Kades Padang Luas Kampar Diduga Sunat Dana Bedah Rumah Milik Masyarakatnya

Mawardi Tombang
Rabu, 13 Februari 2019 12:04:48

KANALSUMATERA.com - Sebagai seorang kepala desa seharusnya Solihan (Kepala Desa Padang Luas Kecamatan Tambang) mengedepankan tranparansi dan menjaga amanah masyarakatnya yang mendapatkan bantuan bedah rumah dari pemerintah kabupaten kampar. Sayang, Solihan diduga berbuat curang dengan cara menyunat dana bedah rumah warga miskin di Padang Luas.

Hal itu dirasakan oleh empat orang masyarakatnya yang mendapatkan bantuan tersebut yang mana tidak adanya keterbukaan antara pihak pemerintah desa dengan masyarakat miskin yang mendapatkan bantuan tersebut.

Hal itu di sampaikan oleh Afrizal, Bahar dan lainnya kepada Inforiau, Rabu (13/02/19). Menurut mereka banyak kejanggalan yang tidak sesuai di hati mereka sehingga bathin mereka pun tak bisa menerima.

Dari informasi yang diberikan masyarakat penerima bantuan tersebut, menjelaskan bahwa dana per unit untuk rumah itu adalah 15 juta/ rumah dan itu jumlahnya ada empat rumah namun pihak desa meminta Rp 2 Juta/rumah sebagai biaya pengurusan.

Baca: Wabup Misharti Lantik Pengurus PGRI Tambang dan Siak Hulu, Perkuat Mutu Pendidikan

Tanpa fikir panjang penerima bantuan dengan terpaksa menyetujui hal itu dan sisanya tinggal 13 juta rupiah saja setiap rumah (yang awalnya 15 juta).

Namun yang lebih parahnya lagi setelah uang cair 40 persen dari ke-4 unit rumah tersebut pihak desa langsung meminta untuk dikembalikan ke desa pada hal pencairan itu melalui rekening masing-masing.

Tetapi dalam perjalanannya, bukan saja yang dipotong dari jumlah 15 juta menjadi 13 juta per unit, namun, bahkan masih ada permainan yang dilakukan pihak desa yakni di bahan material yang tak cocok.

Sebagai contoh, seperti semen yang seharusnya 15 sak yang didapatkan hanya 12 sak yang sampai ke setiap rumah itu. Dan itu hanya salah satu contoh saja.

Baca: Hadiri HUT ke-26 APKASI, Bupati Kampar Perkuat Kolaborasi dan Peluang Kerja Sama Antar Daerah

Belum lagi yang lain, sehingga kalau ditotalkan rumah yang mendapatkan bedah tersebut hanya berkisar 5 juta sampai 9 juta setiap rumahnya.

"Artinya ada permainan yang dilakukan kades," kata Afrizal yang merupakan ketua dari masyarakat yang mendapat bantuan bedah rumah itu.

Dilanjutkan Afrizal, dirinya merasa tertipu dengan apa yang dilakukan oleh kades. Sehingga mencoba mendatangi Kades Solihan untuk mempertanyakan langsung.

"Namun sang kades malah dengan bahasa yang membuat sakit hati yang mengatakan 'Tak Sadar Di Untuong '(Tak Sadar Diuntung) bahasa kades"tambahnya.

Baca: Kafilah Bengkalis Curi Perhatian di Pawai Ta’aruf MTQ Riau 2026, Diikuti 1.212 Peserta

Tentunya komplain terhadap kades ini tak berarti dan memang ada pengakuan Solihan yang mengatakan bahwa memang ada sisa duit di setiap rumah itu tapi tidak banyak.

Afrizal berharap agar pemerintah daerah melalui dinas terkait harus menyelesaikan masalah ini agar masyarakat lain tidak menjadi korban selanjutnya oleh sang kades ini. hen

Terkait
Sambut Tahun Baru Islam, Kasmarni Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Persaudaraan
Sambut Tahun Baru Islam, Kasmarni Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Persaudaraan
Pj. Sekda Kampar Hadiri Kunjungan Spesifik Komisi II DP
Momen Ramadhan PKS Inhil Gelar Bazar Sembako Murah untu
Disaksikan Pj. Sekdako, Pemko Pekanbaru Bongkar JPO di
Lainnya
Aplikasi SIP Bos Pemko Batam Masuk Finalis Smart City Asia Pasific Award, Ayo Dukung Bersama
Aplikasi SIP Bos Pemko Batam Masuk Finalis Smart City Asia Pasific Award, Ayo Dukung Bersama
Dua Kapolsek dan Kasat di Polres Lingga Diganti
Pos Karhutla Masih Dibuka
Ini Objek Wisata Unggulan PariamaYang Akan Dipromosikan
Nasional
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 p
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Hukum
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Pendidikan
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah A
Plt Gubri SF Hariyanto Lepas Dua Capaska Riau, Siap Emb