Pencarian Nelayan Hilang Terkendala Gelombang Tinggi, Nelayan Juga tak Melaut Selama Lebaran

Mawardi Tombang
Kamis, 15 Agustus 2019 12:16:17
Tim SAR dan Polisi Airud Bireuen, menyisir perairan Selat Malaka mencari Syarifuddin

Kanalsumatra.com - BIREUEN - Syarifuddin (38), nelayan asal Desa Pante Peusangan, Kecamatan Jangka, Bireuen yang hilang di laut, sudah lima hari belum ditemukan.

Informasi dihimpun Serambinews.com dari keluarga, nelayan dan Panglima Laot Bireuen, hingga Rabu (14/8/2019) malam, Syarifuddin belum ditemukan.

Tim Gabungan SAR, Polisi Airud, Marinir, dan beberapa nelayan masih terus mencarinya dengan menyisir sejumlah kawasan di perairan Selat Malaka.

Namun, gelombang tinggi disertai angin kencang menjadi kendala dalam pencarian nelayan hilang tersebut.
Meskipun boat pancing milik nelayan miskin asal Jangka itu sudah ditemukan dua hari lalu, namun korban belum juga ditemukan.

Panglima Laot Bireuen, Badruddin Yunus kepada Serambinews.com, Rabu (14/8/2019) malam mengatakan, sulitnya pencarian nelayan hilang, karena cuaca di laut cukup ekstrim.

"Saat ini sedang terjadi angin barat, ombak tinggi mencapai tiga meter, sehingga menjadi kendala bagi tim dalam melakukan pencarian," kataBadruddin Yunus.

Selain itu, selama Lebaran Idul Adha, juga tidak ada nelayan yang melaut. Sehingga tidak ada informasi yang bisa membantu upaya pencarian.
Ditambahkannya, nelayan baru melaut pada 18 Agustus mendatang atau usai peringatan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus.

"Kami berharap Syarifuddin segera ditemukan," harap Abu Laot.



Lainnya
Walikota Pekanbaru Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Pasar Bawah
Walikota Pekanbaru Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Pasar Bawah
Anggota DPRD Siak Bagikan Sambako di Kecamatan Bungaray
Jalan Terban, Mandeh Masih Berpeluang Jadi Rute TdS 201
Camat Sukajadi: Bersama Mewujudkan Kota Pekanbaru Smart
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik