Saidul Tombang: Pemkab Kampar dan Pemprov Riau  Sikapi Abrasi Sungai Pasca Banjir

Mawardi Tombang
Senin, 17 Desember 2018 08:42:47
Abrasi yang terjadi di Desa Sungai Tarap Kecamatan Kampar Riau pasca banjir

KANALSUMATERA.com - Banjir sungai Kampar Provinsi Riau mulai surut. Perlahan aktifitas warga kembali normal. Namun bukan berarti keadaan kembali normal, namun bencana pasca banjir ini turut mengiringi, salah satunya adalah longsornya bibir Sungai Kampar yang melanda hampir semua desa di Kabupaten Kampar atau yang lebih dikenal dengan abrasi sungai.

Abrasi sungai merupakan buntut dari kenaikan air sungai secara tiba-tiba. Akibat penahan tanah di bibir sungai yang tidak kuat maka tanah tersebut ikut terdorong masuk ke dalam sungai. Hal itu diperparah dari tidak adanya turap atau penahan tanah baik beton maupun alami. Menyikapi hal itu, salah seorang Tokoh Pemuda Kampar, Saidul Tombang, saat dihubungi pada Senin (17/12/2018) pagi menyampaikan agar Pemkab Kampar dan Pemprov Riau menyikapi dengan serius.

"Ada dua kerugian yang kita alami ketika bencana longsor ini terjadi, pertama melebarnya daerah aliran sungai atau DAS dan berkurangnya kepemilikan tanah warga. Jelas itu merugikan kita bersama."terang Saidul Tombang.

Untuk menyikapi hal ini, menurut Saidul, Pemkab Kampar dan Pemprov Riau harus melakukan langkah penanganan dan pencegahan pada banjir-banjir selanjutnya. Untuk penanganan, Pemerintah dapat juga melakukan pembangunan turap baik beton maupun dari batu besar.

Baca: Akibat Longsor Satu Keluarga di Nias Selatan Tertimbun

"Kedua, pemerintah dapat mencegahnya secara dini, jika terjadi banjir pada tahun-tahun selanjutnya, yaitu dengan menanam kayu atau pohon di sepanjang pinggir sungai. Bisa itu tanaman keras maupun tanaman berakar banyak seperti bambu. Ini lebih murah sebenarnya dari pada membangun turap"kata Pria yang berasal dari Kecamatan Tambang Kampar ini.

Salah seorang kepala desa yang mengeluhkan bencana longsor ini adalah Khairul Anwar, Kepala Desa Sungai Tarap Kecamatan Kampa. Dia menyebut bahwa warganya mengeluh longsor ini. Sangat besar kerugian yang dialami oleh masyarakat dan pihak desa dengan bencana longsor ini. Contoh di desanya longsor juga menimpa bibir sungai yang telah diturap dan ada badan jalannya.

"Warga sangat dirugikan dengan bencana ini. Tanah mereka berkurang, bahkan kita pihak Pemdes pun merasa dirugikan karena dari 120 meter turap yang ada di desa kita ini, sudah longsor 100 meter. Disisi turap itu juga badan jalannya. Tentu ini sangat merugikan kita. Kita berharap ada solusinya dari pemerintah"terangnya.

Abrasi sungai ini bukan saja terjadi di Desa Sungai Tarap, namun juga di desa lainnya dan pada setiap kejadian banjir. mt



Terkait
Agung Nugroho Siapkan Retret dan Seragam Baru untuk RT/RW, Perkuat Pelayanan Warga
Agung Nugroho Siapkan Retret dan Seragam Baru untuk RT/RW, Perkuat Pelayanan Warga
Bupati Kampar Kukuhkan Pengurus Forum Purnabakti ASN Pe
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
SKPD di Bengkalis Terima DPA 2026, Kasmarni: Jauhi Sega
Lainnya
Syahrul Aidi Sosialisasi Empat Pilar di Kampa, Tekankan Pentingnya Wawasan Kebangsaan
Syahrul Aidi Sosialisasi Empat Pilar di Kampa, Tekankan Pentingnya Wawasan Kebangsaan
Camat Berkoordinasi Dengan DLHK Pekanbaru Perkuat Jalur
Masa Transisi, Kabid Pengelolaan Sampah DLHK Pekanbaru
Jelang Kepulangan, Panitia Debarkasi Aceh Siap Sambut J
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Nasional
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB, Gantikan Suharyanto
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB, Gantikan Suharyanto
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Bera
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat