Harga Sawit dan Karet Turun Terus, Komisi V DPRD Riau Minta Pemerintah Pusat Beri Kejelasan

Islami
Senin, 3 Desember 2018 19:55:05
Iluatrasi Kelapa Sawit

KANALSUMATERA.com - Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau, Husaimi Hamidi menyoroti terus menurunnya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit dan karet beberapa bulan belakangan.

Legislator asal Rokan Hilir (Rohil) ini menilai, harga sawit yang terus menerus turun sangat menyiksa para petani sawit di Riau.

Berdasarkan laporan masyarakat, saat ini harga sawit sudah menyentuh angka Rp650 per kg. Sedangkan karet di kisaran Rp6.000, bahkan ada yang Rp3.000.

"Sawit itu normalnya seribu, itu sudah pas-pasan untuk ongkos, pupuk dan upah panen. Sedangkan karet itu normalnya Rp10.000. Masyarakat sekarang sangat kesusahan, sudah kembang kempis mereka. Kalau sempat harga ini terus menurun, bisa berakibat fatal," ujarnya seperti dilansir dari goriau.com, Senin (3/12/2018).

Baca: Samsat Bangkinang Siapkan Layanan Optimal untuk Pemutihan Pajak Kendaraan Agustus 2026

Politisi PPP ini juga mengaku kerap didatangi masyarakat yang mengeluh dan mengadu dengan turunnya harga sawit dalam jangka waktu dua hingga tiga bulan ini.

"Yang membuat saya merinding dan kasihan, mereka minta uang karena sudah tidak ada beras di rumahnya," jelasnya.

Husaimi juga mengaku heran mengapa harga ekspor sawit dan karet tidak mengalami kenaikan seiring naiknya harga dolar Amerika Serikat beberapa waktu belakangan.

"Coba lihat saat krisis moneter dulu, dolar melejit, harga sawit dan karet juga tinggi. Saat ini kan tidak berbanding lurus, dolar Rp14.000 sekian tapi harga komoditi ekspor ini terus turun. Tentu ini dipertanyakan, apakah pemerintah tidak bisa hadir disini," terangnya.

Baca: Pansus DPRD Riau Rampungkan Laporan, Siapkan 16 Rekomendasi Dongkrak PAD untuk Pemprov

Ditambahkannya, pemerintah harus memberi kejelasan dan solusi, sebab hasil perkebunan seperti sawit dan karet menjadi sumbert pendapatan terbesar mayoritas masyarakat Riau.

"Menteri harus turun ke Riau, biar tahu kondisi masyarakat sekarang, jangan sangkut pautkan tahun politik dengan turunnya harga ini," paparnya lagi.

Apabila pemerintah pusat tidak segera mengambil tindakan, dosen Ekonomi di Universitas Islam Riau (UIR) ini khawatir, kriminalitas di Riau akan meningkat karena itu merupakan dampak sosial dari kemiskinan.

"Apakah sawit dan karet ini tidak di ekspor lagi? Tapi kalau tidak di ekspor tentu semua akan diolah di dalam negeri, dan itu akan berakibat turunnya harga sabun dan lainnya," tuturnya.

Baca: Wabup Misharti Lantik 76 Pengurus PGRI Empat Kecamatan, Perkuat Sinergi dan Mutu Pendidikan Kampar

Soal isu pelarangan penggunaan minyak sawit mentah di Eropa, Husaimi mengatakan, bahwa saat ini negara-negara di Eropa masih menerimanya. Bahkan, salah satu negara di Eropa Tengah dan Tenggara, Rumania pun bersedia.

"Saya kira hal itu tidak terlalu berpengaruh. Buktinya saat ini masih diproduksi, CPO dari kita," tandasnya. iin



Terkait
Doa Mengiringi Langkah Kafilah Kampar Menuju Negeri Pacu Jalur
Doa Mengiringi Langkah Kafilah Kampar Menuju Negeri Pacu Jalur
Pemko Dumai Distribusikan 64 Hewan Kurban Idul Adha Sec
BBM Subsidi Langka,  Yasser Hamidi Desak Pertamina Ger
Kejar Potensi Wisatawan dan Industri ASEAN, Hendry Muni
Lainnya
Camat dan Lurah Pantau PPKM Mikro RW 04 Tangkerang Timur, Dihadiri Pihak Terkait
Camat dan Lurah Pantau PPKM Mikro RW 04 Tangkerang Timur, Dihadiri Pihak Terkait
Walikota Pastikan Permasalahan Sampah di Kota Pekanbaru
Wako Batam Batasi Jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA)
Wagub Ijeck Bakal Buat Perda Subuh Berjamaah
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hukum
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut P
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Politik
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
Polemik Ijazah Gibran Memanas, PAN, Gerindra, PKB hingg
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pili
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I