Sumsel Kirim 21 Ton Beras Dan Dapur Umum Bantu Korban Tsunami Lampung

Amar
Senin, 31 Desember 2018 15:11:41
Gubernur Sumsel, Herman Deru, saat berkunjung di Posko Korban Tsunami Lampung

Palembang, Kanal Sumatera.com - Respon cepat dilakukan Gubernur Sumsel Herman Deru terhadap musibah bencana tsunami yang melanda Provinsi Lampung dan Banten Sabtu (22/12) lalu. Didampingi Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia, Gubernur Herman Deru melalui Dinas Sosial langsung mengirimkan bantuan dan melepas 30 personel Tagana Provinsi Sumsel di halaman Griya Agung, Jumat (28/12) sore untuk membantu korban tsunami.

Saat memberikan arahan kepada utusan yang diberangkatkan, Gubernur HD berpesan agar personel membantu korban sekuat tenaga tanpa memandang agama, suku, ras dan status sosial korban. Bahkan jika memang bantuan masih diperlukan, jadwal petugas ini bisa diperpanjang lebih dari 10 hari.

" Kalau memang mereka masih butuh 100 hari juga gak apa-apa dan karena kita lumbung pangan kita bantu beras, itu ada 21 ton. Bila perlu kita kirim alat berat kalau memang diperlukan," jelasnya.

Menurut HD ketika kabar bencana itu terdengar, semua orang terhenyak tak terkecuali dirinya. Karena itu sejak beberapa hari kemarin, sejumlah OPD dan organisasi serta instansi terkait sudah diimbau menyiapkan bantuan yang akan dikirimkan Sumsel.

Baca: Operasi SAR ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Hari Keempat, 500 Personel Dikerahkan

"Pastinya kita terkejut dan prihatin. Nah kita harusnya berpikir apa yang bisa kita perbuat. Walaupun kita tahu anggaran sudah habis tapi kalau untuk saudara-saudara kita yang jadi korban kita pasti punya cara sendiri. Bisa materi, tenaga bahkan doa agar para korban lepas dari penderitaan," jelasnya.

Selain itu HD juga berpesan kepada personel ini agar tetap mengutamakan kesehatan dan menjaga nama baik Sumsel selama bertugas.

Sementaa itu Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel Rosyidin Hasan, menjelaska tim ini akan menjalankan tugasnya selama 10 hari di Desa Way Mulih Lampung Selatan. Mereka akan menolong para korban yang terkena dampak bencana tsunami termasuk membantu proses pengungsian warga yang saat ini tengah berjalan.

Selain mengirim personel, Pemprov Sumsel juga mengirimkan dapur umum ke lokasi tersebut yang paling banyak terkena dampak tsunami. Perhari dapur ini akan menyiapkan sedikitnya 600 porsi makanan bagi para keluarga korban dan pengungsi.

"Mengapa kita pilih desa ini karena disana memang paling terdampak. Insya Allah petugas ini akan membantu disana selama 10 hari," jelas Rosyidin.

Selain wujud kepedulian kemanusiaan, pengiriman bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban bencana. Tak hanya itu, untuk memulihkan rasa trauma bagi para korban bencana utamanya anak-anak, mereka juga mengirimkan tim skotic untuk mendampingi.

"Ini sejenis layanan psiko sosial. Gunanya untuk memotivasi dan memberikan dukungan pada para korban. Terutama anak-anak di pengungsian," tandas rosyidin.

Beberapa jenis bantuan yang dikirimkan ke korban tsunami antara lain 21 ton beras, uang sumbangan senilai Rp372 juta, pakaian bekas layak 60 karung dan selimut.ks



Lainnya
Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi Harga dan Kebijakan Ekspor
Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi Harga dan Kebijakan Ekspor
Jembatan Gantung di Merangin Ancam Keselamatan Warga
Fraksi Golkar Tanjungpinang Tolak 'Rompi Indisipliner'
Di Sumsel Jalan Umum Dicabut Bagi Angkutan Batu Bara, W
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung