Kepala BNPB Tinjau Bencana Galodo Sumbar, Beri Arahan ini ke Kepala Daerah

Mawardi Tombang
Rabu, 15 Mei 2024 23:43:36

KANALSUMATERA.com - Tanah Datar - Usai meninjau lokasi bencana alam Galodo di Tanah Datar, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, S. Sos, MM menggelar rapat dengan pihak terkait. Untuk memastikan progres mitigasi pasca bencana berjalan dengan baik.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, S. Sos, MM rapat dengan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM, Kepala BMKG Prof Dwi Korita Karnawati, anggota DPR RI Jon Kenedi Aziz, dan pihak terkait lainnya di Gedung Indo Jalito, Selasa (14/5/2024).

Ikut hadir pada rapat tersebut beberapa Pejabat BNPB, Forkopimda Sumbar, Bupati Solok Epyardi Asda, Walikota Solok, dan Forkopimda Tanah Datar serta pimpinan OPD terkait lainnya.

Bupati mengungkapkan, data korban meninggal dunia sampai pagi berjumlah 22 orang, korban hilang 20 orang, rumah hanyut 16 unit, rumah rusak berat 74 unit dan ternak hilang sudah mencapai 3.030 ekor.

Baca: Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre

Ditambahkannya, bahwa saat ini yang dibutuhkan masyarakat selain akses jalan ke lokasi longsor juga logistik, pakaian, tenda dan alat untuk pembersihan material yang masuk ke rumah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengatakan bahwa akan segera menyalurkan aneka bantuan bahan pokok, serta bantuan lainnya yang masih dibutuhkan masyarakat pengungsi.

“Untuk bantuan yang dibutuhkan masyarakat, supaya segera disalurkan kepada masyarakat pengungsi, sehingga betul-betul bermanfaat untuk mereka,” katanya memberi arahan.

Letjen Suharyanto juga meminta kepada pemda, agar memberikan data yang lebih terperinci, terutama kebutuhan tambahan yang diperlukan masyarakat.

"Tolong pastikan data kebutuhan masyarakat yang terdampak, mana yang butuh pampers dan lain sebagainya, kalau memang belum terbawa dari Jakarta, tolong segera lengkapi,” katanya.

Tak hanya itu, menurut Jendral Bintang Tiga itu, bagi masyarakat yang saat ini tinggal di pengungsian, BNPB menyediakan dana untuk ngontrak rumah sebesar Rp 500 ribu per Kepala Keluarga (KK).

“Untuk masyarakat yang terdampak ini ada namanya dana ngontrak, jumlahnya sebesar Rp500 ribu per Kepala Keluarga selama satu bulan,” katanya.

Sementara itu, Kepala BMKG Dwi Korita Karnawati meminta pemerintah juga menyiagakan petugas kontrol baik itu melibatkan pemuka masyarakat ataupun dari aparat kepolisian dan TNI.

“Ya, kalau bisa ke depan daerah kita ini memiliki yang namanya petugas kontrol sungai, sehingga pertanda awal terjadinya bencana sudah bisa dideteksi, petugasnya bisa dari masyarakat ataupun anggota polisi dan TNI,” katanya.

Sedangkan Anggota DPR RI Jon Kenedi Aziz berharap agar penanganan dan bantuan untuk bencana di Sumatera Barat ini bisa segera di realisasikan dengan cepat.

"Kami berharap semoga realisasi bantuan segera dilakukan, tadi sudah kita sampaikan ke mitra kerja Kementerian Sosial, kita harapkan juga ada bantuan dari mitra Kemensos tersebut,” katanya. (Rls)

Lainnya
Hasil UKT Sekda Rampung, Penentuan Sekda Definitif Pekanbaru Kini di Tangan Wali Kota
Hasil UKT Sekda Rampung, Penentuan Sekda Definitif Pekanbaru Kini di Tangan Wali Kota
Waduh..! Satu Rupiah pun APBD Pelalawan Tak Ada untuk P
Sebagai Masyarakat Tapung, PJ Bupati Kamsol Sentil Keti
Kesal pada Suami, Ibu di Aceh Ini Tega Bunuh Bayinya
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Fokus Redaksi
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim Gabungan Sisir Sungai Kampar
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim Gabungan Sisir Sungai Kampar
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad,
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Lifestyle
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi
RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker d
Ekonomi
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Sektor Nonmigas Jadi Motor Utama Pertumbuhan Triwulan II 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Sektor Nonmigas Jadi Motor Utama Pertumbuhan Triwulan II 2026
Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Ka
Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Pangkas Ja