Tiga Warga Bintan Selundupkan 120 Paket Sabu dari Malaysia

Mawardi Tombang
Rabu, 4 September 2019 09:12:55
Salah seorang tersangka

Bintan, KANALSUMATERA.com - Dibekuknya 3 warga Kecamatan Teluk Sebong oleh Polres Bintan pada 30 Agustus lalu bikin heboh. Pasalnya pelaku yang merupakan supir bus sekolah itu menyeludupkan narkoba jenis sabu dari Malaysia ke Bintan sebanyak 120 paket dengan berat total 119 Kilogram (Kg).

Tersangka AP, selain supir bus pria ini juga memiliki bisnis pengepul ikan di wilayah Desa Berakit. AP tidak hanya bekerja sendiri dalam memasukkan barang haram itu namun bersama dua rekannya lagi yaitu SA dan AZ.

Ketua RT 006 RW 003 Desa Berakit, Darussalam bercerita tentang aksi tim gabungan dari Polres Bintan menangkap 3 pelaku penyeludup narkoba tersebut.

“Kejadiannya Jumat (30/8/2019) malam, sekitaran jam 24.00 WIB,” kata Darus sapaan pria ini, Selasa (3/9/2019).

Malam itu, dia mendengar ada yang mengetuk jendela depan rumah. Lantas diapun menyibak tirai jendela ternyata sudah ada beberapa anggota polisi dari Polsek Bintan Utara.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

Polisi meminta dia untuk keluar dari rumah karena ada warga yang ditangkap kasus narkoba. Kemudian dia bersama polisi menuju rumah warga yang menjadi salah satu pelaku yaitu AP.

“Pas tiba di sana, ada 3 mobil yang terparkir. Ternyata di dalamnya ada AP dan pelaku lainnya SA dan AZ,” jelasnya.

Tampak rumah AP telah digeledah polisi dari Satresnarkoba dan Satreskrim Polres Bintan. Ketika penggeledahan di kamar AP, polisi temukan sepucuk senjata api (senpi) yang disimpan di bawah baju dalam lemari.

Polisi langsung bertanya tentang kepemilikan senpi itu. Namun istri AP mengaku senpi itu bukan asli tapi mainan anaknya.

“Namun polisi mengatakan itu bukan mainan. Soal asli atau tidak saya tidak tahu. Namun langsung diamankan polisi,” ujarnya.

Baca: Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan

Usai penggeledahan, polisi menjelaskan terkait kejadian ini secara rinci sehingga dia memahaminya. AP sangat dikenalnya, karena selain seorang supir bus sekolah AP juga memiliki usaha pengepul ikan.

Sebenarnya penyelundupan narkoba ke Berakit maupun Bintan merupakan jaringan dari Malaysia. Sebab tiga pelaku yang ketangkap rata-rata itu masih kawan-kawan dari orang yang berada di negeri jiran tersebut.

“Ada jaringan narkobanya, sebenarnya pengendalinya orang sini juga, tapi sudah bertahun-tahun tidak pernah balik ke sini. Sekarang pengendalinya itu berada di Malaysia. Dialah pemasok narkoba ke Berakit, Pengudang, Senggiling,” ucapnya.



Terkait
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingg
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis,
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Dorong Percepatan Perda PDRD, Bapenda Taja FGD Implementasi UU HKPD
Dorong Percepatan Perda PDRD, Bapenda Taja FGD Implementasi UU HKPD
Peserta Khitan di Puskesmas Kampa, Edi Efrizon Berikan
Petani Muda Indra Noval, Dukung Langkah Pemkab Kampar K
BPHTB Penyumbang Terbesar PAD Bapenda Pekanbaru
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan