Kalapas Meulaboh Bantah Ada Pabrik Narkoba di Lapas

Alwira Fanzary
Minggu, 20 Januari 2019 13:40:16
Saat razia (Ant).

KANALSUMATERA.com - Pihak Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, memastikan tidak ada pabrik narkoba jenis apa pun setelah dilakukan penggeledahan secara menyeluruh kamar tahanan.

Seperti yang diberitakan AntaraAceh, Kalapas II B Meulaboh Jumadi, di Meulaboh, Sabtu (19/1) mengatakan dalam penggeledahan itu justru ditemukan alat komunikasi berupa handphone (Hp) yang selama ini digunakan secara diam-diam oleh warga binaan.

"Tidak ada narkoba, apakah sabu-sabu atau pun narkoba jenis lainnya tidak ada, apalagi kalau diisukan ada pabrik di dalam Lapas. Dari hasil pengeledahan tadi malam (Jumat), itu tidak ada sama sekali narkoba," katanya saat dijumpai wartawan.

Petugs LP Meulaboh melakukan penggeledahan secara menyeluruh setelah menerima perintah Kantor Wilayah Kemenkum HAM Aceh terkait masukan Badan Narkotika Nasional (BNN) kepada Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM.

Pihak BNN mengindikasikan bahwa di Lapas dan Rutan di Aceh bukan hanya terdapat pemakai narkoba di dalam tahanan, akan tetapi ada pabrik yang memproduksi narkoba di dalamnya sehingga perlu segera ditindaklanjuti.

Meski demikian Jumadi mengakui, sempat menemukan barang bukti berupa bong kecil yang diduga sebagai alat isap sabu-sabu di salah satu kamar tahanan, akan tetapi barang bukti tersebut ditemukan di luar kamar dalam kondisi tidak utuh.

"Memang ada kita temukan bong kecil bekas di luar salah satu kamar, akan tetapi yang narkota tidak ada. Dalam pengeledahan kita dapati Hp 59 unit, gunting, pisau silet, kabel, alat masak, kipas angin. Kita ambil semua," sebutnya.

Penggeledahan dilakukan pada Jumat (18/1) pukul 21.00 WIB melibatkan 60 orang petugas memasuki Blok A, Blok B dan Blok C, kemudian penggeledahan dilanjutkan Sabtu (19/1) pukul 13.30 WIB dan ditemukan kembali tiga unit Hp di kamar tahanan.

Jumadi menyampaikan, Hp yang ditemukan tersebut merupakan alat komunikasi warga binaan dengan keluarga mereka, namun berdasarkan ketentuan pemakaian alat komunikasi dalam Lapas tetap dilarang.

Pihak Lapas Meulaboh sudah menyediakan ruangan khusus dan menyediakan Hp bekas untuk alat komunikasi warga binaan dengan keluarganya, akan tetapi tidak efektif dan tidak digunakan karena waktu yang terbatas serta banyak alasan lainnya.

"Sudah kita sediakan ruang khusus dan Hp bekas, tapi tidak mereka gunakan," katanya. Ant/Kso



Lainnya
Menteri Agama RI Dijadwalkan Buka Syariah Impact Forum 2026 di Pekanbaru
Menteri Agama RI Dijadwalkan Buka Syariah Impact Forum 2026 di Pekanbaru
Diskominfotiksan Dukung Recovery Hosting Aplikasi di MP
Kejari Kampar Dukung Program Camat Tambang Jonguok Desa
Saat Menggembala Sapi Seorang Warga Indralaya Ogan Ilir
Pendidikan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Keluarga Korban Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di SDN 04
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Ji
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I