Ratusan Hektar Kebun Sawit di Mukomuko Diubah Jadi Sawah
KANALSUMATERA.com - Sebanyak 370 hektar lahan perkebunan kelapa sawit dan rawa di wilayah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, diubah menjadi sawah baru. Langkah ini diambil guna meningkatkan produksi beras di daerah tersebut.
"Ada seluas 370 hektar kebun kelapa sawit dan rawa milik warga Mukomuko dialih fungsikan menjadi sawah guna meningkatkan produksi beras daerah ini ke depan," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Heri Prastyono, di Bengkulu, Sabtu (2/3/2019).
Heri seperti dilansir dari BeritaSatu.com mengatakan, lahan perkebunan kelapa sawit dan rawa yang dialih fungsikan menjadi sawah baru dilaksanakan melalui program cetak sawah tahun 2018 lalu.
"Saat ini masih ada sekitar 30 hektar kebun sawit dan rawa yang belum dialih fugnsikan dan rencananya pencetakan sawah baru di lahan tersebut akan dilaksanakan pada 2019 ini. Dengan demikian, luas pencetakan sawah baru di Kabupaten Mukomouko mencapai 400 hektar," kata Heri.
Alih fungsi kebun kelapa sawit dan rawa di daerah ini selain untuk meningkatkan produksi beras juga dampak dari anjloknya harga buah kelapa sawit di Bengkulu, dalam beberapa tahun terakhir.
"Masyarakat tidak bergairah lagi mengembangkan sawit karena harganya anjlok, sehingga hasil panen sawit tidak bisa menutupi biaya operasional, terutama membeli pupuk yang harga terus merangkak naik," kata Suman (38), seorang petani sawit.
Karena itu, sebagian kebun sawit petani di Mukomuko sejak beberapa tahun ini, dialihkan lagi menjadi sawah melalui program pencetakan sawah baru oleh Distan setempat. Hal ini dilakukan hasil panen menanam padi lebih menguntungkan dari panen kelapa sawit. Selain itu, biaya menanam padi tidak sebesar merawat kebun sawit.
"Jadi, petani di Mukomuko pelan-pelan mengubah kebun sawit menjadi sawah. Sebab, menanam padi sekarang lebih menguntungkan dari hasil panen sawit," tandas Suman. Kso
