Gercep.. Polda Riau akan Perbaiki 26 Jembatan se-Riau: Swadaya Polisi dan Masyarakat

Mawardi Tombang Amar
Selasa, 27 Januari 2026 21:58:50
Salah satu jembatan yang harus di perbaiki di Riau

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Jajaran Polri akan membangun 26 jembatan di desa-desa terpencil di Provinsi Riau. 17 diantaranya merupakan jembatan baru dan 9 di antaranya jembatan yang akan direnovasi.

Hal itu diekspos oleh Wakapolda Riau Brigjen Hengky pada launching yang digelar Selasa (27/1) di ruang media center Polda Riau. Polda Riau mengusung tema “Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan Melalui Jembatan Merah Putih Presisi”.

Hadir pada kegiatan rilis tersebut Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, Dir Polairud Polda Riau Kombes Pol Apri Fajar Hemanto, serta Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.

“Program pembangunan jembatan ini bertujuan membuka akses vital masyarakat, terutama untuk pendidikan, ekonomi, dan keselamatan warga,” kata Brigjen Hengky kepada wartawan saat ekspos tersebut.

Hengky menjelaskan program pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI dan sesuai perintah Kapolri untuk diimplementasikan oleh jajaran Polri di seluruh Indonesia.

Baca: Komitmen Kesehatan Teruji, Bupati Bistamam Raih UHC Award 2026 di Jakarta

“Fungsi jembatan di bukan hanya sebagai penghubung wilayah. Karena jika sampai terputus, maka akan menyebabkan hidup masyarakat juga terganggu, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga aktivitas ibadah,” katanya.

Menurutnya, total 26 jembatan yang akan dibangun dan akan direnovasi tersebut didapat melalui hasil kerja tim khusus yang dibentuk melakukan kegiatan verifikasi dan asesmen.

Selain itu, lanjut Hengky, pelaksanaan rencana pembangunan jembatan tersebut dipastikan berbasis kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

“Total panjang jembatan yang akan dibangun baru dan direnovasi mencapai sekitar 700 meter,” ujar Hengky.

Hengky mencontohkan, kondisi yang dialami warga di Dusun Sumut, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, dimana akses ke sekolah dasar harus melewati sungai yang kerap dilintasi buaya. Kondisi serupa juga ditemukan di sejumlah wilayah lain, yang membahayakan keselamatan anak-anak sekolah.

Baca: Intersection Siak Tol Lingkar Pekanbaru akan Dibangun, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Hengky juga menyatakan, bahwa pelaksanaan rencana pembangunan jembatan tersebut dipastikan berbasis kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

“Kami membangun bersama masyarakat, mulai dari perencanaan hingga perawatan ke depan,” jelasnya.

Selain jembatan, sejalan dengan program tersebut pihaknya juga akan melakukan renovasi bangunan SD Negeri 020 di wilayah Indragiri Hilir yang kondisinya memprihatinkan dan hanya memiliki satu akses pendidikan bagi warga sekitar.

Untuk diketahui pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini melibatkan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan media. Seluruh proses ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu bulan dan segera dapat diresmikan.

“Ini adalah operasi kemanusiaan. Negara hadir untuk memastikan masyarakat dapat hidup, belajar, dan beraktivitas dengan aman,” pungkas Hengki.

Baca: Bupati Kasmarni Dorong Desa Antikorupsi, Pangkalan Jambi Terbaik se-Riau

Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa menambahkan, seluruh jembatan tersebut tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Kabupaten Indragiri Hulu menjadi wilayah dengan jumlah jembatan terbanyak, yakni empat jembatan, terdiri dari dua jembatan baru dan dua renovasi.

“Di Kampar ada dua jembatan, Rokan Hulu dua, Rokan Hilir tiga, Indragiri Hilir dua, Siak dua, Pelalawan dua, Dumai satu, Kuantan Singingi dua, Kepulauan Meranti tiga, Polresta Pekanbaru satu, dan Bengkalis dua. Totalnya 26 jembatan,” jelas Kombes I Ketut.

Sementara itu, Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto menyebut salah satu jembatan paling mendesak berada di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, dengan panjang mencapai 608 meter. Selama ini, anak-anak sekolah harus menggunakan perahu kecil yang berisiko tinggi terhadap keselamatan.

“Jembatan ini menjadi urat nadi masyarakat dan akses utama anak-anak sekolah. Karena volumenya besar, kami melibatkan personel Polri dan masyarakat setempat secara gotong royong,” ungkap Ino. rls

Terkait
Kedai Remang-remang Jadi Target, 92 Botol Miras Disikat Tim Yustisi Kampar
Kedai Remang-remang Jadi Target, 92 Botol Miras Disikat Tim Yustisi Kampar
Lambannya Pembebasan Lahan, Pembangunan Flyover Simpang
Gelar Tes Urin Seluruh Jajaran Pengaman, Lapas Bagansia
Dusun Bedeng, Ketua IKADI Siak Lakukan Kunjungan Penghu
Lainnya
Ida Yulita Realisasikan Pemindahan Kantor SPR Langgak dari Jakarta ke Pekanbaru
Ida Yulita Realisasikan Pemindahan Kantor SPR Langgak dari Jakarta ke Pekanbaru
Bapenda Pekanbaru Optimalkan Potensi Pajak Daerah
Layani Warga dengan Maksimal, Pemko Pekanbaru Hadirkan
Sekda Kampar: Dana Desa Harus Dukung Sektor Kesehatan M
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Daerah
Bupati Kampar Rakor dengan Kemenag dan Kemenhaj Kampar Bahas Sinkronisasi Kegiatan Keagamaan
Bupati Kampar Rakor dengan Kemenag dan Kemenhaj Kampar Bahas Sinkronisasi Kegiatan Keagamaan
Pekanbaru Makin Menyala..!: 2.000 Lampu Jalan Diremaja
Berkat Perjuangan Adam Syafaat, Tiga Dusun Terpencil di
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Ekonomi
Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Riau Melonjak Tembus Rp 3.544 per Kilogram
Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Riau Melonjak Tembus Rp 3.544 per Kilogram
Belajar dari Sidomuncul, Hendry Munief Berharap Kemenpe
PHR Raih Asian Management Excellence Awards 2026 dari A
Olahraga
Tampil Dominan, PSPS Tekuk Persekat Tegal Dua Gol Tanpa Balas
Tampil Dominan, PSPS Tekuk Persekat Tegal Dua Gol Tanpa Balas
TVRI Resmi Siarkan Piala Dunia 2026, Bakal Gratis Nobar
Samsuri Daris Beri Semangat SSB Bina Mandiri Ikuti Tanj
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I