Pemkab Pelalawan Tuai Kritikan Terkait Usulan Perubahan RPJMD

Islami
Senin, 28 Januari 2019 20:15:51
Suasana rapat paripurna

KANALSUMATERA.com - Lima Fraksi di DPRD Kabupaten Pelalawan menyampaikan pandangan umum terhadap Rencangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemkab Pelalawan 2016-2021, melalui rapat paripurna seperti dikutip dari cakaplah.com, Senin (28/1/2019).

Masing-masing fraksi memberikan beragam masukan terhadap usulan Renperda RPJMD Pelalawan. Diantaranya, berupa kritikan hingga meminta pemda untuk tidak mengubah RPJMD kepala daerah 2016-2021.

Fraksi yang meminta Pemkab Pelalawan untuk tidak mengubah RPJMD 2016-2021 datang dari Fraksi Hanura-Demokrat. Melalui Jubirnya, H Zulkifli menyatakan RPJMD tidak perlu diubah tapi cukup menyesuaikan dengan keuangan yang ada.

Fraksi Hanura-Demokrat ini juga meminta penjelasan berbagai hal. Diantaranya, tentang perkembangan proyek pemerintah pusat di Pelalawan dan menanyakan apakah RPJMD ini tidak tercapai.

Baca: RT-RW di Pekanbaru Bakal Terima HP Gratis, Pemko Andalkan Dana CSR Bukan APBD

Sementara Fraksi PAN Plus melalui jubirnya Sudirman, mengkritik belanja langsung yang terlalu tinggi, begitu juga terjadi ketimpangan pembangunan di pedesaan, pembangunannya hanya terfokus di beberapa daerah tertentu.

Begitu juga, pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan melalui jubirnya, Syafirzal lebih leluasa mengkritisi usulan Pemkab Pelalawan ingin mengubah RPJMD Pelalawan ini.

Meskipun ada dasar hukum tentang perubahan RPJMD tersebut namun, kata Syafrizal, apakah mesti harus diubah, apakah tidak solusi lain.

F-PDI Perjuangan meminta didalam melakukan perubahan harus transparan. Banyak hal yang disampaikan F-PDI Perjuangan dalam pemandangan umumnya. Misalnya, ada daerah yang tidak bisa dibangun akan tetapi pada kenyataannya Pemkab tetap membangun.

Baca: Wabup Misharti Lantik 76 Pengurus PGRI Empat Kecamatan, Perkuat Sinergi dan Mutu Pendidikan Kampar

Selain itu, juga Fraksi PDI Perjuangan menyorot soal adanya statemen Bupati Pelalawan yang kesulitan mencari pengganti Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang.

Sementara Fraksi Golkar dalam pandangan fraksinya, ikut-ikutan mengkritik dan memberikan masukan yang positif bagi pemerintah daerah. Meskipun menyambut baik perubahan RPJMD ini, namun Fraksi Golkar lebih cenderung mengkritisi kebijakan pemerintah daerah yang bakal berdampak kepada pencapaian RPJMD.

Melalui jubirnya, Baharudin, menyampaikan tetang perlunya penataan kota Pangkalan Kerinci sebagai ibukota Kabupaten Pelalawan. Selain itu pula tentang proyek mangkrak setiap tahun bermunculan. Hal ini perlu evaluasi menyeluruh mulai dari pelelangan hingga memberikan efek jera kepada kontraktor.

Hal yang paling berpengaruh terhadap RPJMD ini adalah masalah penempatan pejabat esalon II, III dan IV, menurut Baharudin, perlu dievaluasi. Misalnya, penempatan Sekretaris di DPMPD.

Baca: Masa Tugas Syamsuwir Berakhir, Masykur Tarmizi Ditunjuk Jadi Plh Sekda Pekanbaru

"Saya terhenyak sekali ketika, pelantikan kemarin di Sekretaris DPMPD, bukanlah orang ahli di bidangnya. Ini sangat berpengaruh terhadap pencapaian RPJDM," tegasnya.

Dua Fraksi lain, yakni F-Gerindra Plus dan Fraksi Madani Pelalawan. Melalui masing-masing juru bicaranya, sama-sama mendukung perubahan RPJMD. Meskipun demikan dua fraksi ini memberikan masukan dan kritikan.

Rapat paripurna ini, dipimpim wakil ketua I Suprianto, didampingi ketua DPRD Pelalawan Nasarudin, dari perwakilan pemerintah daerah diwakili oleh Sekkda Tengku Muhklis. iin



Terkait
Dinkes Riau Dorong Penguatan Anggaran Daerah dan Desa Cegah Kasus HIV, TBC, Malaria
Dinkes Riau Dorong Penguatan Anggaran Daerah dan Desa Cegah Kasus HIV, TBC, Malaria
Bupati Ahmad Yuzar Terima Audiensi IKM Kampar, Perkuat
Bupati Zukri: RKPD Pelalawan 2027 Harus Sinkron dengan
Gelar Tasyakuran Hari Jadi ke-76, Pemkab Kampar Undang
Lainnya
Sekdako Pekanbaru: Inflasi Turun 0,3 Persen
Sekdako Pekanbaru: Inflasi Turun 0,3 Persen
Seperti Ini Tanggapan Kepsek di Riau Soal PPDB SMA Dipe
Ratusan Ton Ikan Mati di Waduk PLTA Koto Panjang, Sudah
Bantu Warga Terdampak Covid-19 Insan Pers, BEM dan Polr
Politik
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pendidikan
Dinas Pendidikan Dayah Bireuen Salurkan Beasiswa Rp481 Juta untuk 196 Santri
Dinas Pendidikan Dayah Bireuen Salurkan Beasiswa Rp481 Juta untuk 196 Santri
Pimpin Apel Hari Santri Nasional 2026, Wabup Kampar Tek
Kapolda NTB Tekankan Disiplin Pelajar, Jauhi Narkoba hi
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Kriminal
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Lakukan Penahanan
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Lakukan Penahanan
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind