Cerita Gian anak perantau asal Pesisir Selatan, tak percaya ibu dan adiknya tewas dibakar di Wamena

Mawardi Tombang
Rabu, 2 Oktober 2019 09:13:17
Gian (kiri) bersama ayahnya Erizal (kanan) yang berhasil selamat dari kerusuhan di Wamena dengan berpura-pura mati.

Padang,KANALSUMATERA.com - Gian (13) salah seorang anak perantau Minang di Wamena asal Sungai Rampan, Koto Nan Tigo IV Koto Hilie, Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, awalnya tidak percaya mendengar kabar kalau adik dan ibunya tewas dibakar dalam kerusuhan di Wamena.

"Awalnya saya sempat tidak percaya, apalagi mendengar kabar kalau ibu dan adik saya telah tiada karena dibakar," katanya di Padang, Rabu.

Akan tetapi ia terpaksa bersabar menerima kenyataan pahit itu, dan bersyukur karena jenazah ibu dan adiknya masih bisa dibawa pulang sehingga dapat melihat mereka untuk yang terakhir kalinya.

"Alhamdulillah ya Allah engkau masih menyelamatkan ayahku, masih bisa pulang untuk bertemu denganku," ujarnya sambil terus meneteskan air mata menceritakan peristiwa saat mendengar kabar duka itu dari Kota Padang Panjang.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

James Lugian Rizal (13) atau sering disapa Gian merupakan anak pertama salah seorang korban perantau Minang Erizal (42) yang berhasil menyelamatkan diri dari kerusuhan di Wamena dengan berpura-pura mati.

Gian merupakan anak pertama dari dua bersaudara, namun sekarang ia harus tinggal sendiri dan harus mengikhlaskan kepergian adiknya yang baru berumur delapan tahun akibat kerusuhan di Wamena.

Saat kejadian Gian memang tidak sedang berada bersama ayah, ibu dan adiknya di Wamena, karena Gian sedang bersekolah di SMP Serambi Mekah di Padang Panjang.

Ia mendapat kabar duka yang menimpa keluarganya itu dari tantenyayang tinggal di Kabupaten Pesisir Selatan

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

Gian bersekolah di SMP Serambi Mekah karena sejak kecil bercita-cita ingin menjadi seorang ustaz.

Ia berharap musibah yang menimpa keluarganya tidak menjadi penghalang untuk melanjutkan sekolah dan mewujudkan impiannya yang mulia.

Menanggapi hal itu, Kepala ACT Sumbar Zeng Wellf mengatakan sudah ada salah seorang dermawan ACT yang bersedia membantu Gian untuk memberikan beasiswa melanjutkan sekolahnya.

"Untuk saat ini sampai tamat SMP dulu, nanti jikaada niat mau melanjutkan sekolah, insya Allah ada jalan dan pasti akan Allah mudahkan," sambung dia. (*)



Terkait
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
Lainnya
Sekda Rohil Buka Bimtek Implementasi Pengawasan dan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko
Sekda Rohil Buka Bimtek Implementasi Pengawasan dan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko
Pekanbaru Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah Rapat Koordinasi
Vaksinasi Harus Terus Digesa, Presma UIR: Kapan Perlu K
Plt Gubernur Kepri Isdianto Tagih Janji Jokowi soal Jem
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I