Masih Menunggu Regulasi Pusat, Pemkab Kampar Siapkan Anggaran Rp57 Miliar Untuk PPPK

Mawardi Tombang
Kamis, 19 Januari 2023 18:14:24
Plt Kepala BKSDM Kampar Ir Azwan MSi

KANALSUMATERA.com - BANGKINANGKOTA – Para guru honorer, tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya sampai saat ini sedang harap-harap cemas menunggu proses penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Namun ada kabar yang menggembirakan, Pemkab Kampar ternyata sudah mengganggarkan dana Rp57 Miliar tahun anggaran 2023 ini untuk menggaji tenaga PPPK tersebut.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kampar Edward, SE MSi, di Kantor Bupati Kampar, Kamis (19/1/2023) mengatakan, pihaknya sudah menganggarkan dana sebesar Rp57 Miliar pada mata anggaran tahun 2023 ini untuk PPPK.

“Kita sudah sediakan dananya Rp57 Miliar, tinggal menunggu regulasi,” ujarnya singkat.

Baca: Kelurahan Kampung Bandar Raih Juara 3 Lomba Kebersihan se-Kota Pekanbaru

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKSDM) Kabupaten Kampar juga masih menunggu kebijakan pemerintah pusat terkait penerimaan PPPK ini.

“Kita sampai saat ini masih menunggu regulasi dari pusat. Sebab kebijakannya ada di Pemerintah Pusat. Kalau sudah ada ketentuannya, pasti akan kami umumkan,” ujar PLt Kepala BKSDM Kampar Ir Azwan MSi kepada inforiau.com dikantor Bupati Kampar, Kamis (19/1/2023).

Sampai saat ini, kata Azwan, tenaga honor di Kampar baik dari tenaga guru atau kesehatan dan teknis lainnya sudah terdata seluruhnya di pemerintah pusat. Tinggal lagi menyangkut kebijakan atau tata cara perekrutan yang ditunggu-tunggu oleh pemerintah daerah.

Terkait berapa banyak jumlah PPPK yang akan diterima tahun ini, pihaknya belum dapat menjelaskan secara rinci. Sebab disamping menunggu regulasi pusat, BKSDM Kampar juga masih menghitung-hitungnya.

Baca: DYK Riau Bahas Kebijakan Hukum Pidana Hadapi Fenomena LGBT Berbasis Nilai Pancasila

“Kita prioritaskan tenaga guru dan kesehatan, termasuk tenaga teknis lainnya,” terang Azwan yang juga Asisten Administrasi Umum Setda Kampar.

Sebelumnya, Forum Tenaga Honor Kategori Dua (THK2) Kampar beberapa bulan lalu menemui Sekda Kampar Drs H Yusri MSi meminta agar tenaga honor K2 dapat diterima langsung tanpa tes. Alasannya karena sudah lama menghonor dan banyak diantara mereka yang berumur diatas 50 tahun. Jika masih dites lagi, pasti tidak akan kuat bersaing dengan tenaga honor yang lebih muda.

Sekda pun merespon dengan baik permintaan tersebut dan akan memperjuangkan ke pemerintah pusat. Forum tenaga honor K2 juga mendatangi Kementerian PAN RB RI di Jakarta untuk meminta kelonggaran agar tenaga honor K2 dapat diterima tanpa tes. (her)



Terkait
Diskop UKM Meranti Dukung Gagasan Zona Ekonomi Barat, Tegaskan Kajian Kelayakan Jadi Prioritas
Diskop UKM Meranti Dukung Gagasan Zona Ekonomi Barat, Tegaskan Kajian Kelayakan Jadi Prioritas
DPRD Riau Terima Audiensi BEM UNRI dan UIN Suska: Sorot
Kepala Diskominfo dan Persandian Kampar Gelar Tandatang
Usulan Pajak Air Permukaan Batang Sawit untuk Korporasi
Lainnya
Pemkab Rohil Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila
Pemkab Rohil Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila
Jalankan Instruksi Walikota, DLHK Pekanbaru Bersihkan S
Pemkab Siak Lakukan Kajian Penerapan PSBB
Polres Tanjungpinang Gelar Simulasi Pengamanan TPS
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Nasional
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan Ikon Jakarta Dipadamkan
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan Ikon Jakarta Dipadamkan
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Peringatan Keamanan Arab Saudi Meningkat, Begini Kondis