Kepungan Asap Belum Reda, 11 Ribu Masker Gratis Dibagikan untuk Lindungi Warga Pekanbaru

Mawardi Tombang Amar
Kamis, 10 September 2026 13:26:21

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat upaya perlindungan masyarakat di tengah kondisi udara yang belum sehat akibat kabut asap. Pembagian dilakukan di tengah tingginya mobilitas warga sebagai langkah perlindungan dari paparan asap dan debu yang berpotensi mengganggu kesehatan.

Hingga Rabu (9/9/2026), sebanyak 11.000 masker gratis telah dibagikan kepada warga sejak kabut asap melanda Kota Pekanbaru. Sebanyak 5.000 masker kembali dibagikan pada Rabu kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di kawasan Simpang Tobek Godang.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin. Ia didampingi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Pekanbaru Zarman Candra, Sekretaris Dinas Kesehatan Pekanbaru Dedy Sambudi, jajaran Dinkes, serta petugas Puskesmas Senapelan dan Garuda.

Pembagian masker juga melibatkan anggota BPBD Kota Pekanbaru, DPKP Pekanbaru, serta mahasiswa dari Universitas Prima, Universitas Hangtuah, Institut Al Insyirah dan sejumlah perguruan tinggi lainnya.

Satu per satu pengendara yang berhenti di lampu merah menerima masker secara cuma-cuma. Selain pembagian masker, petugas turut memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap dampak kabut asap terhadap kesehatan.

Baca: Bupati Kampar Ajukan Proposal Museum Muara Takus, Fadli Zon Siap Dukung Pelestarian Candi

Sekdako Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara berbagai unsur di lingkungan Pemko Pekanbaru dan perguruan tinggi.

“Alhamdulillah kita kolaborasi bersama instansi Pemko Pekanbaru dan kampus, kita kolaborasi bersama yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan,” ujar Zulhelmi kepada wartawan usai kegiatan.

Menurut Zulhelmi, kawasan Simpang Tobek Godang dipilih karena memiliki mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Ia juga menyebut kondisi kabut asap masih dirasakan masyarakat Pekanbaru akibat adanya asap kiriman.

“Bagi masyarakat yang beraktivitas di luar kita berikan masker, masyarakat bisa menjaga kesehatan, agar tidak terkena gangguan kesehatan seperti ISPA,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Dedy Sambudi mengungkapkan total masker yang telah dibagikan selama kondisi kabut asap mencapai 11.000 masker.

Baca: Perbup Pengelolaan Parkir Kampar Dimatangkan, Pemkab Fokus Perkuat Aturan

"Beberapa hari yang lalu kita membagi di depan Kantor Gubernur, depan Polda Lama sebanyak 2.000, dan disusul juga ada 4.000. Hari ini kita bagikan 5.000 lagi. Kita akan terus secara masif membagi masker kepada masyarakat sampai kondisi udara kita membaik dan sampai masyarakat bisa beraktivitas dengan baik," kata Dedy.

Dedy mengatakan pembagian masker tidak hanya menjadi bentuk perlindungan bagi masyarakat, tetapi juga bagian dari edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan saat kualitas udara memburuk.

Menurutnya, dampak kabut asap mulai dirasakan oleh berbagai kelompok usia. Jumlah warga Pekanbaru yang terdampak gangguan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kondisi udara saat ini hampir mencapai 2.200 kasus.

Kelompok yang terdampak tidak hanya orang dewasa, tetapi juga kelompok rentan, mulai dari balita, anak-anak hingga lanjut usia.

“Yang terdampak ISPA ada balita, anak-anak hingga lansia,” ujarnya.

Baca: Arief Dwi Kurniawan Jadi Plt Kadis PUPR Kampar, Ini Pesan Misharti

Karena itu, masyarakat diminta tidak menganggap remeh kondisi udara yang memburuk. Penggunaan masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan serta menjaga kondisi tubuh menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan.

Dinas Kesehatan Pekanbaru memastikan pembagian masker akan terus dilakukan selama kualitas udara masih berada dalam kategori tidak sehat.

Selain pembagian masker di ruang publik, Dinkes juga telah menyiapkan masker dan obat-obatan di 21 puskesmas yang tersebar di wilayah Kota Pekanbaru. Langkah ini dilakukan agar masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap dapat memperoleh pelayanan dengan cepat.

Pemko Pekanbaru juga terus mendorong kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi dampak kabut asap. Masyarakat diingatkan untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan hingga kondisi udara kembali membaik.



Terkait
Karhutla Kembali Membara di Dayun Siak, 50 Personel Dikerahkan
Karhutla Kembali Membara di Dayun Siak, 50 Personel Dikerahkan
Nakes Turun ke Jalan, 4.000 Masker Gratis Dibagikan di
Dinkes Pekanbaru Catat 706 Warga Terpapar ISPA Selama K
Wabup Misharti Jadi Narasumber Kuliah Umum UIN Suska Ri
Lainnya
Dorong UMK Masuk Ekosistem Digital, Wabup Kampar Buka Pelatihan Pemasaran Digital
Dorong UMK Masuk Ekosistem Digital, Wabup Kampar Buka Pelatihan Pemasaran Digital
Hendry Munief Dorong Revitalisasi Kampus UNRI di Dumai
Pemprov Riau Raih Penghargaan Kategori Informatif Dari
Pemkab Kampar Diminta Segera Selesaikan Pembebasan Laha
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Jokowi Pilih Pengadilan untuk Uji Polemik Ijazah, PSI T
PC PMII Pekanbaru Kecam Dugaan Aktivitas Tak Pantas di
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket