BPBD pasang spanduk larang berenang di Pantai Tiku

Mawardi Tombang
Selasa, 8 Oktober 2019 14:28:30
Satgas BPBD Kabupaten Agam memasang spanduk imbauan agar tidak berenang di Pantai Tiku

Lubukbasung,KANALSUMATERA.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat memasang spanduk imbauan agar warga dan pengunjung tidak berenang di objek wisata Pantai Tiku untuk mencegah tersengat ubur-ubur.

Kepala BPBD Agam, Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Selasa, mengatakan spanduk imbauan dengan panjang empat meter dan tinggi 80 centimeter itu dipasang di Objek Wisata Pasia Tiku dan Objek Wisata Bandar Mutiara,

"Spanduk imbauan yang dipasang berbunyi agar masyarakat dan pengunjung pantai untuk tidak berenang di pantai sementara waktu, karena di perairan dan Pantai Tiku ditemukan ubur-ubur api berwarna biru memiliki racun yang mematikan, mestipu sudah mati dan terdampar di pingir pantai," katanya didampingi Kepala Seksi Pencegahan Carli Agus Windra.

Sebelumnya, ada 10 korban tersengat ubur-ubur saat mandi di pantai itu pada Minggu (7/10).

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Dari 10 korban tersebut, tiga orang sempat dirawat di Puskemas Tanjungmutiara karena bagian tubuh yang tersengat mengalami sakit.

Sisanya hanya mengalami gatal-gatal dan tidak dirawat di Puskesmas.

"Jumlah warga dan pengunjung yang tersengat ubur-ubur itu cukup banyak, namun yang terdata hanya 10 orang," katanya.

Pada Senin (7/10), tambahnya, BPBD Agam beserta Satpol PP Damkar, Pemerintah Kecamatan Tanjungmutiara dan pemerintah nagari memantau dan mengevakuasi ubur-ubur yang berada ditepi pantai.

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

"Ubur-ubur itu dikubur di tepi pantai agar tidak tersentuh warga dan pengunjung," katanya.

Ia menambahkan, fenomena itu juga terjadi di Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Pariaman dan lainnya.

"Ini berdasarkan koordinasi kita dengan BPBD setempat," katanya.



Terkait
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
Lainnya
Penyegaran Organisasi, Dinkes Kampar Gelar Sertijab Kabid Yankes dan Kabid SDK
Penyegaran Organisasi, Dinkes Kampar Gelar Sertijab Kabid Yankes dan Kabid SDK
Terkait Honorer dan Pejabat Non Job, Tokoh Meranti Samp
Banyak Anak Menderita Penyakit Jantung, Fahmil Curiga P
Eceng Gondok dan Sampah Rusak Keindahan Kampung Al Muna
Nasional
Operasi Patuh 2026 Resmi Dimulai, Ini 11 Pelanggaran yang Diincar Polisi hingga 8 November
Operasi Patuh 2026 Resmi Dimulai, Ini 11 Pelanggaran yang Diincar Polisi hingga 8 November
Prabowo Bahas P3MD dan Pembangunan Kampus URI, 384 Pese
Punya Rekam Jejak Bela Israel, Syahrul Aidi Dukung MUI
Politik
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Kriminal
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan