Penyelundup Sabu di Berakit Beraksi Malam Hari, Warga: Jam 23 sampai 02

Mawardi Tombang
Rabu, 4 September 2019 09:07:23
Jarak Bintan dan Malaysia yang begitu dekat seperti terlihat di peta

Bintan, KANALSUMATERA.com - Terungkapnya kasus penyeludupan narkoba sebanyak 120 paket dengan berat 119 Kilogram (Kg) oleh Polres Bintan, sekaligus membuka tabir bahwa Desa Berakit menjadi primadona bisnis haram antar negara.

Hasil penelusuran awak media pada wilayah pedesaan yang berbatasan negara tetangga itu, Selasa (3/9/2019) siang memang tak dijumpai aktivitas yang mencurigakan apalagi beraroma ilegal.

Dimulai dari Pelabuhan Ferry Berakit seharga ratusan miliar yang tak kunjung beroperasi itu sampai Dermaga Semelur yang dibangun Dishub Bintan, hanya terlihat berbagai rutinitas yang dilakukan masyarakat pada umumnya.

Namun kondisi yang terbilang biasa itu akan berubah menjadi dramatis ketika memasuki suasan di malam hari. Pemandangannya seperti menceritakan bahwa desa ini sebagai pintu masuk kejahatan dari negara lain. Hal itu diungkapkan oleh salah seorang warga Desa Berakit.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

“Kalau siang gak ada apa-apa. Pemandangannya seperti biasa aja tapi kalau malam banyak yang beraksi dan seperti udah terstruktur,” ujar pria paruh baya yang namanya enggan ditulis ini.

Malam hari sekitar pukul 23.00-02.00 dini hari, sering dilakukan aksi penyelundupan di berbagai sisi pantai desa ini. Baik yang diselundupkan dari negara luar ke wilayah ini maupun sebaliknya.

Menurut bapak dua anak ini, penyelundupan narkoba bukan hal tabu lagi bahkan sudah menjadi rahasia umum. Selain itu juga ada penyelundupan barang illegal dari sini ke negara tetangga termasuk pengiriman TKI.

“Sudah dari dulu desa ini jadi primadona bisnis haram antar negara. Mungkin para mafia menilai wilayah ini aman jadi aksi penyelundupan itu terus berjalan,” katanya.

Baca: Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan

Sementara itu, Ketua RW Desa Berakit, Firdaus mengatakan seharusnya ada dukungan atau perhatian khusus agar keamanan desa ini terjaga. Baik itu soal personel maupun anggaran.

“Kita harapkan ada perhatian khusus dari pihak terkait untuk bersama-sama meningkatkan keamanan di desa ini,” sebutnya.

Selain itu juga sarana dan prasarana seperti pos kamling. Apabila pos kamling dibangun permanen dan didukung fasilitas lainnya warga dapat memantau terus gerak-gerik mencurigakan di malam hari.

“Kami-kami nelayan sudah bertahun-tahun membantu aparat keamanan. Jadi semuanya harus ditingkatkan lagi demi desa ini,” ucapnya.



Terkait
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Bocah 4 Tahun Tenggelam di Sungai Kampar Akhirnya Ditemukan
Bocah 4 Tahun Tenggelam di Sungai Kampar Akhirnya Ditemukan
Karang Taruna Riau Gelar Bulan Bhakti di Bengkalis, Had
Wako Rudi Dampingi Menko Luhut Binsar Resmikan Pabrik P
Jalan Amblas Di Blangkejeren, Warga Diminta Waspada
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Pendidikan
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Kwarda Riau Buka Kursus Pelatih Pramuka Mahir Dasar, Di
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Politik
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
Polemik Ijazah Gibran Memanas, PAN, Gerindra, PKB hingg
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pili
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I