Razia Tim 7, Berbagai Penyakit Masyarakat Ditertibkan Di Payakumbuh

Mawardi Tombang
Senin, 4 November 2019 09:15:43

Payakumbuh.KANALSUMATERA.com - Aktivitas masyarakat yang meningkat setiap malam minggu khususnya para remaja membuat pihak keamanan baik kepolisian maupun Pemko Payakumbuh dengan tim 7 nya terus meningkatkan frekuensi patroli dan razia.Pada Sabtu (3/11) malam, Tim 7 bergerak dari Markas Satpol PP Bukik Sibaluik jam 23.30 WIB langsung menuju terminal Koto Nan Ompek.

Dipaparkan Ketua Harian Tim 7 Devitra, kawasan terminal milik pemerintah provinsi ini setiap malam minggu para remaja menjadikan lokasi ini tempat nongkrong mulai dari jam 19.30 hingga tengah malam. Lokasi ini cukup gelap dan mesti segera diberikan penerangan.Melihat kedatangan petugas sekira mendekati jam 24.00 wib sejumlah remaja ini langsung tancap gas, namun 2 orang perempuan kalah cepat dari petugas dan berhasil diamankan.

"Ternyata 2 orang perempuan ini bertempat tinggal tidak jauh dari lokasi terminal dan diminta memanggil orang tuanya.
Di lokasi terminal tersebut remaja ini diberikan pembinaan bersama ibunya. Dari pengakuan ibunya ketika dia sudah tertidur ternyata anak gadisnya kembali keluar rumah. Setelah membuat pernyataan 2 org remaja putri ini diserahkan kepada ibunya," papar Devitra.

Lanjut, dari terminal Koto Nan Ompek, Tim 7 bergerak ke kawasan Sungai Pinago yang sedang dalam pembangunan normalisasi batang agam. Disini tidak ditemukan adanya pelanggaran.Tak beberapa lama berselang, sejumlah remaja yang masih tergolong anak-anak ya g sedang asyik menghisap lem cap banteng (diperkirakan seusia siswa SLTP) langsung kabur meninggalkan lokasi ketika Tim 7 berpatroli di gerbang Unand Kampus 2 Kubu Gadang.

Baca: Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre

"Mereka lari dengan secepatnya ke arah gedung unand yang tidak bisa dikejar lagi oleh petugas. Puluhan lem dalam kantong plastik ditemukan petugas di lokasi yang juga disaksikan oleh sejumlah mahasiswa yang memakai kostum almamater unand yang tinggal tidak jauh dari lokasi, sementara 1 unit kendaraan yang ditinggal terpaksa diamankan ke kantor Satpol PP," terang Devitra.

Sekitar pukul 00.30 WIB, sejumlah remaja yang terdiri dari 8 laki-laki dan 4 perempuan diamankan di atas tribun GOR Gelanggang Pacuan Kubu Gadang.
Mereka diamankan sedang asyik makan makan.Tapi karena sudah larut malam apalagi ada 4 perempuan bersamanya, mereka
tetap diamankan ke kantor Satpol PP untuk diberikan pembinaan lebih lanjut.

Dari GOR Kubu Gadang, Tim 7 juga menertibkan hiburan organ tunggal pesta pernikahan di Keluraha Sicincin yang masih beroperasi padahal sudah jauh melewati izin waktu operasional yang dikeluarkan kepolisian. Tidak jauh dari lokasi itu Tim 7 juga mengeluarkan teguran tertulis kepada Karaoke Tambak Indah yan masih beroperasi, namun tidak ditemukan satu orangpun wanita pendamping tamu.

Kemudian Tim melanjutkan ke simpang warna warni Tanjung Anau, Jalan Soekarno-Hatta dan kembali ke Terminal Koto Nan Ompek dan setelah itu langsung kembali ke markas Satpol PP.Para remaja yang terjaring malam itu ada ya.g berasal dari Kota Payakumbuh dan warga luar daerah lainnya. Kepada mereka diberikan pembinaan, dipanggil orang tuanya dan membuat surat perjanjian tidak akan mengulangi perbuatan Pekat tersebut.

Pemko Payakumbuh menghimbau orang tua agar lebih ekstra mengawasi anak remajanya apalagi remaja putri.Mirisnya, orang tua ketika anak gadisnya diamankan di Kantor s.Satpol PP padahal jam sudah menunjukan jam 03.00 dini hari tak ada satupun yang menghubungi dan mencari dimana keberadaan anak gadisnya.

"Kepada orang tua juga diminta agar tidak membiarkan anaknya untuk mempreteli motor sehingga tidak memenuhi standar lagi.
Banyak motor yang kita temukan dimana knalpot yang diganti dengan resing, plat nomor polisi kendaraan yang dicopot dan kaca spion yang dibongkar dan lain sebagainya," pungkas Devitra.

Lainnya
Wabup Kampar Lantik Pengurus PGRI Tiga Kecamatan, Perkuat Konsolidasi dan Mutu Pendidikan
Wabup Kampar Lantik Pengurus PGRI Tiga Kecamatan, Perkuat Konsolidasi dan Mutu Pendidikan
Walikota Pekanbaru Hanya Izinkan Belajar Tatap Muka Ter
Syahrul Aidi: Dana Desa Untuk Tanggap Covid-19 Jangan H
PT RAPP Terima Penghargaan dari Pemkab Pelalawan
Hukum
Eksepsi Dibacakan, Tim Hukum Rida K Liamsi Nilai Dakwaan Kasus PT Riau Pos Kabur dan Keliru
Eksepsi Dibacakan, Tim Hukum Rida K Liamsi Nilai Dakwaan Kasus PT Riau Pos Kabur dan Keliru
Tiga Pelaku Pembalakan Liar di Suaka Margasatwa Kerumut
Kasus Jembatan Air Hitam Rohil Memanas, Polda Riau Peri
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Pendidikan
Kemensos Target Rekrutmen 8.300 Guru Sekolah Rakyat Tuntas September
Kemensos Target Rekrutmen 8.300 Guru Sekolah Rakyat Tuntas September
Pemko Pekanbaru Perluas Seragam Sekolah Gratis, DPRD In
LatihanĀ  Tingkat II Kwarran Bukit Raya Resmi Dibuka, G
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Daerah
Pemko Gencarkan Edukasi Bahaya HIV/AIDS bagi Pelajar MAN 2 Pekanbaru
Pemko Gencarkan Edukasi Bahaya HIV/AIDS bagi Pelajar MAN 2 Pekanbaru
Delapan OPD Riau Borong Penghargaan Kearsipan, Bapenda
Misteri Kematian Dokter PPDS Unri di Siak Terungkap, Po
Politik
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke FraksiĀ 
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,