Sekolah di Aceh Utara Mirip Kandang Kambing

Amar
Rabu, 16 Januari 2019 22:10:07
Proses belajar mengajar di SMP Ta’alimil Mubtadi, Kabupaten Aceh Utara. . (Foto: Saruna-AJNN.Net)

ACEH UTARA, KANALSUMATERA.com - Menggunakan seragam putih biru layaknya pakaian siswa sekolah menengah pertama (SMP), puluhan santri yang menetap di Dayah Ta’alimil Mubtadi di Gampong Pucok Alue, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara memasuki ruang belajarnya di areal dayah tersebut.

Duduk rapi, sembari menunggu guru yang mengajari, siswa yang masih duduk dibangku SMP tersebut membaca buku pelajaran sebari menunggu guru datang. Ada tiga ruangan, dimana, masing-masing kelas hanya terdiri dari delapan hingga belasan orang siswa saja.

Ruangan yang berdinding tepas bambu yang sudah mulai sobek dan bolong-bolong tersebut dan beratapkan daun rumbia tua tersebut, menjadi tempat dimana para santri dan santriwati menempuh ilmu pendidikan sekolah, tidak mengeluh ataupun komplin, mereka dengan semangat dan penuh kegembiraan dalam menjalankan proses belajar mengajar.

Dari luar ruangan terlihat ke dalam melalui dinding yang berlubang, guru-guru honorer dengan wajah ikhlas mengajari siswa dan siswi tersebut. Tidak merasa minder ataupun lainnya, bagi para guru, mereka menginginkan anak didiknya tersebut mampu mengusai segala ilmu pendidikan, baik ilmu agama ataupun ilmu duniawi.

Terdengar guru di kelas dua mengajari pelajaran bahasa inggris, dan guru di kelas tiga mengajari ilmu matematika. Selain itu, sejumlah santri yang sudah tidak sekolah (tamat) terlihat menyimak bacaan surat kitab arab yang dibacakan oleh kiai (guru agama) mereka.

Berdiri pada tahun 2015, sekolah SMP Ta’alimil Mubtadi didirikan atas motivasi santri yang menginginkan sekolah sembari mengaji. Mereka, meminta kepada pimpinan dayah supaya menyediakan sekolah tingkat SMP dan SMA supaya mereka selain menuntut ilmu agama juga bisa menempu pendidikan sekolah.

“Jadi awalnya dayah dan sekolah ini kami dirikan di Gampong Cot Kumbang, karena ada halangan yaitu terkendala dengan lahan, maka dari itu kami pindahkan ke gampong ini di bulan Juni tahun 2016 lalu," kata Kepala Sekolah SMP Ta’alimil Mubtadi, Mumtazabuddin kepada AJNN, Rabu (16/1).

Setelah pemindahan dilakukan, kata Mumtazabuddin, bangunan yang dipakai seadanya, karena awalnya sekolah SMP itu dipakai ruangan yang saat ini digunakan sebagai bilik, karena santriwati tidak memiliki tempat tidur, sehingga dipindahkan ruangan sekolah ke bangunan darurat saat ini.

Sambungnya lagi, sejauh ini bangunan ruang belajar dan bilik dayah tersebut merupakan swadaya masyarakat sekitar. Akan tetapi, bantuan dari pemerintah sendiri untuk pembangunan belum ada, namun pemerintah ada membantu dana bantuan operasional sekolah (BOS).

“Di sini ada 17 guru honorer yang mengajar, gaji mereka kami ambil dari operasional tersebut, selain gaji guru, bantuan alat tulis siswa juga diambil dari bantuan dana BOS itu,” ungkapnya.

Mumtaza juga berharap, jika ada pihak pemerintah atau swasta yang ingin membantu, khususnya dari segi pembangunan, karena bangunan yang digunakan saat ini serba kekurangan, apalagi SMP tersebut masih baru-baru dibangun.

“Jika ada bantuan, ya kami harapkan dari segi pembangunan saja, karena itu yang sangat kami butuhkan,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang guru asal Gampong Alue Ie Puteh, Iklima yang mengajar di SMP tersebut mengatakan, jarak yang ditempu dari kampung untuk mengajar di SMP tersebut sejauh lima kilometer. Dirinya mengaku senang bisa mengajari anak-anak yang mondok dan bersekolah di tempat pendidikan tersebut.

Kondisi SMP Ta’alimil Mubtadi, Kabupaten Aceh Utara. Foto: AJNN.Net/Sarina

Apalagi, anak-anak yang sekolah disitu bukan hanya berasal dari Aceh Utara saja, ada juga yang berasal dari Bireuen, Banda Aceh dan daerah lainnya.

“Yang menjadi kendala saat ini, kalau hujan lagi proses belajar mengajar ya bocor, dan kalau lagi mendung suasana gelap, karena di ruang sekolah belum ada lampu, selain itu juga di halaman bangunan sekolah juga becek," unglkpanya.

Ia hanya bisa berharap, semoga dermawan, pemerintah atau intansi swasta dapat membantu pembangunan sekolah ini, supaya anak-anak bisa nyaman dalam belajar dan mendapatkan ilmu yang baik dan bermanfaat.

"Semoga pemerintah atau swasta yang mau membantu sekolah kami ini," ujarnya.ks



Lainnya
SF Hariyanto Lantik Pengurus HIMPERRA Riau, Targetkan Akselerasi Program 3 Juta Rumah
SF Hariyanto Lantik Pengurus HIMPERRA Riau, Targetkan Akselerasi Program 3 Juta Rumah
Kajati Riau Puji Pekerjaan Fisik Dengan Metode Padat Pa
Rumah dan Kubah Masjid Ambruk di Desa Kemang Indah, War
BKSDA usir harimau yang memangsa ternak warga di Agam
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Nasional
Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
MUI Desak Polri Klarifikasi Penggerebekan Ponpes Hamala
Legislator PKS Johan Rosihan Dukung Polri Tetapkan 20 K
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hukum
Pesantren Kampar Desak Propam Periksa Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
Pesantren Kampar Desak Propam Periksa Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
Dedi Congor Jadi Tersangka KPK dan Polri, Ini Kasusnya
Empat Polisi di Batam Diamankan Terkait Etomidate, Kapo
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I