Pencarian Nelayan Hilang Terkendala Gelombang Tinggi, Nelayan Juga tak Melaut Selama Lebaran
Kanalsumatra.com - BIREUEN - Syarifuddin (38), nelayan asal Desa Pante Peusangan, Kecamatan Jangka, Bireuen yang hilang di laut, sudah lima hari belum ditemukan.
Informasi dihimpun Serambinews.com dari keluarga, nelayan dan Panglima Laot Bireuen, hingga Rabu (14/8/2019) malam, Syarifuddin belum ditemukan.
Tim Gabungan SAR, Polisi Airud, Marinir, dan beberapa nelayan masih terus mencarinya dengan menyisir sejumlah kawasan di perairan Selat Malaka.
Namun, gelombang tinggi disertai angin kencang menjadi kendala dalam pencarian nelayan hilang tersebut.
Meskipun boat pancing milik nelayan miskin asal Jangka itu sudah ditemukan dua hari lalu, namun korban belum juga ditemukan.
Panglima Laot Bireuen, Badruddin Yunus kepada Serambinews.com, Rabu (14/8/2019) malam mengatakan, sulitnya pencarian nelayan hilang, karena cuaca di laut cukup ekstrim.
"Saat ini sedang terjadi angin barat, ombak tinggi mencapai tiga meter, sehingga menjadi kendala bagi tim dalam melakukan pencarian," kataBadruddin Yunus.
Selain itu, selama Lebaran Idul Adha, juga tidak ada nelayan yang melaut. Sehingga tidak ada informasi yang bisa membantu upaya pencarian.
Ditambahkannya, nelayan baru melaut pada 18 Agustus mendatang atau usai peringatan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus.
"Kami berharap Syarifuddin segera ditemukan," harap Abu Laot.
