Jaksa dan Hakim Istimewakan Amat Tantoso

Mawardi Tombang
Rabu, 21 Agustus 2019 12:40:42
Terdakwa Amat Tantoso mengikuti jalannya sidang dengan duduk di kursi pengunjung PN Batam

Batam, KANALSUMATERA.com - Persidangan kasus penganiayaan terhadap warga Malaysia dengan terdakwa Paulus Amat Tantoso di Pengadilan Negeri Batam berlangsung singkat pada Rabu (21/8/2019).

Persidangan dengan agenda pembacaan jawaban jaksa penuntut umum atas eksepsi dari terdakwa itu dimulai sekitar pukul 09.45 WIB, dan berlangsung tidak sampai 5 menit. Jaksa juga membacakan tanggapan atas ekspesi secara cepat.

Amat juga hadir dalam persidangan itu dengan ditemani sejumlah kerabat. Tak seperti layaknya terdakwa lainnya, ketua asosiasi pengusaha valuta asing (APVA) Indonesia mengenakan kemeja putih dengan jam tangan hitam melingkar di pergelangan tangan kiri.

Selain tak mengenakan baju tahanan, Amat hadir di pengadilan dengan tangan tak diborgol. Alasannya, dia berstatus tahanan kota. Begitu jelas terlihat keistimewaan yang diperoleh pengusaha ini dalam menghadapi sebuah proses hukum.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

Selain itu, sebelumnya Amat terlihat masuk ke Gedung Pengadilan Negeri Batam melalui pintu yang terhubung dari Kantor Kejaksaan Negeri Batam. Pintu tersebut terletak di belakang gedung PN Batam, berada di dekat kantin.

Begitupun juga saat akan meninggalkan Gedung Pengadilan Negeri Batam, Amat menggunakan pintu tersebut.

Terkait
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tam
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
BPJS Kesehatan Koordinasi dengan Pemkab Kampar Terkait Jaminan Kesehatan Kades dan Perangkatnya
BPJS Kesehatan Koordinasi dengan Pemkab Kampar Terkait Jaminan Kesehatan Kades dan Perangkatnya
Dirut PDAM Tirta Kepri Ditarget Selesaikan Krisis Air d
Hadir di Medan Wapres Ma'ruf Amin Blak-blakan Sebut Ala
Dishub Lampung Antisipasi Macet Libur Pergantian Tahun
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Aceh
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teup
Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah selam
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat