Kepala BNPB Tinjau Gua Tsunami Purba di Lhong Aceh Besar, Ini Fakta dan Sejumlah Sejarahnya

Mawardi Tombang
Rabu, 7 Agustus 2019 12:35:29
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - kanalsumatra - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Letjen Doni Monardo berkunjung ke Guha Ek Luntie, sebuah gua tsunami purba di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Lhong, Aceh Besar, Rabu (7/8/2019) pagi.

Didampingi sejumlah staf dari BNPB Pusat dan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), HT Ahmad Dedek, dan para peneliti Unsyiah, Doni melihat langsung keberadaan gua yang menyimpan sejarah telah terjadinya tsunami di Aceh sekitar 7.400 tahun lalu tersebut.

Pantauan Serambinews.com, Doni Monardo tiba di lokasi gua sekira pukul 08.00 WIB.
Rombongan kemudian langsung masuk menyusuri beberapa sisi gua.

Letjen Doni bahkan sempat melihat dan mendengar penjelasan Nazli Ismail, Peneliti Geofisikia Kebumian Unsyiah, tentang adanya sungai purba yang berada di bawah hamparan Guha Ek Lunthie tersebut.

Nazli menjelaskan secara detail kepada Doni tentang adanya sendimen lumpur yang membuktikan bahwa tsunami di Aceh telah terjadi ribuan tahun lalu.

Seperti diketahui, sesuai penelitian yang dilakukan pada 2010, endapan pasir dan kotoran kelelawar di dalam gua ini telah berhasil mengungkap bahwa Aceh telah menjadi langganan tsunami sejak 7.400 tahun lalu dan terus berulang hingga bencana dahsyat 2004 silam.

"Kita barusan melihat sendiri Gua Ek Lunthie ini, di dalamnya ada sendimen yang berlapis-lapis. Kurang lebih ada empat lapisan (bekas tsunami), dan setiap lapisan itu berbeda-beda, ada yang usianya 7.500 tahun ada yang 5.400 tahun, 3.500 tahun kemudian 2.800 tahun, dan yang terakhir bekas tsunami 2004," kata Doni Monardo.

Dari sendimen yang terkumpul dalam gua ini katanya, menunjukkan pada periode yang lalu, telah datang sejumlah lapisan yang terdiri dari air dan lumpur dan pasir.

Lainnya
Perkuat Sinergi, Bupati Kampar Ikuti Rakor Inflasi dan Sosialisasi Jaminan Produk Halal
Perkuat Sinergi, Bupati Kampar Ikuti Rakor Inflasi dan Sosialisasi Jaminan Produk Halal
Meski Bulan Puasa Bujang Kampung di Tualang Timur Tetap
Spesial, Pemko Pekanbaru Bakal Gelar Asessment Kepala D
Razia Pekat di Sidempuan: Belasan Siswa SMK Tertangkap
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Nasional
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 p
Olahraga
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Wabup Misharti Resmi Buka Camat Cup I Kampar Kiri, Diik
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kip
Daerah
29 Pembuang Sampah Sembarangan Ditindak, DLHK Pekanbaru Kantongi Denda Rp11,9 Juta
29 Pembuang Sampah Sembarangan Ditindak, DLHK Pekanbaru Kantongi Denda Rp11,9 Juta
Bantuan Beras Diperluas untuk 3.034 KPM, Bupati Ahmad Y
Diduga Ada Pungli di MAN 1 Pekanbaru, AMPHR Desak Kemen