Plt. Direktur RSUD Bangkinang: Cegah Obesitas dengan Hidup Sehat

Mawardi Tombang Amar
Senin, 11 Desember 2023 09:48:07
Penyuluhan bahaya Obesitas bagi pasien dan pengunjung RSUD Bangkinang

KANALSUMATERA.com -Bangkinang - Obesitas merupakan penumpukan lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan asupan energi (energy intake) dengan energi yang digunakan (energy expenditure) dalam waktu lama. Ada berbagai bahaya dari obesitas yang bisa terjadi bila tidak segera ditangani, seperti penyakit jantung, stroke, diabetes melitus, penyakit pembuluh darah, dan gangguan metabolisme.

Terdapat bermacam cara untuk melakukan klasifikasi terhadap kegemukan, tetapi metode yang paling banyak digunakan adalah menggunakan indeks massa tubuh (IMT). Metode ini dilakukan dengan mengukur perbandingan antara berat badan (kilogram) dan tinggi badan (meter) kuadrat.

Obesitas merupakan hasil dari kombinasi penyebab dan faktor risiko. Di bawah ini sejumlah faktor yang bisa menyebabkan seseorang mengalami obesitas.
1.Faktor genetik
Genetik atau faktor keturunan termasuk penyebab obesitas yang paling sering terjadi. Anak dari orangtua yang mengalami kegemukan lebih berisiko dibandingkan anak dengan orangtua yang memiliki berat badan ideal.

Baca: Misteri Kematian Dokter PPDS Unri di Siak Terungkap, Polisi Ungkap Hasil Forensik dan CCTV

2.Pola makan yang tidak sehat
Tidak hanya genetik, pola makan tidak sehat bisa menjadi faktor penyebab obesitas. Hal ini dikarenakan jumlah asupan kalori ke tubuh memiliki dampak langsung terhadap berat badan. Konsumsi kalori yang lebih banyak daripada yang dibakar tubuh tentu dapat memicu kenaikan berat badan. Akibat dari pola makan tidak sehat ini juga dipengaruhi oleh pilihan makanan dan kebiasaan makan.

3.Jarang bergerak atau berolahraga
Para peneliti dari universitas di Amerika Serikat memeriksa hasil survei kesehatan nasional dari 1988 hingga 2010. Mereka menemukan bahwa peningkatan risiko obesitas lebih banyak dipengaruhi oleh jarang bergerak dibandingkan pola makan tidak sehat. Para ahli berpendapat hal ini mungkin terjadi karena jumlah kalori yang dimakan tidak terbakar sepenuhnya. Akibatnya, kalori yang tersisa berubah menjadi lemak dan menumpuk di bagian perut hingga memicu kenaikan berat badan.

4.Penyakit dan obat tertentu
Ada sejumlah penyakit yang bisa menjadi penyebab obesitas karena kenaikan berat badan yang berlebihan, seperti sindrom ovarium polikistik. Sementara itu, penggunaan obat-obatan juga bisa memicu berat badan berlebih. Pasalnya, ada kemungkinan tubuh terpapar bahan kimia dari obat-obatan tersebut dan hal ini juga turut dipengaruhi oleh peran mikrobioma.


5.Usia
Obesitas adalah masalah kesehatan yang dapat terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak hingga lansia. Namun, semakin tua seseorang, ternyata semakin jarang mereka berolahraga. Gaya hidup yang kurang aktif tersebut juga diperparah dengan jumlah massa otot dalam tubuh yang menurun.
Umumnya, massa otot yang lebih rendah dapat menyebabkan penurunan metabolisme yang membuat kebutuhan kalori berkurang. Itu sebabnya, banyak lansia yang mungkin kurang bisa mengontrol pola makan yang dibarengi dengan aktivitas fisik yang jarang. Akibatnya, kenaikan berat badan pun tidak dapat dihindari.

Baca: Diduga Ada Pungli di MAN 1 Pekanbaru, AMPHR Desak Kemenag Riau Lakukan Investigasi

6.Stres
Beberapa orang ketika merasa sangat stres membiarkan dirinya untuk memenuhi kebutuhan emosionalnya dengan makan. Makan akibat stres ini kemungkinan besar didominasi oleh makanan berkalori tinggi, bahkan saat Anda tidak merasa lapar. Bila kebiasaan ini diteruskan tanpa dibarengi dengan aktivitas fisik, tentu bisa memicu kenaikan berat badan yang bisa berakhir pada obesitas.

7.Lingkungan sekitar
Kebiasaan makan dan aktivitas fisik seseorang dan keluarganya juga turut dipengaruhi oleh lingkungan dan komunitas sekitarnya. Jadi, lingkungan sekitar juga menjadi faktor risiko obesitas yang perlu diwaspadai.

Berikut ini cara untuk menghindari obesitas :
1.Mengatur pola makan sehat dan bergizi yaitu denngan cara mengonsumsi aneka ragam pangan, cara pengelolaan pangan dan jadwal makan yang tepat.
2.Tidak mengonsumsi gula, garam, lemak berlebih, serta perbanyak konsumsi buah dan sayur.
3.Melakukan aktivitas fisik atau latihan fisik.
4.Tidak mengonsumsi rokok dan alkohol.
5.Menjaga berat badan ideal.
6.Bila IMT sudah melebihi 27, sebaiknya konsultasi ke dokter.

Mulai sekarang, yuk kita cegah obesitas agar hidup kita menjadi lebih sehat.



Terkait
Sinergi Bangun Inhil: Bupati Herman Bertemu Ketua Fraksi PKS DPRD Riau, Dorong Akses Program Pusat
Sinergi Bangun Inhil: Bupati Herman Bertemu Ketua Fraksi PKS DPRD Riau, Dorong Akses Program Pusat
Momentum HUT Inhil ke-61, Anggota DPRD Riau Samsuri Dar
Wabup Bengkalis Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Ri
Pemkab Kampar Genjot Program Rumah Layak Huni 2026, Pri
Lainnya
Bupati Kampar Sambut Kunjungan Kerja Plt Gubernur Riau di Balai Bupati
Bupati Kampar Sambut Kunjungan Kerja Plt Gubernur Riau di Balai Bupati
Bupati Afrizal Pimpin Rapat Manasik Haji Bersama Dinas
Angin Ribut Terbangkan Atap Rumah Warga di Aceh
Waspada Tanah Longsor, BPBD Imbau Warga Bengkulu
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
Polemik Ijazah Gibran Memanas, PAN, Gerindra, PKB hingg
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pili
Hukum
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut P
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan