Pemkab Kampar Genjot Program Rumah Layak Huni 2026, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mawardi Tombang Amar
Kamis, 21 Mei 2026 22:32:11

KANALSUMATERA.com - BANGKINANG – Pemerintah Kabupaten Kampar terus mempercepat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pembangunan rumah layak huni tahun 2026. Komitmen ini ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH), Rumah Baru Layak Huni (RBLH), serta bedah rumah yang digelar di Bangkinang Kota, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, S.Ag., M.Si, yang mewakili Bupati Kampar Ahmad Yuzar. Sosialisasi diikuti para camat, kepala desa/lurah, perangkat desa, hingga pihak terkait lainnya untuk memastikan pemahaman teknis program berjalan optimal.

Dalam sambutannya, Wabup Misharti menegaskan bahwa program rumah layak huni merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya bagi warga yang masih tinggal di hunian tidak layak.

“Sebanyak 85,000,000 untuk Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) dari Dana Bankeu Provinsi Riau dan 79 unit untuk rumah layak huni (RBLH) 2026 dari dana APBD Kabupaten Kampar, Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat agar dapat memiliki tempat tinggal yang layak, sehat, aman dan nyaman. Kita berharap seluruh proses pelaksanaan nantinya berjalan tepat sasaran, transparan dan sesuai aturan,” ujar Wakil Bupati Kampar.

Baca: Pansus DPRD Riau Rampungkan Laporan, Siapkan 16 Rekomendasi Dongkrak PAD untuk Pemprov

Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Kampar bersama Pemerintah Provinsi Riau dalam menekan angka rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman masyarakat.

Wabup juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, hingga desa dalam proses pendataan dan verifikasi penerima bantuan. Hal ini dinilai krusial agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kampar, Rusdi Hanip, ST., MT., menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memberikan pemahaman teknis terkait tahapan pelaksanaan program.

“Kami berharap melalui sosialisasi ini seluruh peserta dapat memahami mekanisme dan tahapan pelaksanaan program, mulai dari proses pengusulan, verifikasi hingga pelaksanaan pembangunan, sehingga program ini benar-benar tepat sasaran dan berjalan dengan baik,” ungkap Kadis Perkim.

Baca: Kesbangpol Riau Gandeng Kemendagri Perkuat Tata Kelola Bantuan Keuangan Partai Politik

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif guna membahas berbagai kendala di lapangan serta solusi implementasi program di masing-masing wilayah.

Di akhir kegiatan, Wakil Bupati Kampar berharap program RSLH, RBLH, dan bedah rumah tahun 2026 ini dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendorong terwujudnya Kabupaten Kampar yang lebih maju, layak huni, dan sejahtera. (Adv)



Terkait
Bupati Kampar Diwakili Sekda Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Hari Bhayangkara ke-80
Bupati Kampar Diwakili Sekda Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Hari Bhayangkara ke-80
9 Pustaka Desa di Kampar Dinilai, Siap Bersaing ke Lomb
Melalui May Day 2026 di Kampar, Bupati Harap Harmonisas
Syahrul Aidi dan Hendry Munief Hadiri Pembukaan Posko M
Lainnya
Kesbangpol Riau Gandeng Kemendagri Perkuat Tata Kelola Bantuan Keuangan Partai Politik
Kesbangpol Riau Gandeng Kemendagri Perkuat Tata Kelola Bantuan Keuangan Partai Politik
Serahkan Piala Bergilir MTQ ke-44 Riau, Bupati Kasmarni
DPD PPNI Siak Diharapkan Bupati Alfedri Dapat Melaksana
Firdaus Ajak Jamaah Selalu Bersyukur saat Muhasabah Per
Hukum
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan