Kebakaran Lahan 20 Hektar Terjadi di Perusahaan Sawit di Riau

Amar
Sabtu, 27 Juli 2019 15:35:15
Kebakaran lahan sawit di area konsesi perusahaan di Siak

Riau, KANALSUMATERA.com - Dampak kebakarah hutan dan lahan ( karhutla) di Riau mulai dirasakan warga di Pekanbaru, Sabtu (27/7). Kabut asap cukup pekat, yang mengganggu jarak pandang pengendara di jalanan. Akibatnya, tampak banyak pengendara sepeda motor mengenakan masker.

Menurut Kepala Manggala Agni Daops Siak Ihsan Abdillah, kebakaran lahan terjadi di areal PT Wahana Subur Sawit Indah dan PT Gelora Sawit Makmur. Luas lahan yang terbakar di kawasan perusahaan sawit itu mencapai 20 hektar.

1. Warga Pekanbaru terganggu kabut asap

Yutima Cebua (40), warga Kecamatan Tampan, Pekanbaru, mengaku kaget saat keluar rumah melihat kabut asap.

"Tadi saya pas mau ke pusat kota kabut asap parah. Ini kan kabut asap kebakaran hutan. Enggak mungkin asap dapur sampai merebak kayak gini," ucap Yutima, saat ditemui Kompas.com, di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Kamis. Dia mengaku, jarak pandangnya terganggu akibat asap tersebut. Asap ini juga terasa menyengat. "Bau gambut terasa di hidung. Menyengat baunya. Saya bawa motor jadi terganggu," ujar Yutima. Dirinya berharap pemerintah segera mengatasi bencana karhutla tersebut.

Baca: Bupati Ahmad Yuzar Dukung Tuanku Online Versi 2, Permudah Akses Bantuan Hukum Masyarakat Kampar

Dua wilayah di antaranya, Kabupaten Siak dan Pelalawan. Kebakaran gambut ini mengeluarkan asap. Bahkan, menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Riau, Edwar Sanger, karhutla di Pelalawan sulit dipadamkan.

"Ada satu titik api di Pelalawan yang tidak bisa dijangkau tim darat. Tidak ada akses, karena semak belukar dan rawa. Sehingga kami kirim satu heli water bombing," kata Edwar Sanger

3. Terpantau 4 titik panas di Riau Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi empat titik panas (hotspot) di Riau, pada hari Kamis (25/7/2019). Empat titik panas itu terdapat dua titik di Kabupaten Pelalawan dan dua titik di Siak. BMKG juga mencatat, jarak pandang mendatar di Kota Pekanbaru enam kilometer.

Selain itu, Kota Dumai dan Pelalawan, jarak pandang juga enam kilometer. Namun, di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) jarak pandang lima kilometer dan udara kabur. Baca juga: Fakta Baru Bencana Karhutla di Riau, Titik Api Bertambah hingga Tuntutan Walhi 4. Kebakaran lahan gambut di Siak capai 20 hektar Petugas TNI dan BPBD Pekanbaru memadamkan api karhutla di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, Jumat (19/7/2019).

Baca: Ketua TP-PKK Kampar Konsolidasikan Program, Perkuat Sinergi Hingga Tingkat Kecamatan

Ihsan Abdillah mengatakan, kebakaran lahan terjadi di areal PT Wahana Subur Sawit Indah dan PT Gelora Sawit Makmur, mencapai 20 hektar.

"Kalau kita lihat dari peta izinnya, lahan kedua perusahaan ini berbatasan. Api awalnya dari lahan PT Wahana Subur Sawit Indah lalu meluas ke lahan PT Gelora Sawit Makmur," sebut Ihsan pada Kompas.com, Kamis (25/7/2019).

Dia memperkirakan, luas lahan yang terbakar di kawasan perusahaan sawit itu mencapai 20 hektar.

"Perkiraan kita saat ini 20 hektar. Tapi tidak menutup kemungkinan akan bisa bertambah, karena api belum berhasil kita padamkan," akui Ihsan.

Kendala petugas padamkan karhutla, seperti dimuat kompas.com Regu pemadam kebakaran hutan dan lahan PT Sinarmas melakukan persiapan penanganan karhutla di Riau, Kamis (25/7/2019).

Baca: Pemkab Kampar Salurkan KKS Bantuan Sembako, 1.071 Keluarga di Kampar Utara Terima Manfaat

Selain tim darat, tambah dia, satu unit helikopter BNPB juga membantu water bombing. Lebih lanjut, Ihsan menjelaskan, kebakaran lahan perusahaan ini terjadi sejak Jumat (19/7/2019) lalu. Hingga saat ini, kebakaran sudah dilakukan sejak lima hari terakhir.

"Lahan yang terbakar ini sebagian sudah ditanam sawit, dan sebagian ada yang hendak dibuka," kata Ihsan. Dia menambahkan, kesulitan memadamkan api disebabkan beberapa faktor, seperti sumber air terbatas, cuaca panas dan kabut asap cukup parah di lokasi kebakaran. "Sumber air terbatas, sehingga kami terpaksa sering berpindah-pindah mencari air. Tadi kita membuat embung dengan menyekat kanal," kata Ihsan.kpc/ks



Terkait
Bupati Kampar Hadiri Rakor Pengendalian Karhutla Nasional Tahun 2026
Bupati Kampar Hadiri Rakor Pengendalian Karhutla Nasional Tahun 2026
Kadis PUPR Kampar Bantah Masjid Islamic Center Bangkina
Fahmil bersama Syahrul Aidi Berbagi Berkah Ramadhan den
Bupati Kampar Resmi Launching Gerakan Zakat, Infak dan
Lainnya
Aleg DPRD Rohul Terkesan Pemalas, Bahkan Pimpinan Parpol Sudah Disurati
Aleg DPRD Rohul Terkesan Pemalas, Bahkan Pimpinan Parpol Sudah Disurati
Aplikasi 'Pekanbaru Dalam Genggaman', Wajah Pekanbaru S
KPK Apresiasi Pusat Monitoring dan Pencegahan Korupsi P
Polisi Tahan Udin Pelor, Soerya Siap Jadi Kuasa Hukum
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini