Tiga Desa di Lingga Panen Perdana Sayuran Hidroponik

Mawardi Tombang
Selasa, 3 September 2019 09:11:51
Kades dan Sekdes Mentuda di Lingga panen perdana sayuran hidroponik

Lingga, KANALSUMATERA.com - Tiga desa di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, berhasil melakukan panen perdana sayuran hidroponik. Panen ini didapat setelah ketiga desa tersebut menggelar pelatihan tingkat dasar dengan melibatkan owner Agam Hidroponik, beberapa waktu lalu.

Ketiga desa itu yakni, Desa Mentuda di Kecamatan Lingga, Desa Tanjung Harapan di Kecamatan Selayar, serta Desa Rantau Panjang di Kecamatan Lingga Utara. Mereka memanfaatkan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) untuk pelatihan yang menjadikan perangkat desa hingga kelompok PKK sebagai peserta.

Sekdes dan Perangkat Desa Rantau Panjang, memperlihatkan hasil panen mereka (Foto:dok.Agam Hidroponik)

Owner Agam Hidroponik, Firman yang sekaligus sebagai mentor bagi ketiga desa tersebut mengatakan, saat pelatihan itu berlangsung, peserta yang hadir begitu antusias. Pasalnya, pelatihan itu merupakan langkah inovasi desa yang memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkebun di daerah pesisir yang awalnya sulit ditemukan sayur segar.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

"Alhamdulillah, belum genap satu bulan sejak pelatihan dilakukan, kini mereka sudah menuai hasil yang mereka tanam. Salut untuk niat penuh semangat mereka yang begitu serius menerapkan segala pengetahuan yang diberikan, sehingga berbuah hasil yang membanggakan," kata dia kepada Batamnews, Senin (2/9/2019).

Kades dan Kelompok PKK Desa Tanjung Harapan sudah menikmati hasil dari tanaman hidroponik (Foto:dok.Agam Hidroponik)

Firman menjelaskan, sebelum panen perdana ini didapat, ia dan tim terus membimbing kelompok di masing-masing desa tersebut dalam perawatan tanaman hidroponik itu agar meraih hasil yang maksimal. Bimbingan tersebut juga sebagai bentuk tanggung jawab nya pasca pelatihan.

"Mudah-mudahan dengan panen perdana ini bisa lebih memicu semangat kelompok PKK untuk lebih mengembangkan ke skala produksi kedepannya. Sehingga bisa menjadi aset sekaligus kegiatan rutin kelompok PKK setempat. Kemudian juga menjadi perhatian dari pemerintah desa untuk menjadikannya sebagai salah satu sumber PADes," ucapnya.

Baca: Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan

Media tanam sederhana untuk mengembangkan tanaman hidroponik (steorofom bekas ikan) (Foto:dok.Agam Hidroponik)

Diketahui, sayuran hidroponik merupakan sayuran yang tumbuh dengan bantuan cairan mengandung mineral yang diperlukan oleh sayuran untuk bisa tumbuh. Berbeda dengan sayuran lainnya yang membutuhkan tanah untuk tumbuh.

Selain air dan mineral, tanaman hidroponik juga membutuhkan lampu, sistem filtrasi untuk air dan udara. Semua kebutuhan ini dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman.

Biasanya sayuran hidroponik ditanam di rumah kaca ataupun di luar ruangan. Karena itulah sayuran lebih mulus dan besar. Harganya lebih mahal dari sayuran biasa namun lebih terjangkau dibanding sayuran organik.



Terkait
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingg
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
Lainnya
Kader Posyandu Kelurahan Palas Latihan Damkar, Berkomitmen Tingkatkan Layanan Posyandu
Kader Posyandu Kelurahan Palas Latihan Damkar, Berkomitmen Tingkatkan Layanan Posyandu
Angin Puting Beliung Rusak 32 Rumah di Karo
Gubernur Sumsel Minta Kuasa Mendikbud untuk Angkat Hono
Di Sumsel Jalan Umum Dicabut Bagi Angkutan Batu Bara, W
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind