Minta Kantor Pusat PT. PHR Ada di Riau

Mawardi Tombang
Kamis, 20 Juli 2023 20:51:18
Menurut Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau (MKA LAMR) Datuk Seri Raja Marjohan Yusuf.

KANALSUMATERA.com -Polemik PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyewa kantor mewah di Jakarta dengan anggaran cukup fantastis, Rp 382 milyar setahun, mendapat perhatian serius dari Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu (MKA LAM) Riau.

Menurut Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau (MKA LAMR) Datuk Seri Raja Marjohan Yusuf, saat di konfirmasi AmiraRiau.com Kamis (20/7/2023), pihaknya sangat setuju dengan pernyataan Komisaris Utama PT. Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang ‘menyentil’ anak perusahaan Pertamina PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyewa kantor mewah di Jakarta padahal wilayah kerjanya berada di wilayah Sumatera, khususnya diwilayah Provinsi Riau.

Marjohan menegaskan atas kondisi inilah, pihak LAM Riau mendesak agar PT. PHR berkantor pusat di Riau, selain untuk mempercepat dan memudahkan komunikasi dengan wilayah kerja, juga menjadi harapan besar masyarakat Riau yang sudah lama terpendam.

Permintaan ini, menurut Datuk Seri Raja Marjohan Yusuf, dinilai cukup wajar karena juga dilakukan oleh perusahaan BUMN lainnya yang berkantor pusat berada di wilayah kerja, bukan di Jakarta.

Baca: DPRD Kampar Gelar Paripurna, Lantik Idris Resmi Jadi Anggota PAW DPRD Kampar Gantikan Irwan Saputra

“PHR itu wilayah kerjanya 90 persen di Provinsi Riau, jadi untuk memudahkan komunikasi seharusnya kantor pusat PHR itu di wilayah Riau, ini sudah lama menjadi harapan masyarakat Riau,” ujar Marjohan

Marjohan meminta adanya penjelasan yang tepat dari PT. PHR apa dasar menetapkan kantor pusat di Jakarta sehingga hal ini tidak berlarut-larut dan tidak simpang siur.

“Kita minta juga penjelasan dari pihak PHR apa alasan mereka berkantor pusat di Jakarta sehingga hal ini tidak simpang siur,” tegas Ketua Umum MKA LAM Riau.

Sebelumnya hal ini juga disampaikan Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) Dr.drh.H.Chaidir,MM, sangat menyetujui pernyataan Komisaris utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyentil Pertamina Hulu Rokan (PHR) berkantor mewah di Jakarta dengan harga sewa mencapai Rp 382 milyar.

Baca: Menteri Agama RI Dijadwalkan Buka Syariah Impact Forum 2026 di Pekanbaru

Menurut Chaidir sejak isu alih kelola Blok Rokan dari PT. Chevron ke Pertamina yang menyerahkan operator kepada PT. Pertamina Hulu Rokan – PHR anak perusahaan Pertamina Hulu Energi, masyarakat Riau sudah menyuarakan dalam berbagai forum agar perusahaan pengelola Blok Rokan berkantor pusat di Riau.

Kita tahu PT. PHR itu wilayah kerjanya se-Sumatera, tapi dari data, 90% volume pekerjaannya berada di Blok Rokan, Provinsi Riau dengan ladang minyak terbesar di Indonesia dan produksinya mencapai sekitar 26% dari produksi minyak nasional.

Amat sangat wajar bila PT PHR berkantor pusat di Riau. Tapi kenyataannya suara masyarakat Riau dianggap angin lalu oleh Pertamina. Bahkan sekarang terungkap, PT. PHR menyewa kantor mewah di Jakarta seharga Rp 382 milyar. Uangnya pastilah disisihkan dari hasil penjualan minyak Blok Rokan.

“Jadi kalau Dana Bagi Hasil atau DBH yang menjadi bagian daerah penghasil jumlahnya sedikit, pastilah karena dipotong pajak, ini-itu, termasuk sewa kantor, betul-betul tak habis pikir, dimana akal budi mereka?” ungkap Chaidir.*

Terkait
Wakil Bupati Kampar Hadiri Serah Terima Bantuan Sapi Kurban Presiden Secara Virtual
Wakil Bupati Kampar Hadiri Serah Terima Bantuan Sapi Kurban Presiden Secara Virtual
Bupati Kampar Hadiri Rakor Pengendalian Karhutla Nasion
Bupati Kampar Melayat ke Rumah Duka Tokoh Masyarakat De
BPJS Kesehatan Koordinasi dengan Pemkab Kampar Terkait
Lainnya
Bupati Kampar Dampingi Kapolri Tinjau PT Furuta Presisi, Perkuat Swasembada Pangan Nasional
Bupati Kampar Dampingi Kapolri Tinjau PT Furuta Presisi, Perkuat Swasembada Pangan Nasional
Bupati Kasmarni Pimpin Upacara detik detik Proklamasi H
PT. Bukit Batu Hutani Alam Gelar Edukasi Karhutla di SM
40 THL DLHK Pekanbaru Diberi Penyuluhan, Pasca Insiden
Pendidikan
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah A
Plt Gubri SF Hariyanto Lepas Dua Capaska Riau, Siap Emb
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Nasional
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 p
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham