Pasien Covid-19 Membludak di Kampar Karena Banyak Yang Tak Jujur Dengan Riwayat Perjalanannya
KANALSUMATERA.com - Bangkinang - Sebanyak 78 orang tenaga kesehatan yang ada di kabupaten Kampar positif terinfeksi Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan (Kadis) Kabupaten Kampar Dedi Samsudi menyampaikan ada Ketidakjujuran pasien dalam menjaga protokol kesehatan.
Dedi menegaskan penanggulangan Covid-19 ini bukan jadi beban tenaga kesehatan semata, akan tetapi kesadaran masyarakat sangat penting, dan selalu menerapkan protokol Kesehatan.
"Sebaik apapun penanganan tenaga kesehatan, tanpa dukungan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan tidak ada artinya juga, buktinya banyak tenaga kesehatan kita yang terkena positif karena ketidakjujuran pasien. Kemudian pasien tidak menjaga protokol kesehatan dan sebagainya" tegas Dedi Samsudi saat di konfirmasi inforiau.co Rabu (23/09/20).
Dedi mengatakan, berkemungkinan pasien ada perjalanan ke luar daerah, kontak dengan siapa, tetapi pasien tersebut tidak mengucapkan dan memberitahu pihak kesehatan, dengan itu ia mengkhawatirkan Covid-19 amat susah teratasi.
Baca: Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar Tekankan Transformasi Posyandu Melalui 6 Standar Pelayanan Minimal
Dedi mengharapkan kepada seluruh masyarakat sama-sama menanggulangi dan menjaga aturan protokol Kesehatan.
Dengan tenaga medis yang terinfeksi, Dedi langsung menerapkan SOP yang sudah ditentukan oleh kementerian kesehatan bahwa pelayanan kesehatannya harus di tutup selama 14 hari ke depan.
"Total ada 5 Puskesmas yang staf-nya terkonfirmasi positif, dengan kondisi itu kita mengkhawatirkan akan membahayakan keselamatan pasien dan keselamatan tenaga kesehatan, maka kami menerapkan SOP dari kementerian tentang pelayanan kesehatan harus ditutup selama 14 hari" jelas Dedi Samsudi. rls
