Warga Padang Keluhkan Rencana Kenaikan Iuran BPJS

Mawardi Tombang
Rabu, 4 September 2019 09:56:01
Warga pegang kartu bpjs

PADANG -- Rencana kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) untuk semua kelas di seluruh Indonesia, membuat masyarakat kecil menjerit.

Rinciannya, untuk kelas I naik dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu, kelas II dari Rp51 ribu menjadi Rp110 ribu dan kelas III menjadi Rp42 ribu dari Rp30 ribu.

Hal itu juga yang membuat warga Lambuang Bukik, Limau Manis, Padang, Hendra (50) menyampaikan keluhannya. Apalagi, anaknya yang mengalami patah tulang tahun lalu karena kecelakaan belum juga sembuh.

"Iuran BJPS yang naik tentu sangat memberatkan bagi kami. Apalagi disini kami hanya buruh angkat yang kadang dapat penghasilan dan kadang juga tidak ada," kata Hendra kepada Minangkabaunews.com saat ditemui di rumahnya, Selasa, (3/9/2019).

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Hendra berharap pemerintah tidak menaikan iuran BPJS. Namun jika hal itu tetap dilakukan, maka Aisyah mengaku pasrah menerima kenyataan

Sebagai pemegang kartu BPJS Mandiri, Hensra termasuk keluarga kurang mampu. Dalam JKN BPJS Kesehatan, iurannya ditanggung pemerintah. Namun, sampai mati, Hendra tidak mendapatkannya.

Hal senada juga disampaikan, Vira, 40, peserta BPJS, saat ditemui di Puskesmas Pemancungan, menilai kenaikan iuran tersebut cukup memberatkan dirinya.

"Kebetulan saya kan peserta kelas II, untuk kenaikan kelas II tinggi sekali ya, hampir dua kali lipat, kalau naiknya jadi Rp110 ribu cukup berat," katanya. (RI)

Terkait
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta J
Lainnya
Hendry Munief Dorong Pendirian Sekolah Vokasi Industri di Riau, Soroti Kesenjangan SDM Lokal
Hendry Munief Dorong Pendirian Sekolah Vokasi Industri di Riau, Soroti Kesenjangan SDM Lokal
Diskes Kota Pekanbaru Pastikan Vaksinasi Tetap Berlanju
Bupati Siak Alfedri Buka Sosialisasi Program PTSL Kedua
Tiga Tahun Tower Sirine Tsunami di Mentawai Rusak
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Bengkalis
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind