Kabut Asap Masih Pekat di Riau, Libur Sekolah Diperpanjang

Mawardi Tombang
Senin, 16 September 2019 09:32:42
Pekanbaru

Kanalsumatra.com - Pekanbaru - Kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Riau. Sehingga, libur sekolah karena udara tak sehat masih diperpanjang.

"Kemarin sore kita rapat darurat asap penanggulangan dampak kabut asap. Kita menetapkan perpanjangan libur sekolah hari ini, Senin (16/9) hingga Selasa (17/9)," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemkot Pekanbaru, Jamal Maladi kepada detikcom, Senin (16/9/2019).

Jamal menjelaskan, keputusan untuk meliburkan peserta didik dari TK, SD, SMP ini mengingat kondisi asap masih pekat. Apa lagi hasil kualitas udara sampai hari ini masih level tidak sehat.

Baca: Polantas Karib Sapa Warga di CFD Pekanbaru, Edukasi Lalu Lintas Dikemas Humanis

"Karenanya kita memutuskan libur diperpanjang dua hari lagi. Selanjutnya akan dilihat kembali perkembangan kualitas udara," kata Jamal.

Sementara itu, BMKG Pekanbaru hari ini merilis jumlah titik panas di Riau menurun. Hanya saja kondisi asap memang masih pekat.
Jumlah titik panas hanya terdeteksi di Riau hanya 45 lokasi pada level confidence 70 persen. Jumlah ini tentunya jauh berkurang dibanding beberapa hari sebelumnya yang di atas angka 150 hotspot.

Sebaran 45 titik panas itu terdapat di Kampar 2, Dumai 3, Pelalawan 7, Rohil 23, Inhul 6, Inhu 1, Kuansing 2, dan Bengkalis 1.
"Jarak pandang pagi ini di Pekanbaru 800 meter, di Inhu 700 meter, di Pelalawan 300 meter. Kondisi diselimuti asap," kata staf analisis BMKG Pekanbaru, Sanya.

Terkait
200 Perusahaan di Pekanbaru Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan
200 Perusahaan di Pekanbaru Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan
Jaga Gambut Tetap Basah, Menteri LH Perkuat Sekat Kanal
Bupati Kampar Sambut Kunjungan Kerja Plt Gubernur Riau
Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting s
Lainnya
Markas Damkar Pekanbaru Jadi Destinasi Wisata Edukasi Anak Usia Dini
Markas Damkar Pekanbaru Jadi Destinasi Wisata Edukasi Anak Usia Dini
Markarius Anwar Lunching Rumah Solusi UMKM: Perizinan G
Persoalan Ijazahnya Kembali Diungkit, Begini Respons Wa
Ingat! 8 Jenis Pelanggaran Bakal Ditindak saat Operasi
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Nasional
Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat Musyawarah AHWA
Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat Musyawarah AHWA
Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Dis
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhi
Politik
Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar: Itu Masih Dugaan
Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar: Itu Masih Dugaan
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern unt
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind