Pemkab Lampung Barat Hapus Ribuan Objek PBB

Amar
Selasa, 29 Januari 2019 14:40:19

Lampung Barat, KANALSUMATERA.com - Sebanyak 1.046 objek pajak bumi dan bangunan (PBB) di Lampung Barat akan dihapuskan karena lokasinya dinyatakan masuk dalam kawasan hutan TNBBS.

Kabid PBB Badan PKD Lampung Barat Erwiensyah, mendampingi Kepala PKD Daman Nasir, Selasa (29/1/2019), mengatakan ke-1.046 objek PBB yang akan dihapuskan itu, rinciannya sebanyak 260 objek mulai 2019 ini dipastikan sudah tidak diterbitkan lagi SPPT-nya atau sudah dihapuskan.

"Ke-260 objek PBB itu terdapat di Pekon Sukamarga (Suoh) sebanyak 246 objek. Kemudian di Pekon Ujungrembun (Lumbok Seminung) sebanyak 14 objek," ujarnya.

Sementara, 786 objek PBB lainya pihaknya masih menunggu usulan penghapusan dari camatnya. " Kita tidak bisa serta merta langsung menghapuskan sebab penghapusan harus didasari oleh surat usulan dari camatnya atas hasil pendataan lapangan," katanya.

Baca: Perkuat Kemandirian Ekonomi Wilayah, Hendry Munief Dorong Sinergi Bisnis antar Provinsi di Sumatera

Ke-786 objek PBB yang bakal dihapuskan juga itu terdapat di Pekon Bandingagung (Suoh) sebanyak 396 objek dengan potensi Rp 15,9 juta. Kemudian di Pekon Hantatai Bandarnegeri Suoh) sebanyak 390 objek.

Untuk itu, pihaknya secepatnya akan melayangkan surat kepada para camat agar segera menyampaikan surat usulan penghapusan SPPT PBB bagi objek yang lokasinya didapati masuk dalam kawasan itu.

"Yang pasti untuk sementara ini ada seribuan lebih data objek PBB yang akan dihapuskan karena dilaporkan masuk dalam kawasan, jumlah itu belum termasuk yang ada didalam kawasan HKm. Usulan penghapusan objek yang masuk kawasan HKm belum ada yang masuk," tambahnya.lp/ks



Lainnya
Polemik Internal DPRD, KNPI Bengkalis Bela Dua Pimpinan: 36 Anggota itu Tidak Dewasa Berpolitik
Polemik Internal DPRD, KNPI Bengkalis Bela Dua Pimpinan: 36 Anggota itu Tidak Dewasa Berpolitik
Tahun Ini Jalan Parit Indah Pekanbaru Dioverlay
Permintaan Elpiji Meningkat Pasca Idul Adha
Potensi Danau Gegas Jadikan Objek Wisata Unggulan Kabup
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Nasional
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Gaji Hakim Naik, Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggara
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran T