Razia Pekat di Sidempuan: Belasan Siswa SMK Tertangkap Minum Tuak

Alwira Fanzary
Rabu, 16 Januari 2019 17:08:49
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Belasan siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut) dijaring polisi saat razia pekat masyarakat di salah satu pakter tuak (kedai miras) di Jalan Merdeka, Kelurahan Sadabuan, Kota Padangsidimpuan.

Ketika dijaring, para siswa tersebut sedang asyik minum tuak menggunakan seragam sekolah. Bahkan, mereka diduga bolos sekolah demi bisa menenggak minuman keras tradisional itu.

Seperti yang diberitakan SindoNews.com, belasan siswa tersebut tidak bisa berkutik ketika personel kepolisian dari Polsek Hitaimbaru mendatangi tempat mereka minum tuak. Mereka tidak bisa berkilah ketika para petugas menanyakan asal sekolah.

"Jumlah siswa yang kita amankan di warung tuak itu sebanyak 11 orang," ujar Kapolsek Hutaimbaru AKP M Yusuf kepada wartawan, Rabu (16/1/2019).

Setelah dilakukan pendataan, pihak kepolisian langsung mengantar mereka ke sekolah. "Mereka langsung diserahkan ke pihak sekolah. Selanjutnya wewenang sekolah yang akan membuat kebijakan," tuturnya.

Dia menjelaskan, tindakan para siswa itu tidak bisa ditolerir, karena mereka bolos belajar dan minum tuak. Dia menyarankan kepada pihak sekolah agar maksimal mengawasi para siswa, terutama yang mengarah ke tindakan yang memabukkan.


"Saya hanya bisa menyarankan supaya pihak sekolah lebih meningkatkan pengawasan," ujarnya.

Ditanya tentang sikap kepolisian terhadap pemilik warung, laki-laki yang kerap dipanggil Ucup itu mengaku sudah melakukan pendataan.

"Kami tidak berhak untuk memberikan sanksi, karena bukan wewenang kepolisian," imbuhnya. Sdo/Kso



Lainnya
Pemkab Kampar Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Panen Jagung Pipil Bersama Masyarakat
Pemkab Kampar Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Panen Jagung Pipil Bersama Masyarakat
Program Santunan Kematian Pemko Pekanbaru Sudah Berjala
PT. Pertamina Terminal Sei Siak Gandeng Human Initiativ
Peduli Kabut Asap, FMPK dan Anggota DPRD Pasaman Bagika
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Hukum
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I